News

/

Latest News

Prodi Prostodonsia FKG UGM Pulihkan Senyum dan Kepercayaan Diri Masyarakat

Program Studi Prostodonsia FKG UGM kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang dilaksanakan di berbagai daerah sepanjang Februari hingga Mei 2026. Tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan gratis, program ini juga menjadi ruang nyata kolaborasi antara akademisi, organisasi profesi, industri, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup melalui rehabilitasi oral.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PM) tersebut berlangsung dalam empat tahap, dimana tahap 1 telah dilaksanakan pada Januari 2026 lalu, kemudian dilanjutkan PM 2 pada 6–7 Februari 2026, PM 3 pada 10–11 April 2026, dan PM 4 pada 1–2 Mei 2026. Seluruh kegiatan menghadirkan pelayanan kesehatan gigi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari penambalan gigi, pencabutan, scaling, pencetakan gigi, hingga pemasangan gigi tiruan secara gratis.

Antusiasme Tinggi Masyarakat

Pada kegiatan PM 2 yang bekerja sama dengan IPROSI Yogyakarta dan didukung oleh Haleon, tercatat sebanyak 59 pasien mengikuti pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Sebanyak 25 pasien menjalani proses pencetakan gigi, disertai layanan penambalan, pencabutan, scaling, dan edukasi kesehatan gigi kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah dosen Prostodonsia FKG UGM, di antaranya drg. Murti Indrastuti, M. Kes., Sp.Pros., Subsp.PKIG(K)., drg. Pramudya Aditama, MDSc., Sp. Pros, Mereka tidak hanya memberikan pelayanan klinis, tetapi juga edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan rongga mulut dan pemeriksaan gigi secara rutin.

“Banyak masyarakat yang sebenarnya membutuhkan perawatan gigi, tetapi akses dan biaya masih menjadi kendala. Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar drg. Murti dalam keterangannya.

Mengembalikan Fungsi dan Kepercayaan Diri

Sementara itu, kegiatan PM 3 yang dilaksanakan bersama PDGI Pekalongan menghadirkan layanan rehabilitasi oral berupa pemasangan gigi tiruan bagi masyarakat. Sebanyak 35 pasien melakukan registrasi dan 18 pasien berhasil mendapatkan pemasangan gigi tiruan dengan total rehabilitasi mencapai 26 rahang.

Program ini dinilai memiliki dampak besar terhadap kualitas hidup pasien, terutama dalam mengembalikan fungsi pengunyahan, estetika wajah, serta rasa percaya diri masyarakat.

Prof. drg. Titik Ismiyati menyampaikan bahwa rehabilitasi oral bukan hanya persoalan estetika, tetapi juga menyangkut kesehatan dan fungsi dasar manusia.

“Ketika seseorang kehilangan gigi, bukan hanya kemampuan mengunyah yang terganggu, tetapi juga aspek psikologis dan sosialnya. Karena itu rehabilitasi oral memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup,” ungkapnya.

Selain Prof. Titik, kegiatan ini juga melibatkan drg. Nadya sebagai bagian dari tim pelayanan masyarakat Prostodonsia FKG UGM.

Kolaborasi untuk Senyum yang Lebih Baik

Rangkaian pengabdian kemudian dilanjutkan melalui PM 4 di kawasan Pagilaran pada 1–2 Mei 2026. Dalam kegiatan ini, sebanyak 24 pasien direncanakan menerima pemasangan gigi tiruan dengan total rehabilitasi mencapai 42 rahang. Secara keseluruhan, program pengabdian ini telah membantu 42 pasien dengan total rehabilitasi sebanyak 68 rahang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan PT Pagilaran, pemerintah kelurahan setempat, PDGI Pekalongan, serta tim Program Studi Prostodonsia FKG UGM. Dukungan juga diberikan oleh Haleon sebagai bentuk sinergi multipihak dalam mendukung pelayanan kesehatan gigi masyarakat. Dr. drg. Sri Barunawati., M. Kes., Sp. Pros., Sub.Sp. PKIKG (K) dan drg. Intan Ruspita., M. Kes., Ph.D., Sp. Pros., Sub.Sp. TMJ-OP (K) turut hadir sebagai perwakilan Program Studi Prostodonsia UGM.

Kegiatan pengabdian ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi kedokteran gigi, hadir secara nyata di tengah masyarakat.

Pengabdian masyarakat bukan hanya kewajiban tridharma perguruan tinggi, tetapi juga bentuk empati dan keberpihakan terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Pendidikan yang Hadir untuk Masyarakat

Program pengabdian yang dilakukan Prostodonsia FKG UGM tidak sekadar menghadirkan pelayanan medis, tetapi juga memperkuat pendekatan promotif dan preventif melalui penyuluhan kesehatan gigi dan mulut. Edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan rongga mulut, pemeriksaan rutin, dan rehabilitasi oral menjadi bagian penting dari kegiatan ini.

Melalui kolaborasi bersama KAKGIGAMA, IPROSI Cabang Yogyakarta, PDGI Pekalongan, PT Pagilaran, dan PT Haleon Indonesia, kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat bahwa kesehatan gigi merupakan bagian penting dari kualitas hidup dan kesejahteraan secara menyeluruh.

(Kontributor: drg. Daniel Rino Krismasurya, Penulis: Andri Wicaksono, Sos., M.I.Kom)

Tags

Share News

Related News
2 June 2026

FKG UGM Siapkan Transformasi Air Hujan Menjadi Air Minum & Operasional Kampus

29 May 2026

FKG UGM Terapkan Prinsip Halal, Higienis, dan ASUH dalam Penyembelihan Hewan Kurban

26 May 2026

FKG UGM dan Haleon Fasilitasi Pembuatan Gigi Tiruan bagi Guru Yogyakarta

en_US