News

/

Latest News

FKG UGM Perluas Kolaborasi Strategis Bersama IKARGI & Dentalities Group Asia, Pertajam Kompetensi Dokter Gigi

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kompetensi profesional, dan pengembangan keilmuan kedokteran gigi melalui perluasan jejaring kemitraan strategis dengan organisasi profesi dan sektor industri kesehatan gigi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan dua Perjanjian Kerja Sama (PKS), masing-masing dengan Ikatan Radiologi Kedokteran Gigi Indonesia (IKARGI) dan PT Dentalities Group Asia. Kedua perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani pada Kamis (29/10/2026) di Bali.

Dua kemitraan ini merepresentasikan langkah penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan dunia industri dalam membangun ekosistem pendidikan kedokteran gigi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kerja sama pertama antara FKG UGM dan IKARGI berfokus pada pelaksanaan kegiatan pelatihan, pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat di lingkungan perguruan tinggi. Sementara itu, kemitraan dengan PT Dentalities Group Asia diarahkan pada penyelenggaraan pelatihan internasional guna meningkatkan kompetensi dokter gigi, khususnya dalam penguasaan teknologi dan perkembangan praktik kedokteran gigi modern.

Dekan FKG UGM, Prof. drg. Suryono, S.H., M.M., Ph.D., menandatangani kedua perjanjian tersebut mewakili institusi, kehadirannya diwakilkan oleh Wakil Dekan Bidang Kerjasama, Riset & Pengabdian Masyarakat, drg. Trianna Wahyu Utami, M.DSc., Ph.D

Dalam kerja sama dengan IKARGI, penandatanganan dilakukan bersama Ketua Umum IKARGI drg. Muhammad Novo Perwira Lubis, Sp.RKG., SubSp.RDP(K). Adapun kerja sama dengan PT Dentalities Group Asia ditandatangani bersama Direktur PT Dentalities Group Asia, Budi Cahya Kuncara.

Memperkuat Pendidikan dan Kompetensi Radiologi Kedokteran Gigi

Kolaborasi antara FKG UGM dan IKARGI menjadi bagian penting dalam penguatan pendidikan dan pengembangan profesionalisme dokter gigi, terutama pada bidang radiologi kedokteran gigi.

Melalui perjanjian kerja sama tersebut, kedua pihak sepakat mengembangkan berbagai kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pelatihan, serta kegiatan ilmiah yang melibatkan Departemen Radiologi Dentomaksilofasial dan Program Studi Radiologi Kedokteran Gigi.

Ruang lingkup kemitraan juga mencakup penyelenggaraan pelatihan bersama melalui Interdisciplinary Dentistry Skills Development Center (iDSDC) FKG UGM. Pusat pengembangan keterampilan tersebut menjadi salah satu wadah kolaborasi untuk mempertemukan kapasitas akademik perguruan tinggi dengan pengalaman dan kompetensi organisasi profesi.

IKARGI sebagai organisasi profesi dokter gigi spesialis radiologi kedokteran gigi memiliki peran dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan profesionalisme tenaga medis dan tenaga kesehatan. Kegiatan tersebut dapat dilaksanakan dalam berbagai bentuk, antara lain simposium, seminar, pelatihan, dan praktik langsung atau hands-on.

Melalui sinergi ini, pengembangan kompetensi tidak hanya diarahkan pada penguatan aspek teoretis, tetapi juga pada peningkatan keterampilan praktis dan pemahaman terhadap penerapan teknologi terkini dalam perencanaan maupun pelaksanaan tindakan kedokteran gigi.

Dalam perjanjian tersebut, FKG UGM memiliki tanggung jawab menyediakan narasumber atau pembicara, melakukan koordinasi penyelenggaraan kegiatan, serta mengurus proses perizinan dan penetapan Satuan Kredit Profesi (SKP) melalui iDSDC sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, IKARGI berperan mendukung ketersediaan peralatan pelatihan, narasumber, serta dukungan administratif dan data keahlian yang diperlukan dalam penyelenggaraan kegiatan. Kedua pihak juga berkomitmen melaksanakan monitoring dan evaluasi bersama untuk memastikan pelaksanaan kerja sama berjalan sesuai kesepakatan.

Salah satu ketentuan penting dalam kemitraan ini adalah upaya mendorong partisipasi peserta pelatihan. FKG UGM memperoleh hak untuk mendapatkan minimal 10 peserta dalam kegiatan yang diselenggarakan berdasarkan perjanjian tersebut. IKARGI juga berkewajiban melakukan publikasi dan promosi melalui saluran komunikasi resminya guna mendukung pemenuhan target peserta.

Pengaturan tersebut memperlihatkan bahwa kerja sama tidak berhenti pada kesepakatan formal antarlembaga, tetapi dirancang untuk memiliki mekanisme pelaksanaan, dukungan sumber daya, serta evaluasi yang terukur.

