News

/

Latest News

FKG UGM Menerima Kunjungan Benchmarking FKG USU, Matangkan Pendirian PPDGS IKGA

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) menerima kunjungan kerja (benchmarking) dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara (FKG USU) pada Sabtu (2/11/2026). Pertemuan yang berlangsung di Meeting Room Gedung OECF FKG UGM lantai 2 ini dilaksanakan dalam rangka penimbaan ilmu serta persiapan pembentukan Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak (Sp-1 KGA) di FKG USU.

Delegasi FKG USU dipimpin langsung oleh Ketua Departemen IKGA FKG USU, drg. Ami Angela Harahap, Sp.KGA.Subsp-AIBK(K)., M.Sc, bersama staf pendidik .Dr. drg. Siti Salmiah, Sp.KGA.Subsp.KKA(K), Rombongan disambut secara hangat oleh Dekan FKG UGM, Prof. Dr. drg. Suryono, S.H., M.M., Ph.D., didampingi Ketua Departemen IKGA FKG UGM, drg. Anrizandy Narwidina, MDSc., Sp.KGA., Ph.D. serta Ketua Program Studi Spesialis KGA FKG UGM, Prof. drg. Sri Kuswandari, M.S., Sp.KGA., Subsp.KKA(K), Ph.D. beserta jajaran pimpinan dan tim jaminan mutu internal.

Dorong Pengabdian Berkelanjutan untuk Masyarakat dan ABK

Dalam sambutannya, Dekan FKG UGM, Prof. Suryono, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan FKG USU memilih FKG UGM sebagai rujukan pengembangan tata kelola akademik dan pelayanan klinis spesialisasi kedokteran gigi anak. Beliau menyoroti peran strategis Departemen dan Prodi KGA yang tidak hanya berfokus pada kegiatan pembelajaran di ruang kuliah, namun juga berorientasi pada pengabdian masyarakat berkelanjutan, seperti pelayanan langsung bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) di Sekolah Luar Biasa (SLB).

“Saya sangat berharap acara benchmarking ini memberikan manfaat saling menguntungkan bagi kedua institusi. Model pengabdian dan pelayanan lapangan KGA ini tidak bersifat eksidental, tetapi terintegrasi dengan SKS pendidikan sehingga memberikan dampak nyata yang luas bagi masyarakat,” ujar Prof. Suryono.


Percepat Kaderisasi Dokter Spesialis KGA di Wilayah Sumatra

Sementara itu, Ketua Departemen IKGA FKG USU, drg. Ami Angela Harahap, Sp.KGA.Subsp-AIBK(K)., M.Sc, menjelaskan bahwa pembentukan Prodi Spesialis KGA di FKG USU merupakan kebutuhan mendesak sekaligus amanat strategis kementerian untuk menjawab minimnya jumlah dokter gigi spesialis anak di Pulau Sumatra. Menurutnya, ketersediaan dokter spesialis KGA di wilayah Sumatra saat ini masih sangat terbatas dan belum merata.

“Pendirian prodi ini menjadi langkah krusial untuk percepatan kaderisasi tenaga medis spesialis di Sumatra. Kami ingin menimba pengalaman dari FKG UGM yang telah matang, baik dari sisi tata kelola kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), manajemen pembiayaan UKT, hingga integrasi wahana pendidikan klinis di RSGM,” ungkap drg. Ami.

Penguatan Kurikulum OBE dan Riset Berbasis Keunggulan

Dalam paparan teknisnya, Ketua Prodi Sp-1 KGA FKG UGM, Prof. drg. Sri Kuswandari, MS, Sp.KGA(K-KKA), Ph.D, menjelaskan struktur kurikulum 49 SKS yang menitikberatkan pada keunggulan deteksi dini serta tata kelola masalah kebiasaan buruk oral (oral habit) pada anak secara komprehensif. FKG UGM juga membagikan skema tata kelola keuangan berbasis Tunggal (UKT) yang transparan, alokasi dukungan anggaran operasional fakultas ke prodi, hingga strategi pemenuhan publikasi ilmiah mahasiswa melalui penulisan case report and scoping review.

Di sisi lain, Ketua Departemen IKGA FKG UGM, drg. Anrizandy Narwidina, MDSc., Sp.KGA., Ph.D., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dan keselarasan riset antara basic study and clinical study untuk menjawab tantangan kesehatan masyarakat. “Tagline kami adalah bertumbuh, berdampak, dan berkelanjutan. Nilai-nilai ini yang terus kami jaga agar setiap pengembangan keilmuan dan layanan klinis benar-benar dirasakan manfaatnya secara luas,” tutur drg.Anrizandy.

Kunjungan DLC dan RSGM UGM Prof. Soedomo

Rangkaian kegiatan benchmarking diakhiri dengan diskusi interaktif mengenai penataan skill lab, alokasi beban kerja dosen, serta kunjungan lapangan (facility tour) untuk meninjau sarana laboratorium CAD-CAM di Dental Learning Center (DLC) dan pelayanan klinis di RSGM UGM Prof. Soedomo. Melalui sinergi ini, kedua fakultas berharap dapat terus mempererat kolaborasi akademik demi meningkatkan mutu pendidikan dan layanan kesehatan gigi anak di seluruh Indonesia.

Reporter: Andri Wicaksono

Tags

Share News

Related News
2 November 2026

FKG UGM Gelar Pelatihan Kader SHP BKGN 2026, Perkuat Peran Pendidik Menjaga Senyum Sehat Anak Indonesia

2 November 2026

Mengenal Lebih Dekat IUP FKG UGM, Puluhan Siswa SMA Ikuti Experiential Learning CIGG 2026

2 November 2026

Wujudkan Layanan Kesehatan Inklusif, FKG UGM dan IDGAI Gelar Pelayanan Kesehatan Gigi untuk Anak Berkebutuhan Khusus