Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) Tahun Akademik 2026 resmi dibuka (15/04/2026) dalam sebuah kegiatan seremonial yang berlangsung penuh semangat dan harapan. Acara ini menjadi momentum penting bagi para peserta untuk memulai perjalanan akademik sekaligus pengabdian di bidang kesehatan gigi dan mulut.
Dalam sambutannya, perwakilan salah satu Kaprodi di FKG UGM, drg. Hendri Susanto, M.Kes., PhD, Sp.PM menekankan bahwa program PPDGS ini bukan sekadar pendidikan formal, melainkan proses pembentukan karakter profesional yang berintegritas.
“Selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh peserta. Semoga kalian selalu diberi semangat, kepercayaan diri, dan kemampuan untuk terus berkembang,” ujar drg. Hendri.

Tantangan Akademik dan Kualitas Peserta
Dekan FKG UGM Prof. drg. Suryono, SH, MM, Ph.D, juga menyinggung mengenai dinamika kualitas peserta dan tantangan akademik yang akan dihadapi ke depan. Penyelenggara menilai bahwa peningkatan mutu peserta harus menjadi perhatian bersama, terutama dalam aspek kemampuan akademik dan kesiapan profesional.
“Saya yakin tingkat kemampuan yang kita terima saat ini masih perlu terus ditingkatkan. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan kualitas lulusan tetap unggul,” ungkap Suryono.
Hal ini menunjukkan adanya refleksi internal institusi terhadap standar seleksi dan proses pendidikan, sekaligus komitmen untuk terus melakukan evaluasi.

Dorongan Kolaborasi dan Adaptasi
Selain itu, peserta juga didorong untuk mampu beradaptasi dengan sistem pendidikan yang dinamis serta menjalin kolaborasi yang kuat, baik dengan sesama peserta maupun tenaga pengajar.
“Pilihan dan sistem yang sudah dirancang ini adalah bagian dari upaya kita bersama. Ini menjadi rancangan yang harus kita jalani dan kembangkan,” tambahnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kurikulum, tetapi juga partisipasi aktif seluruh elemen di dalamnya.
“Semoga seluruh peserta dapat menjalani proses ini dengan baik dan memberikan manfaat, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi masyarakat luas,” pungkasnya.
(Redaksi: Andri Wicaksono, S.Sos., M.I.Kom, Fotografi: Fajar Budi Harsakti, SE)