News

/

Latest News

Mahasiswa FKG UGM Lakukan Pengabdian Masyarakat di Klaten

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) angkatan 2023 melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, pada 10–11 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga desa, yakni Desa Bero, Desa Mandong, dan Desa Palar.

Pengabdian masyarakat tersebut difokuskan pada edukasi serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut, yang menyasar masyarakat umum, kader kesehatan desa, kader guru sekolah dasar, serta anak-anak usia sekolah. Berbagai layanan diberikan, mulai dari penyuluhan kesehatan, pemeriksaan gigi dan mulut, hingga tindakan perawatan sederhana bagi masyarakat.

Koordinator kegiatan, Aulia Nathaniela Farin, menyampaikan bahwa Kecamatan Trucuk dipilih sebagai lokasi pengabdian setelah mahasiswa melakukan survei lapangan dan berkoordinasi dengan perangkat desa serta puskesmas setempat. “Wilayah ini memiliki partisipasi masyarakat yang baik dan potensi desa yang besar, tetapi masih ditemukan sejumlah masalah kesehatan, khususnya terkait kesehatan gigi dan mulut,” ujar Aulia.

Berdasarkan data kesehatan setempat, Kecamatan Trucuk mencatat adanya kasus karies gigi dan gangguan erupsi gigi yang cukup signifikan. Kondisi tersebut menjadi perhatian mahasiswa FKG UGM dalam merancang program pengabdian agar kegiatan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Rangkaian kegiatan pengabdian meliputi penyuluhan dan pelatihan kader kesehatan desa dengan materi kesehatan gigi dan mulut serta ISPA, pelatihan bagi kader guru sekolah dasar, edukasi kesehatan gigi kepada siswa melalui kegiatan interaktif, serta pemeriksaan kesehatan umum. “Masyarakat juga mendapat layanan tindakan gigi sederhana seperti pencabutan, scaling, dan penumpatan gigi, termasuk perawatan dasar bagi anak-anak. Tentunya tindakan ini dilakukan oleh koas dan residen dibawah supervisi dokter penanggungjawab pelayanan (DPJP).” tambah Aulia.

Menurut Aulia, kegiatan pengabdian ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa sebagai calon dokter gigi. “Melalui kegiatan ini kami belajar berinteraksi langsung dengan masyarakat, melatih komunikasi, serta memahami kondisi kesehatan warga secara lebih menyeluruh,” katanya.

Masyarakat di ketiga desa menyambut positif kegiatan pengabdian tersebut dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Kontributor: Aulia Nathaniela Farin
Editor: Fajar Budi Harsakti

Tags

Share News

Related News
26 January 2026

Dukung Pemerataan Kesehatan, FKG UGM Rencana Kirim Tenaga Kesehatan ke Daerah melalui Skema AHS

26 January 2026

Masyarakat Indonesia Menua Lebih Cepat, Kesehatan Gigi Lansia Jadi ‘Alarm’ Sistem Kesehatan Nasional

26 January 2026

Penyusunan Portofolio Pembelajaran: FKG UGM Pertajam Akurasi Kualitas Akademik

en_US