News

/

Artikel, Latest News

Pembekalan Koas Periodonsia FKG UGM Tekankan Kedisiplinan, Kepatuhan Prosedur, dan Etika Pelayanan Pasien

Penanggung Jawab (PJ) Klinik Periodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM), drg. Vincensia Maria Karina, M.D.Sc., Sp.Perio.(K) (drg. Fiki), memberikan arahan komprehensif dalam agenda Pembekalan Materi Bagian Periodonsia bagi mahasiswa tahap profesi (koas). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Lab CBT Gedung Dental Learning Center (DLC) Lt. 5 FKG UGM pada Senin (31/8/2026) ini bertujuan untuk memastikan pemahaman teknis, kerapian administrasi, serta kesiapan etika mahasiswa sebelum menerjunkan diri dalam perawatan klinis.

Dalam pembekalan tersebut, drg. Fiki memaparkan alur praktikum dan pemenuhan syarat (requirements) klinis maupun non-klinis secara rinci. Pada tahap awal (Junior), mahasiswa diimbau dapat mengangsur beban kerja non-klinis seperti journal reading, diskusi frenektomi, serta simulasi bedah flap sederhana (ENAP). Memasuki fase Madya to Senior, mahasiswa mulai menangani kasus perawatan perawatan periodontal aktif pada pasien—mulai dari scaling manual dan ultrasonik, edukasi kontrol plak (DHE), terapi hipersensitif, occlusal adjustment, hingga tindakan bedah jaringan lunak seperti kuretase, gingivektomi, dan splinting.

Untuk menjamin keselamatan pasien serta kelancaran proses pembelajaran, Klinik Periodonsia menetapkan batasan kedisiplinan dan tata tertib yang tegas. Setiap tahapan tindakan di rekam medis dan buku kerja wajib diselesaikan serta dimintakan persetujuan (approval) dosen pembimbing maksimal dalam kurun waktu 7 hari guna melatih kedisiplinan administrasi. Selain itu, evaluasi kompetensi awal (Mini-CEX) juga diterapkan pada pengalaman pertama mahasiswa melakukan perawatan scaling di klinik.

“Di Periodonsia, tolok ukur profesionalisme tidak hanya dinilai dari keterampilan tangan (hands-on) dalam tindakan medis, tetapi juga pada kemampuan komunikasi terapeutik saat mengedukasi pasien serta etika profesional yang ditunjukkan sehari-hari,” jelas drg. Vincensia Maria Karina, M.D.Sc., Sp.Perio.(K)

Tidak hanya berfokus pada pemenuhan target akademis, pembekalan ini turut menekankan pentingnya menjaga empati, sopan santun, serta komitmen kelulusan tepat waktu tanpa mengesampingkan mutu pelayanan kesehatan gigi.

“Setiap proses klinis yang Adik-adik jalani adalah ruang untuk melatih diri menjadi dokter gigi yang utuh. Hargai setiap pasien yang memercayakan perawatannya kepada kalian. Belajarlah dengan tekun, saling membantu sesama teman sejawat, dan jaga etika profesionalisme baik di dalam maupun di luar klinik. Semoga studi koas kalian lancar, dipermudah dalam memperoleh kasus, dan lulus tepat waktu,” pesan drg. Vincensia Maria Karina, M.D.Sc., Sp.Perio.(K)  memberi motivasi kepada para mahasiswa profesi.

Melalui pembekalan ini, FKG UGM terus berkomitmen mendidik calon dokter gigi yang tidak hanya terampil dan berpengetahuan luas, namun juga memiliki integritas etis serta rasa kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat.

(Redaksi: Andri Wicaksono, Hazra, Foto: Nanda)

Tags

Share News

Related News
7 September 2026

Mahasiswa UGM Kembangkan SOLAR BRIDGE: Jembatan Interlocking Bertenaga Surya untuk Krisis Darurat Korban Banjir

7 September 2026

Pertajam Kesadaran Kesehatan Gigi Anak, Departemen IKGA FKG UGM Sosialisasi & Launching Aplikasi MyOFunCare di TK ABA Gedongtengen

7 September 2026

FKG UGM Bekali Koas Angkatan 92 Ilmu Odontologi Forensik untuk Misi Kemanusiaan dan Hukum