Berita

/

Berita Terbaru

Pengabdian Masyarakat Berbasis Pemberdayaan di Desa Tlogopucang, Temanggung

Dalam hal pengabdian kepada masyarakat, FKG UGM berupaya menghadirkan berbagai inovasi pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera. Salah satu bentuk aktualisasinya adalah program pengabdian masyarakat FKG UGM di Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. FKG UGM memiliki misi meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia dengan menyelenggarakan pendidikan yang unggul, penelitian yang berdampak luas, serta pengabdian kepada masyarakat, dengan mengoptimalkan pemanfaatan data dan teknologi informasi.

Berangkat dari kondisi Kabupaten Temanggung yang memiliki angka stunting mencapai 25,1% di atas rata-rata Provinsi Jawa Tengah (20,7%) berdasarkan laporan Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023, FKG UGM memandang perlunya program pengabdian masyarakat yang terencana dan berkelanjutan. Di Desa Tlogopucang, FKG UGM tidak hanya sebatas mengadakan kegiatan untuk tujuan jangka pendek saja, namun juga untuk tujuan jangka panjang dengan cara memberdayakan masyarakat setempat.

Sebelumnya, FKG UGM telah menerjunkan ratusan mahasiswa S1 angkatan 2021 untuk hadir dan berkontribusi secara langsung di Desa Tlogopucang lewat serangkaian program pengabdian masyarakat meliputi pelatihan dan pembentukan kader dari kelompok PKK dan guru, edukasi siswa dan praktik sikat gigi bersama, hingga pembuatan proyek gizi.

Selanjutnya, kader desa dan kader sekolah yang telah ditunjuk diajak untuk terlibat secara aktif dan ikut mengambil peran penting untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat di desa mereka. Diadakan pula penyuluhan dan evaluasi kader untuk memastikan keberlanjutan program. Semua ini dilakukan untuk mewujudkan masyarakat Desa Tlogopucang yang mandiri dalam bidang kesehatan dan sekaligus perlahan menurunkan angka stunting yang merupakan isu nasional.

Beberapa pilar Sustainable Development Goals yang berkaitan erat yaitu Good Health and Well-Being, Quality Education, Sustainable Cities and Communities, Peace, dan Partnership for the Goals.

Penulis: Nadia Fauzia | Editor: Fajar Budi H.

Foto: Fajar Budi H.

Tags

Bagikan Berita

Berita Terkait
19 Juni 2026

Komunikasi Inklusif Bukan Sekadar Pilihan Kata, Tapi Komitmen Membuka Akses bagi Semua

18 Juni 2026

Penutupan Asesmen Akreditasi PPDGS Prostodonsia FKG UGM 2026,  Asesor Soroti Keunggulan Implant & Digital Dentistry

16 Juni 2026

Dokter Gigi Hebat Tak Cukup, Klinik yang Abai Terhadap Branding & Pengalaman Pasien Akan Ditinggalkan

id_ID