News

/

Latest News

Pembangunan Gedung Baru FKG UGM Jadi Perhatian, Tata Ruang Klaster Kesehatan Diselaraskan

Penataan kawasan kampus di lingkungan Universitas Gadjah Mada terus dilakukan secara bertahap. Salah satu fokus terbaru adalah sinkronisasi infrastruktur di klaster kesehatan, terutama terkait akses jalan dan rencana pembangunan gedung baru di Fakultas Kedokteran Gigi UGM pada 13 Maret 2026.

Dalam peninjauan lapangan yang dilakukan Wakil Rektor UGM Bidang Prencanaan, Aset, & Sistem Informasi, Arief Setiawan Budi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D beserta jajaran, disambut oleh Wakil Dekan FKG UGM Bidang SDM, Keuangan & Aset, drg. Heribertus Dedy Kusuma Yulianto, M.Biotech., Ph.D beserta jajaranya menegaskan bahwa perhatian utama tertuju pada integrasi akses kendaraan di kawasan FKG UGM sisi utara. Penataan dilakukan sebagai bagian dari upaya menata tata bangunan, sistem jalan, serta mobilitas kendaraan dan pejalan kaki di lingkungan kampus yang semakin dinamis.

Kawasan klaster kesehatan, yang juga menaungi layanan di Rumah Sakit Gigi dan Mulut UGM, menjadi titik penting dalam perencanaan ini. Secara umum, operasional fasilitas yang ada dinilai berjalan baik dan tidak ditemukan persoalan berarti.

Namun, evaluasi menunjukkan adanya potensi persinggungan arus kendaraan antara jalur keluar kawasan kesehatan melalui Jalan Medika UGM dengan akses keluar dari rencana gedung baru FKG. Jika tidak diselaraskan sejak tahap perencanaan, kondisi ini dikhawatirkan menimbulkan konflik lalu lintas di dalam kawasan kampus

Penataan akses menjadi krusial karena kawasan tersebut tidak hanya digunakan oleh civitas akademika, tetapi juga masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan di lingkungan kampus. Universitas, karena itu, berupaya memastikan jalur kendaraan dan pedestrian tertata efisien, sekaligus menjaga kenyamanan mobilitas di kawasan pendidikan dan layanan kesehatan itu.

Selain soal arus kendaraan, perhatian juga diberikan pada sistem pengendalian akses kendaraan. Jalur keluar yang tidak dilengkapi portal berpotensi dimanfaatkan kendaraan yang tidak terdaftar dalam sistem parkir kampus, sehingga dapat menyulitkan pengelolaan lalu lintas internal di tingkat fakultas.

Karena itu, sinkronisasi antara desain bukaan gedung baru dengan sistem jalan yang sudah direncanakan menjadi langkah penting. Penyesuaian ini diharapkan mampu mencegah potensi kemacetan sekaligus menjaga keteraturan akses di kawasan klaster kesehatan.

Secara keseluruhan, dari sisi tampilan bangunan maupun konsep kawasan, tidak ditemukan persoalan mendasar. Fokus pembenahan lebih diarahkan pada penguatan konektivitas infrastruktur agar pembangunan fasilitas baru tetap selaras dengan rencana penataan kawasan kampus jangka panjang.

Wakil Rektor, Arief Setiawan menegaskan, penataan ini menjadi bagian dari upaya universitas untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, dan kenyamanan mobilitas di lingkungan kampus yang terus berkembang.

Reporter: Andri Wicaksono, Photographer: Fajar Budi Harsakti

Tags

Share News

Related News
16 March 2026

Departemen Periodonsia FKG UGM, Adakan Kuliah Pakar Publikasi Ilmiah

13 March 2026

Akreditasi Program Studi Spesialis Penyakit Mulut FKG UGM: Meretas Harapan Mutu Pendidikan Ilmu Penyakit Mulut di Indonesia

9 March 2026

6 Residen Bedah Mulut & Maksilofasial FKG UGM Lulus Ujian Kompetensi Nasional Bedah Mulut, 2 Diantaranya Meraih Prestasi Nasional

en_US