Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) secara resmi membuka rangkaian Dies Natalis ke-78 pada Jumat (9/1/2026) dengan nuansa berbeda: meriah, partisipatif, sekaligus sarat pesan transformasi. Bertempat di lapangan parker timur FKG UGM, pembukaan Dies kali ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan ruang refleksi kolektif atas peran pendidikan kedokteran gigi di tengah tantangan sosial, teknologi, dan lingkungan.
Carrying the theme “Empowering Dental Sociopreneurs: Education and Technology for Oral Health Transformation”, FKG UGM menegaskan orientasi baru pendidikan kedokteran gigi, tidak hanya mencetak klinisi andal, tetapi juga agen perubahan yang mampu menggabungkan keilmuan, inovasi teknologi, dan sensitivitas sosial.

KEBERSAMAAN SEBAGAI TITIK AWAL TRANSFORMASI
Pembukaan Dies diawali dengan jalan sehat (fun walk) yang diikuti dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta mitra FKG UGM. Rute jalan sehat dirancang membentuk simbol gigi insisivus, filosofi yang merepresentasikan jati diri FKG UGM: tegak, jelas, dan menjadi wajah terdepan dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut.
Suasana kebersamaan semakin terasa melalui sarapan bersama, hiburan musik, serta berbagai aktivitas interaktif. Di atas panggung utama, penampilan band dan partisipasi spontan peserta menciptakan atmosfer inklusif, menghapus sekat struktural yang kerap melekat dalam institusi akademik besar.
“Format pembukaan ini sengaja dibuat ringan, namun bermakna. Dies Natalis bukan hanya tentang usia institusi, tetapi tentang bagaimana kita meneguhkan kembali nilai kebersamaan dan rasa memiliki,” ujar Dr, drg. Bramasto Purbo Sejati, Sp.B.M.M., Subsp. T.M.T.M.J.(K), Ketua Panitia Dies Natalis ke-78 FKG UGM, dalam sambutannya.

APRESIASI DAN PENGUATAN JEJARING SIVITAS
Pada sesi selanjutnya, panitia memberikan apresiasi kepada peserta dan unit-unit yang berkontribusi aktif dalam kegiatan Dies, termasuk lomba kreatif dan partisipasi lintas departemen. Penyerahan penghargaan dilakukan secara terbuka di panggung utama, disambut antusias oleh peserta.
Hadir dalam acara pembukaan antara lain perwakilan pimpinan universitas, para dekan rumpun kesehatan UGM, pimpinan rumah sakit jejaring, organisasi alumni KAGIGAMA, serta para senior dan sesepuh FKG UGM menegaskan kuatnya jejaring akademik dan profesional yang menopang FKG UGM hingga usia ke-78 tahun.
RANGKAIAN PANJANG MENUJU PUNCAK DIES
Pembukaan ini menjadi gerbang awal dari rangkaian Dies Natalis yang berlangsung sepanjang Januari hingga April 2026. Agenda tersebut meliputi ziarah dan anjangsana kepada senior purnatugas, tirakatan dan buka bersama, Rapat Senat Terbuka, kegiatan olahraga dan kebugaran, hingga pengabdian masyarakat bertajuk “Dental Charity Tourism” di kawasan wisata Gunungkidul.
Sebagai puncak akademik, FKG UGM akan menggelar Simposium, Hands-on Workshop, dan Dental Exhibition berskala nasional dan internasional, membahas isu mutakhir seperti tele-dentistry, digital workflow klinis, hingga etika profesi di era transformasi kesehatan.
Di usia ke-78, FKG UGM menempatkan Dies Natalis bukan sekadar perayaan historis, melainkan penanda arah masa depan. Pendidikan, teknologi, pengabdian, dan keberlanjutan dirangkai dalam satu narasi besar: transformasi kesehatan gigi dan mulut yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Dengan pembukaan yang inklusif dan sarat makna, Dies Natalis ke-78 FKG UGM menjadi cerminan institusi yang terus berbenah, menjaga akar tradisi, sekaligus berani melompat lebih tinggi.
(Reporter: Andri Wicaksono, Fotografi: Fajar Budi Harsakti)