
Roots That Grew Back: Revascularization Saves a 12-Year-Old's Molar
Selama setahun penuh, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun hidup bersama nyeri yang datang tanpa aba-aba. Gigi geraham kiri bawahnya berlubang besar, pernah membuatnya tidak
SDG 10: Reduced Inequality

Selama setahun penuh, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun hidup bersama nyeri yang datang tanpa aba-aba. Gigi geraham kiri bawahnya berlubang besar, pernah membuatnya tidak

Sebuah tabung logam kecil, seukuran ujung jari kelingking, ditanam seumur hidup di dalam pembuluh darah. Tugasnya sederhana: menahan dinding arteri agar tidak kolaps dan membiarkan

Bayangkan sebuah bakteri yang selama ini berdiam tenang di rongga mulut, tiba-tiba berubah menjadi ancaman mematikan bagi hati dan otak. Itulah Streptococcus intermedius, dan penelitian

Limbah laut yang selama ini dibuang ternyata menyimpan potensi tak terduga untuk kesehatan gigi anak. Penelitian terbaru dari Departemen Ilmu Kedokteran Gigi Anak Fakultas Kedokteran

Sel B limfosit berdiri di garis terdepan pertahanan tubuh. Ia mengenali musuh, memproduksi antibodi, dan mengordinasikan serangan imun saat infeksi menyerang jaringan periapeks gigi. Tapi

Seekor ratu lebah tumbuh dari larva biasa berkat satu zat istimewa: royal jelly. Selama berabad-abad, manusia meminjam rahasia sarang lebah itu sebagai obat tradisional. Kini,

Tim peneliti dari Departemen Ilmu Konservasi Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) yang dipimpin drg. Raras Ajeng Enggardipta, MDSc., Sp.KG, berhasil menemukan

Delapan dari sepuluh anak. Itulah angka yang muncul dari klinik-klinik kecil di enam taman kanak-kanak Kecamatan Wates, Kulon Progo, ketika para peneliti mulai memeriksa satu

Pigmen biru itu terlihat tidak berbahaya di bawah mikroskop — tetapi efeknya mematikan. Pyocyanin, zat yang disekresikan oleh bakteri Pseudomonas aeruginosa, mampu membunuh sel-sel imun

Bayangkan sebuah pigmen biru tua yang dihasilkan oleh bakteri oportunistik, bergerak masuk ke dalam tubuh manusia, lalu satu per satu membunuh sel-sel imun yang seharusnya
Latest News
drg. Pingky Krisna Arindra., Sp.B.M.Mf Subsp.Ped..O.Mf
drg. Cahya Yustisia Hasan, Sp.B.M.Mf., Subsp.C.O.Mf
drg. Heriati Sitosari, MDSc, Ph.D
Prof. drg. Heni Susilowati, M.Kes., Ph.D.
Prof. drg. Tetiana Haniastuti, M.Kes., Ph.D.