
The This workshop Audit Mutu Internal (AMI) 2026 Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) Senin (27/7) resmi dibuka dengan hangat oleh Dr. drg. Anindya Hapsari, Sp.KGA selaku Ketua Penjaminan Mutu FKG UGM yang juga bertindak sebagai pembawa acara. Dalam pembukaannya, beliau menyapa seluruh jajaran pimpinan dan peserta yang hadir serta menyampaikan pentingnya forum ini sebagai ruang konsolidasi untuk menyelaraskan persepsi dan teknis pengisian dokumen mutu fakultas.
Acara kemudian dilanjutkan dengan arahan strategis dari Dekan FKG UGM Prof. drg. Suryono, SH., MM., Ph.D, serta penyampaian materi teknis oleh tim Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas (SPMRU) UGM yang diwakili oleh Rosi Setyarini, S.H., M.Sc. (Ketua Tim Kerja Penjaminan Mutu Universitas), Rokhib Muhammad Puja, S.Si., M.Sc., M.C.S., dan Adi Satya, S.I.P.. Pertemuan ini berfokus pada percepatan pengisian Laporan Evaluasi Kinerja Program Studi (LKPS) dan Evaluasi Diri Program Studi (EDPS) memanfaatkan platform digital baru yang lebih terintegrasi.
“Sesi workshop ini sengaja kita manfaatkan secara optimal agar pengisian LKPS dan EDPS di tingkat UPPS maupun prodi bisa selesai secara paralel. Mumpung tim SPMRU mendampingi langsung, mari kita tuntaskan bersama sehingga koordinasi data keuangan, SDM, hingga indikator mutu berjalan padu tanpa ada yang terlewat.” Dr. drg. Anindya Hapsari, Sp.KGA
“Saya selalu menekankan bahwa penjaminan mutu itu mestinya sudah menjadi budaya harian kita, bukan lagi beban menjelang akreditasi. Jangan sampai kita terlalu sibuk dengan urusan internal hingga lupa bahwa dinamika di luar berubah sangat cepat. Ketika sistem dan datanya sudah terintegrasi secara real-time, kapan pun asesor datang, kita selalu siap dan percaya diri.” Ujar drg. Suryono
Tim SPMRU UGM memaparkan pembaruan sistem penjaminan mutu yang kini terpusat pada portal apps.ugm.ac.id/edps. Akses baru ini memudahkan tim program studi dalam mengelola data secara mandiri tanpa tergantung pada login Simaster. Selain itu, catatan auditor AMI periode sebelumnya kini ditarik secara otomatis ke dalam modul Rencana Tindak Lanjut (RTL), dan pengisian tautan bukti dukung pada LKPS dibuat lebih terstruktur agar sinkronisasi data berjalan optimal.
“Aplikasi EDPS tahun 2026 ini dirancang sebagai ‘wali data’ yang langsung menjangkau sumbernya di program studi. Kami ingin mempermudah tim prodi dan UPPS agar proses penyelarasan data indikator serta Rencana Tindak Lanjut (RTL) berjalan otomatis, presisi, dan tidak perlu diisi ulang dari nol.” Rosi Setyarini, S.H., M.Sc., Ketua Tim Kerja Penjaminan Mutu UGM

Usai pemaparan komprehensif dari tim SPMRU, ketegangan teknis mencair menjadi suasana kerja kelompok yang produktif. Para peserta tidak serta merta membubarkan diri melainkan langsung membuka laptop masing-masing untuk mempraktikkan navigasi sistem EDPS dan mengunggah dokumen pendukung secara mandiri. Sesi praktik langsung ini dipandu oleh Dr. drg. Anindya Hapsari untuk memastikan setiap kendala input data baik skala prodi maupun UPPS bisa terurai dan mendapatkan solusi saat itu juga.
Langkah maraton ini menjadi cerminan komitmen FKG UGM yang tak ingin sekadar tuntas di atas kertas, tetapi juga presisi secara sistemik. Dengan kesiapan data yang terstruktur rapi, integrasi antar unit yang makin solid, serta pendampingan teknis intensif dari tim universitas, FKG UGM optimis dapat menyambut siklus Audit Mutu Internal 2026 dengan tenang, profesional, dan penuh percaya diri demi menjaga standar keunggulan pendidikan kedokteran gigi di Indonesia.
Penulis : Nanda Ayu, Andri Wicaksono
Foto : Dody Hendro