FKG UGM secara resmi mengukuhkan kemitraan strategis bersama perusahaan penyedia instrumen dan material gigi, PT Kilat Jaya Indonesia (Flash Dental). Seremonial penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut diselenggarakan dengan hangat bertempat di Meeting Room Lantai 2, Gedung OECF FKG UGM, Yogyakarta, pada Selasa (15/9/2026) mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.
Dalam sambutannya, Dekan FKG UGM, Prof. Dr. drg. Suryono, S.H., M.M., Ph.D., menyambut hangat kedatangan manajemen PT. Kilat Jaya Indonesia dan memberikan arahan strategis agar kerja sama ini tidak berhenti sebatas seremonial di atas kertas.
“Selaku dekan, tentu saya menyambut baik dan positif terhadap kerja sama ini. Harapan kami ke depannya tidak terbatas pada apa yang mungkin dituliskan dalam dokumen. Silakan dikembangkan secara luas dalam lingkup Tridharma Perguruan Tinggi, pendidikan, penelitian, maupun pengabdian masyarakat,” ujar Prof. Suryono
“Silakan produk-produk apapun yang bisa kita kerjasamakan untuk pelatihan, edukasi, maupun riset. Sesuai namanya, PT Kilat Jaya ini harus ‘gercep’ gerak cepat dan tidak boleh berdiam di zona nyaman terus. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi kita sekalian untuk selanjutnya ditindaklanjuti dalam langkah-langkah yang implementatif dan nyata,” imbuh Dekan FKG UGM ini.
Kerja sama ini menjadi langkah krusial dalam memperkuat sinergi antara akademisi dan dunia industri. Fokus utama kesepakatan diarahkan pada penguatan Tridharma Perguruan Tinggi yang mencakup pengintegrasian riset medis, pengayaan kurikulum pendidikan spesialis, serta peningkatan presisi layanan klinis pada rumpun Spesialisasi Ilmu Konservasi Gigi.

Sementara itu, Evadne sebagai COO (Chief Operating Officer) PT Kilat Jaya Indonesia, menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya atas keterbukaan civitas akademika FKG UGM dalam menjalin kolaborasi ini.
“Pertama-tama terima kasih atas sambutan yang sangat hangat kepada kami dari PT Kilat Jaya Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dekan, jajaran Wakil Dekan, para Ketua Departemen dan Kaprodi Konservasi Gigi, Direktur RSGM UGM, serta seluruh dosen yang hadir.Terimas kasih banyak telah membuka pintu bagi PT Kilat Jaya Indonesia atau Flash Dental dalam kerja sama pengembangan pendidikan, penelitian, dan pelayanan kedokteran gigi bidang ilmu konservasi gigi ini bersama FKG UGM. Semoga melalui program kerja sama ini kita bisa terus bersama-sama menjalin hubungan yang erat, dan kami dari Flash Dental berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan UGM demi melayani bidang kedokteran gigi di Indonesia.” jelas Evadne
Melalui kemitraan ini, FKG UGM & PT. Kilat Jaya Indonesia bertekad menjembatani kesenjangan antara teori akademis dan pesatnya perkembangan teknologi material medis terkini di pasaran. PT. Kilat Jaya Indonesia siap mendukung penyediaan alat kesehatan, instrumen endodontik modern, dan biomaterial restoratif terkini guna menunjang proses pembelajaran mahasiswa Peserta Didik Program Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) Konservasi Gigi FKG UGM. Bentuk kegiatan teknis meliputi penyelenggaraan hands-on workshops, pelatihan preparasi berbasis mikroskop, serta simulasi perawatan saluran akar presisi tinggi.
Departemen Konservasi Gigi FKG UGM akan memfasilitasi riset terapan dan pengujian efektivitas klinis terhadap produk-produk biomaterial medis yang didistribusikan oleh Flash Dental. Riset bersama ini ditargetkan mampu menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional serta mendorong inovasi produk yang aman dan sesuai dengan karakteristik kebutuhan pasien di Indonesia.
Pemanfaatan instrumen dan teknologi unggulan dari Flash Dental akan diintegrasikan pada unit pelayanan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) UGM. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan tingkat keberhasilan perawatan restorasi estetika serta endodontik kompleks, sekaligus mendukung kegiatan pengabdian masyarakat berbasis edukasi kesehatan gigi.

Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini, sinergi antara akademisi FKG UGM dan inovasi industri PT. Kilat Jaya Indonesia diproyeksikan memberikan kontribusi nyata bagi ekosistem kesehatan nasional. Selain meningkatkan kapasitas teknis para calon spesialis konservasi gigi, kolaborasi ini memastikan masyarakat Indonesia mendapatkan akses terhadap standar pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang semakin presisi, aman, dan berkualitas tinggi.
Reporter: Andri Wicaksono, Nanda | Photo: Fajar Budi Harsakti