News

/

Latest News

27 Wisudawan Pascasarjana FKG UGM Periode Juli 2026 Resmi Dilepas

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) menggelar acara Pelepasan Wisudawan Pascasarjana Periode Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu, 22 Juli 2026, di Gedung Margono Soeradji Lantai 3 FKG UGM. Sebanyak 27 wisudawan resmi dilepas yang terdiri atas 8 lulusan Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran Gigi, 7 lulusan Program Studi Spesialis Periodonsia, serta 12 lulusan Program Studi Spesialis Kedokteran Gigi Anak.

Seluruh lulusan pada periode ini berhasil meraih predikat cumlaude, dengan 4 di antaranya membukukan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00. Selain itu, terdapat tiga mahasiswa yang meraih predikat lulusan berprestasi, yakni Dr. drg. Andreas Tjandra, Sp.Perio, FISID dari Prodi Doktor Ilmu Kedokteran Gigi, drg. Christian Oliver Wijaya, Sp.Perio dari Prodi Spesialis Periodonsia, serta drg. Endytiastuti, MDSc., Sp.KGA dari Prodi Spesialis Kedokteran Gigi Anak.

Dekan FKG UGM, Prof. Dr. drg. Suryono, S.H., M.M., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian para lulusan. Ia menekankan bahwa keberhasilan menempuh pendidikan tingkatan spesialis maupun doktoral harus diimbangi dengan integritas serta kesehatan spiritual saat bertugas di masyarakat.

“Lulusan FKG UGM tidak hanya dituntut memiliki kompetensi yang unggul dan karakter yang kuat, tetapi juga harus sehat secara spiritual,” ujar Prof. Suryono. Menurutnya, kesehatan spiritual menjadi fondasi utama dalam menjaga kejujuran, etika profesi, serta mencegah tindakan penyalahgunaan wewenang saat memegang amanah atau jabatan publik di masa depan.

Cerita filosofis akan ketekunan dan pengabdian juga disampaikan oleh perwakilan Ketua Program Studi, Prof. drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D.. Dalam pidatonya, Prof. Ika membagikan kisah serendipity atau penemuan berharga yang lahir dari ketekunan para ilmuwan dunia seperti Marie Curie hingga Hideki Shirakawa. Ia mengingatkan para wisudawan bahwa hakikat belajar adalah proses penajaman batin yang menuntut kesederhanaan, kejujuran, dan keistiqamahan.

Prof. Ika juga menyoroti rasio jumlah doktor di Indonesia yang saat ini baru mencapai 0,02% dari total populasi. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab besar bagi para lulusan pascasarjana untuk mengamalkan ilmunya demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Sementara itu, wakil wisudawan Dr. drg. Andina Rizkia Putri Kusuma, Sp.KG, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para dosen, keluarga, serta seluruh civitas akademika FKG UGM yang telah membimbing perjalanan akademik mereka. Ia menegaskan komitmen seluruh alumni untuk terus membawa nama baik almamater dan menjadikan ilmu yang didapat sebagai ladang pengabdian bagi masyarakat luas.

(Reporter: Azzra, Anisa, Andri Wicaksono, Fotografer: Fajar Budi Harsakti)

Tags

Share News

Related News
22 July 2026

Adaptif Dengan Teknologi Informasi, Tanpa Mengurangi Substansi & Ketahanan Pembelajaran

22 July 2026

Ketika Sel Kanker Lidah Dipaksa Mati dari Dalam

22 July 2026

Saat Gen Penekan Kanker Disuntikkan Langsung ke Tumor Lidah

en_US