
Tahu tapi Tidak Berubah: Paradoks Kesehatan Gigi Anak Sekolah di Yogyakarta
Dua belas tahun bukan waktu yang sebentar. Selama itu pula, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada menjalin kemitraan dengan 26 sekolah dasar di Kecamatan Depok,
SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Dua belas tahun bukan waktu yang sebentar. Selama itu pula, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada menjalin kemitraan dengan 26 sekolah dasar di Kecamatan Depok,

Dari 1.191 siswa kelas lima di 45 sekolah dasar negeri Kabupaten Sleman, Yogyakarta, ditemukan fakta yang mengejutkan: siswi perempuan rata-rata memiliki indeks DMF-T (Decayed, Missing,

Bayangkan seorang ibu hamil yang asupan proteinnya jauh dari cukup. Sang bayi lahir, tumbuh, lalu suatu hari mulai mendapat makanan bergizi. Apakah tulangnya bisa “mengejar”

Selesai memakai behel bukan berarti perjuangan berakhir. Bagi jutaan pasien ortodonsi di seluruh dunia, ada ancaman diam-diam yang mengintai begitu kawat gigi dilepas: gigi perlahan-lahan

Empat belas hari setelah kawat gigi dilepas, kadar enzim pembentuk tulang pada kelompok kelinci yang mendapat suntikan kombinasi khusus mencapai puncaknya — 0,789 ± 0,039

Skor kerusakan gigi anak usia 12 tahun di Indonesia naik dari 0,9 pada tahun 2007 menjadi 1,4 pada tahun 2014, menurut data Riset Kesehatan Dasar.

“Pekerjaan kami di bidang rekayasa jaringan adalah menyediakan tempat atau ‘rumah’ bagi sel agar kemampuan regeneratif tubuh pasien kecelakaan atau penderita luka kronis seperti diabetes

Bayangkan sebuah lubang kecil di tulang kering tikus laboratorium, selebar tiga milimeter, sengaja dibuat dengan bor gigi berkecepatan rendah. Lubang itu kemudian diisi dengan material

Lebih dari separuh penduduk Indonesia, sekitar 57,6 persen, mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut. Namun hanya 10,2 persen yang mendapatkan perawatan. Angka itu sudah cukup

Bayangkan sebuah “rem” alami di dalam sel tubuh yang bisa menghentikan laju kanker, tapi kemudian rem itu dirusak oleh sel kanker itu sendiri. Itulah yang
Berita Terbaru