News

/

Artikel, Latest News

Peran Terapi Regeneratif dalam Penyembuhan Jaringan Periodontal

Perawatan konvensional pada penyakit periodontal seperti scaling dan root planing, debridement bedah sering kali tidak cukup untuk memulihkan struktur jaringan periodontal yang rusak (gusi, ligamen periodontal, sementum, tulang alveolar) secara utuh. Untuk itu, muncul pendekatan terapi regeneratif yang bertujuan menstimulasi proses biologis alami agar jaringan periodontal kembali terbentuk.

Salah satu komponennya adalah penggunaan Platelet-Rich Fibrin (PRF) sebagai substrat biologis yang kaya akan faktor pertumbuhan. Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa FKG UGM, Wisely Fredrian dengan bimbingan drg. Hendrawati, M.Kes. dan drg. Nur Rahman Ahmad Seno A., M.D.Sc., Sp.Perio.  dengan judul “Peran Kandungan Vascular Endothelial Growth Factor Pada Platelet-Rich Fibrin terhadap Penyembuhan Jaringan Periodontal” menelaah bagaimana kandungan VEGF (Vascular Endothelial Growth Factor) dalam PRF berkontribusi dalam tahapan penyembuhan jaringan periodontal. 

Mekanisme VEGF dalam PRF untuk Regenerasi Periodontal

Berdasarkan review penelitian tersebut:

  1. Angiogenesis dalam Gingiva
    VEGF dalam PRF merangsang pembentukan pembuluh darah baru pada jaringan gingiva, yang memungkinkan suplai oksigen, nutrisi, dan sel progenitor yang diperlukan untuk regenerasi.
  2. Stimulasi Aktivitas Osteoblas di Tulang Alveolar
    VEGF turut mengatur proliferasi dan diferensiasi osteoblas, mendukung pembentukan tulang baru di daerah alveolar yang mengalami destruksi periodontal.
  3. Diferensiasi Cementoblas pada Sementum
    Pada area akar gigi, VEGF mendukung pertumbuhan sel-sel sementoblas yang berperan dalam pembentukan lapisan sementum baru.
  4. Pembentukan Perlekatan Baru Ligamen Periodontal
    Dengan sinyal biologis dari VEGF dan faktor pertumbuhan lain yang dilepas oleh PRF, regenerasi ligamen periodontal dapat dipromosikan, memperkuat sambungan gigi ke jaringan penyangga.

Review tersebut juga mencatat bahwa pelepasannya lebih tinggi pada varian PRF tertentu, seperti A-PRF+, dibanding varian lain (L-PRF, PRFM, i-PRF). 

Keunggulan dan Keterbatasan Terapi Regeneratif

Advantages of Dental Bridges

  • Dapat mempercepat dan meningkatkan hasil penyembuhan dibanding pendekatan non-regeneratif.
  • Memanfaatkan bahan autologus (darah pasien sendiri) ➜ minimal risiko imun atau reaksi negatif.
  • Integrasi sinergis antara aspek biologis (growth factor) dan scaffold fibrin membantu mendukung migrasi dan proliferasi sel.

Keterbatasan

  • Efek klinis tergantung pada konsentrasi dan pelepasan VEGF serta faktor lain dalam PRF.
  • Tidak semua kasus periodontal cocok untuk regenerasi penuh, terutama lesi yang luas atau dengan kerusakan jaringan penyangga berat.
  • Beberapa varian PRF dapat memiliki perbedaan efisiensi pelepasan VEGF dan kestabilan matriks.

Implikasi Klinis dan Rekomendasi

  • Dalam praktik klinis periodontal regeneratif, pemilihan varian PRF yang optimal (misalnya A-PRF+) dapat menghasilkan pelepasan VEGF lebih tinggi dan mendukung penyembuhan yang lebih baik.
  • Kolaborasi dengan scaffold atau biomaterial tambahan (misalnya hidroksiapatit, kolagen) dapat meningkatkan hasil regeneratif.
  • Monitoring jangka panjang sangat penting untuk mengevaluasi stabilitas regenerasi dan mencegah regresi.
  • Studi lebih lanjut, termasuk uji klinis pada manusia, diperlukan agar aplikasi terapeutik ini lebih dipahami dan diterapkan luas.

References
WISELY FREDRIAN, drg. Hendrawati, M.Kes., drg. Nur Rahman Ahmad Seno A., M.D.Sc., Sp.Perio., Peran Kandungan Vasculae Endothelial Growth Factor Pada Platelet-Rich Fibrin terhadap Penyembuhan Jaringan Periodontal, https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/206988

Author: Rizky B. Hendrawan | Photo: Freepik

Tags

Share News

Related News
13 January 2026

FKG UGM Menerima Kunjungan Studi Banding FKG UNISULA, Bahas Rencana Pendirian Prodi Spesialis Kedokteran Gigi Anak

12 January 2026

Dies Natalis ke-78 FKG UGM: Dari Jalan Sehat hingga Transformasi Kesehatan Gigi Berbasis Sociopreneurship

12 January 2026

78 Tahun FKG UGM ‘Meretas’ Air Hujan Menjadi Air Minum, Dorong Kampus Hijau Ramah Lingkungan

en_US