
JICA Tinjau Dental Learning Center FKG UGM
Chief Representative of JICA (Japan International Cooperation Agency) Indonesia Office, Takeda Sachiko, bersama tim dari Kantor Perwakilan JICA Indonesia melakukan kunjungan ke Fakultas Kedokteran Gigi
SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan

Chief Representative of JICA (Japan International Cooperation Agency) Indonesia Office, Takeda Sachiko, bersama tim dari Kantor Perwakilan JICA Indonesia melakukan kunjungan ke Fakultas Kedokteran Gigi

FKG UGM Mengingatkan: Kemajuan Teknologi Tidak Boleh Mengorbankan Martabat Manusia Dunia kesehatan sedang memasuki ritme baru nan cepat. Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai membantu dokter

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) menggelar acara apel pagi sekaligus pisah sambut bagi dua staf tenaga kependidikan (tendik) yang mendapatkan promosi jabatan

Tawa riang anak-anak memenuhi aula TPA-KB-TK Tungga Dewi ketika 40 mahasiswa Prodi Doktor Ilmu Kedokteran Gigi FKG UGM beserta 10 dosen & tendik, hadir membawa

Pemahaman mengenai komplikasi yang dapat terjadi selama maupun setelah pemasangan implan gigi menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki dokter gigi. Hal tersebut disampaikan

Keberhasilan perawatan implan gigi tidak hanya bergantung pada proses pembedahan dan pemasangan implan, tetapi juga ditentukan oleh pemilihan material restorasi yang tepat. Hal tersebut disampaikan

Keberhasilan perawatan implan gigi tidak hanya ditentukan oleh proses pemasangan, tetapi juga oleh perawatan dan pemantauan pascaoperasi yang dilakukan secara konsisten. Pesan tersebut disampaikan oleh

Pemahaman mengenai sejarah, konsep dasar, hingga perkembangan teknologi implantologi menjadi bekal penting bagi dokter gigi yang ingin mendalami perawatan implan. Hal tersebut disampaikan oleh drg.

Keberhasilan perawatan implan gigi tidak hanya ditentukan oleh kualitas tulang penyangga, tetapi juga oleh kondisi jaringan lunak di sekitarnya. Hal tersebut menjadi fokus pembahasan yang

Komplikasi cedera saraf (nerve injury) pada tindakan implant dental ternyata lebih sering dipicu oleh kesalahan teknik dan prosedur operator dibandingkan jenis anestesi yang digunakan.
Berita Terbaru