
Pemilihan Material untuk Mahkota Gigi Estetik
Mahkota gigi (dental crowns) estetik merupakan salah satu solusi restoratif yang bertujuan tidak hanya mengembalikan fungsi kunyah, tetapi juga mempertahankan tampilan menyerupai gigi alami. Dalam
SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab

Mahkota gigi (dental crowns) estetik merupakan salah satu solusi restoratif yang bertujuan tidak hanya mengembalikan fungsi kunyah, tetapi juga mempertahankan tampilan menyerupai gigi alami. Dalam

Musik merupakan bagian dari kehidupan manusia. Selain menjadi sarana hiburan yang bersifat universal, musik dapat mempererat rasa persatuan dan rasa persaudaraan di seluruh lapisan masyarakat.

Sel punca pulpa gigi, atau Dental Pulp Stem Cells (DPSCs), adalah jenis sel punca mesenkimal yang diambil dari jaringan pulpa di dalam gigi permanen. Karena

SHED (Stem Cells from Human Exfoliated Deciduous Teeth) adalah sel punca (stem cells) yang diperoleh dari pulpa gigi susu yang lepas (gigi deciduous) secara fisiologis

Dry socket (alveolar osteitis) adalah komplikasi pasca ekstraksi gigi, terutama gigi molar tiga (wisdom tooth), di mana bekuan darah gagal terbentuk atau lepas terlalu dini

Penggunaan bahan sintetis di laboratorium pendidikan sering kali meninggalkan limbah non-klinis yang sulit dikelola dan membutuhkan biaya besar untuk pengadaan. Di sisi lain, mahasiswa kedokteran

Molar ketiga (wisdom tooth) yang impaksi di rahang bawah sering menimbulkan indikasi untuk odontektomi bedah, terutama bila menimbulkan keluhan atau berpotensi menyebabkan komplikasi. Salah satu

Di tengah kesibukan perkuliahan dan ritme kerja kampus yang padat, pilihan makan sehat sering kali kalah cepat dengan menu yang praktis dan murah. Melihat hal

Penyembuhan luka oral setelah prosedur seperti ekstraksi, bedah flap, implan, atau bedah jaringan lunak melibatkan serangkaian proses biologis: inflamasi, proliferasi jaringan, remodeling. Untuk mempercepat proses

Periodontitis kronis adalah penyakit inflamasi pada jaringan penyangga gigi yang menyebabkan kerusakan periodontal: kehilangan alveolar bone, resesi gingiva, pembentukan kantong periodontal, dan pada akhirnya dapat
Berita Terbaru