News

/

Latest News, SDG 1, SDG 10, SDG 11, SDG 12, SDG 13, SDG 14, SDG 15, SDG 16, SDG 17, SDG 2, SDG 3, SDG 4, SDG 5, SDG 6, SDG 7, SDG 8

Michelle Sunico Segarra, DDM., MOH., PhD Paparkan Green Dentistry Kunci Masa Depan

Upaya mewujudkan praktik kedokteran gigi yang ramah lingkungan menjadi salah satu fokus utama dalam International Dental Summer Course 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM). Pada sesi kedua kegiatan, Dr. Michelle Sunico Segarra, DDM., MOH., PhD, dari University of the Philippines College of Dentistry, menyampaikan kuliah bertajuk “Towards a Sustainable and Resilient Green Dentistry”, yang mengangkat pentingnya transformasi pendidikan dan pelayanan kesehatan gigi menuju sistem yang lebih berkelanjutan.

Dalam presentasinya, Dr. Michelle Sunico Segarra, DDM., MOH., PhD,  menjelaskan bahwa sektor kesehatan, termasuk kedokteran gigi, memiliki tanggung jawab besar dalam mengurangi dampak lingkungan. Menurutnya, praktik kedokteran gigi modern tidak hanya berorientasi pada kualitas pelayanan kepada pasien, tetapi juga harus mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan melalui pengurangan limbah, efisiensi energi, serta penggunaan teknologi yang lebih ramah lingkungan.

“Tidak akan ada manusia yang sehat jika planet tempat kita hidup sedang sakit. Karena itu, tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kesehatan masyarakat sekaligus melindungi lingkungan,” ujar Dr. Michelle Sunico Segarra, DDM., MOH., PhD, dalam pemaparannya.

Sebagai Dekan University of the Philippines College of Dentistry sekaligus anggota organisasi Health Care Without Harm, Dr. Michelle Sunico Segarra, DDM., MOH., PhD, memaparkan pengalaman institusinya dalam menerapkan konsep Green Dentistry. Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menghentikan penggunaan amalgam berbahan merkuri, memperluas digitalisasi rekam medis dan radiografi digital, hingga memperbaiki sistem pengelolaan limbah medis.

Ia menegaskan bahwa perubahan menuju Green Dentistry harus dimulai dari perubahan budaya organisasi. Kepemimpinan yang konsisten, edukasi kepada sivitas akademika, serta keterlibatan seluruh anggota institusi menjadi fondasi utama agar praktik ramah lingkungan dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Selain itu, Dr. Michelle Sunico Segarra, DDM., MOH., PhD, menyoroti pentingnya penerapan prinsip 4R (Reduce, Reuse, Recycle, dan Rethink) dalam setiap aktivitas pelayanan kesehatan gigi. Menurutnya, sebagian besar limbah pelayanan kesehatan sebenarnya merupakan limbah non-infeksius yang dapat dikelola lebih efisien apabila proses pemilahan dilakukan dengan benar.

Ia juga menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital, seperti radiografi digital, pencatatan elektronik pasien, hingga pemindaian intraoral (digital impression), mampu mengurangi penggunaan bahan sekali pakai, limbah kimia, dan konsumsi kertas secara signifikan. Langkah-langkah tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi pelayanan, tetapi juga mendukung upaya pengurangan jejak karbon sektor kesehatan.

Melalui kuliah ini, peserta diajak memahami bahwa Green Dentistry bukan sekadar tren, melainkan bagian dari strategi global dalam mendukung One Health, yaitu pendekatan yang menghubungkan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan sebagai satu kesatuan. Kolaborasi lintas disiplin menjadi kunci dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, pencemaran lingkungan, serta meningkatnya beban penyakit di masa depan.

Dr. Michelle Sunico Segarra, DDM., MOH., PhD, memperkuat komitmen International Dental Summer Course 2026 sebagai forum internasional yang mendorong lahirnya tenaga kesehatan gigi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesehatan gigi masyarakat global.

(Reporter: Nanda Ayu, Any, Andri Wicaksono)

Tags

Share News

Related News
8 July 2026

International Dental Summer Course FKG UGM 2026 Resmi Dibuka !

8 July 2026

Mineral Trioxide Aggregate Unggul: Bukti Histologis dari Dalam Tulang Rahang Kelinci

8 July 2026

Mineral Trioxide Aggregate Ungguli Resin Semen dalam Mempercepat Pemulihan Gigi Fraktur Vertikal

en_US