Membuka Akses Pelatihan Kedokteran Gigi Bertaraf Internasional

Kemitraan kedua dengan PT Dentalities Group Asia memberikan dimensi lain dalam pengembangan pendidikan kedokteran gigi, yakni penguatan kompetensi melalui penyelenggaraan pelatihan internasional.

Perjanjian kerja sama ini secara khusus mengatur penyelenggaraan pelatihan internasional untuk meningkatkan kompetensi dokter gigi. Salah satu tujuan utamanya adalah memperluas wawasan peserta mengenai penerapan teknologi terkini dalam perencanaan dan pelaksanaan tindakan kedokteran gigi, khususnya pada bidang implantologi, bedah mulut, dan endodontik.

Kolaborasi ini sekaligus mempertemukan kapasitas akademik FKG UGM dengan dukungan sumber daya industri yang bergerak di bidang peralatan dan bahan kedokteran gigi.

Berdasarkan ruang lingkup perjanjian, PT Dentalities Group Asia akan memberikan dukungan sumber daya manusia, membantu penyediaan lokasi penyelenggaraan kegiatan, serta memberikan dukungan pembiayaan dalam bentuk pembebasan biaya registrasi bagi lima mahasiswa Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) Radiologi Kedokteran Gigi FKG UGM.

Selain itu, pihak perusahaan juga memberikan honorarium bagi pembicara yang terlibat dalam pelaksanaan pelatihan.

Pelatihan yang direncanakan berlangsung pada 29–30 Oktober 2026 tersebut menjadi salah satu bentuk konkret implementasi kemitraan antara institusi pendidikan tinggi dan sektor industri.

Keterlibatan industri dalam kegiatan pendidikan ini diharapkan dapat memperluas akses terhadap pengetahuan dan perkembangan teknologi kedokteran gigi, sekaligus memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengalaman pembelajaran yang lebih komprehensif.

Dalam pelaksanaannya, FKG UGM bertanggung jawab menyediakan sumber daya manusia untuk mendukung kegiatan. Sementara itu, PT Dentalities Group Asia memberikan dukungan penyelenggaraan sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.

Perjanjian tersebut juga menunjuk drg. Isti Rahayu Suryani, M.Biotech., Sp.Rad.O.M (K) sebagai penanggung jawab dari FKG UGM, sedangkan pihak PT Dentalities Group Asia dikoordinasikan oleh Budi Cahya Kuncara.

Sinergi Perguruan Tinggi, Organisasi Profesi, dan Industri

Penandatanganan kedua perjanjian kerja sama ini memperlihatkan pentingnya membangun hubungan kelembagaan yang saling melengkapi dalam pengembangan pendidikan kedokteran gigi.

Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab dalam menjalankan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Organisasi profesi berperan dalam pengembangan kompetensi, standar profesionalisme, serta peningkatan kapasitas keilmuan anggotanya. Adapun industri dapat berkontribusi melalui dukungan teknologi, fasilitas, sumber daya, dan pengalaman praktis.

Ketiga unsur tersebut memiliki posisi strategis dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia bidang kesehatan gigi dan mulut.

Dalam konteks perkembangan ilmu kedokteran gigi yang semakin dinamis, penguatan kompetensi dokter gigi membutuhkan proses pembelajaran berkelanjutan. Perkembangan teknologi diagnostik, perencanaan perawatan, hingga tindakan klinis menuntut tenaga profesional untuk terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya.

Oleh karena itu, kemitraan yang dibangun FKG UGM bersama IKARGI dan PT Dentalities Group Asia menjadi langkah untuk memperluas ruang pembelajaran sekaligus memperkuat keterhubungan antara pendidikan akademik, kebutuhan profesi, dan perkembangan industri.

Kedua perjanjian tersebut juga menegaskan pentingnya kolaborasi yang dibangun berdasarkan pembagian peran, tanggung jawab, dan mekanisme pelaksanaan yang jelas.

Pada akhirnya, keberhasilan suatu kerja sama kelembagaan tidak semata-mata diukur dari terlaksananya penandatanganan dokumen, tetapi juga dari konsistensi implementasi program, kualitas kegiatan yang dihasilkan, serta manfaat nyata yang dapat dirasakan oleh peserta dan masyarakat.

Melalui kemitraan ini, FKG UGM mempertegas upaya membangun pendidikan kedokteran gigi yang tidak hanya bertumpu pada penguatan kapasitas akademik, tetapi juga terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung lahirnya tenaga dokter gigi yang semakin kompeten, profesional, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi serta kebutuhan pelayanan kesehatan gigi dan mulut di masa mendatang.

(Reporter: Maria Shinta Dewi Nugraheni, Redaksi: Andri Wicaksono)

Tags

Share News

Related News
4 November 2026

Meningkatkan Kesejahteraan Civitas Akademika, FKG UGM Hadirkan Koperasi Mitra Denta Sejahtera

4 November 2026

FKG UGM Ambil Bagian Dalam 3 Tim Pada PIMNAS ke-39 Undip

4 November 2026

Teknologi 3D Memperbaharui Lanskap Radiologi Kedokteran Gigi