Berita

/

Berita Terbaru

FKG UGM Mengukir Sejarah Global: 2 Inovasi Raih Ranking 1 Dunia pada WURI 2026

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada kembali mencatat capaian internasional yang membanggakan. Pada ajang World University Rankings for Innovation(WURI) 2026 yang diselenggarakan di National Chi Nan University (NCNU), Puli, Nantou Country, Taiwan (06/05/2026), FKG UGM berhasil menempatkan 8 program inovasi dalam pemeringkatan dunia, dengan 2 inovasi sekaligus meraih Ranking 1 dunia pada kategori berbeda. Delegasi FKG UGM yang hadir Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama FKG UGM, drg. Trianna Wahyu Utami, MDSc., Ph.D. & Ketua Unit Kerja Sam FKG UGM drg. Raras Ajeng Enggardipta, MDSc., Sp.KG,. Ph.D menjadi saksi sejarah pencapaian gemilang pada WURI 2026.

Prestasi ini menandai langkah penting FKG UGM dalam memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan kedokteran gigi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi berdampak nyata bagi masyarakat global melalui pendekatan Sustainable Development Goals (SDGs) dan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Membangun Strategi Rekognisi Inovasi

Keberhasilan WURI 2026 berawal dari proses refleksi internal mengenai bagaimana inovasi FKG UGM bisa dipahami oleh internasional. Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama FKG UGM, drg. Trianna Wahyu Utami, MDSc., Ph.D., menjelaskan bahwa kunci utama bukan terletak pada banyaknya inovasi yang dimiliki, melainkan pada kemampuan membaca perspektif evaluator global.

“Kami menyadari bahwa inovasi FKG UGM sebenarnya sangat kuat. Tantangannya adalah bagaimana memetakan case yang tepat dan membangun narasi sehingga evaluator dapat langsung melihat dampak dan relevansinya secara global,” ungkapnya.

Sejak tahap awal pemetaan case, penyusunan arah narasi, hingga evaluasi akhir proposal, proses dilakukan secara sistematis untuk memastikan setiap karya tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata terhadap keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Pendekatan strategis tersebut kemudian menjadi fondasi kerja tim dalam menyiapkan submission WURI 2026. Ketua Tim Borang WURI 2026, drg. Arif Rahman Setyawan, menyampaikan bahwa arahan strategis yang jelas membantu tim bekerja lebih fokus. “Dengan arah yang sudah dipetakan sejak awal, tim dapat bergerak cepat. Kami tinggal memastikan setiap inovasi ditulis sesuai bahasa penilaian internasional,” jelasnya.

2 Inovasi FKG UGM Ranking 1 Dunia

Dari 16 case inovasi yang diajukan, sebanyak 13 kategori berhasil lolos seleksi internasional dan 8 kategori diantaranya masuk dalam daftar Top 100 WURI 2026, puncaknya 2 kategori berhasil meraih ranking 1 WURI 2026 diantaranya:

Dental Silkbone – Ranking 1 Dunia Representative Research Project (C1)

    Karya Prof. Dr. drg. Siti Sunarintyas, M.Kes ini memperoleh apresiasi tinggi karena menunjukkan keberhasilan riset translasional yang menjembatani penelitian akademik dengan kesiapan kolaborasi industri. Menurut drg. Trianna, kekuatan utama Dental Silkbone terletak pada keberhasilan menampilkan momentum ketika riset perguruan tinggi siap memberikan dampak nyata.

    “Kami memilih menampilkan titik paling penting dari perjalanan riset, yaitu saat inovasi bertemu industri dan siap diimplementasikan. Di situlah nilai keberlanjutan dan dampaknya terlihat jelas,” papar drg. Arif. Pendekatan tersebut memperlihatkan implementasi nyata prinsip SDGs dan ESG dalam riset kesehatan.

    Propasdent – Ranking 1 Dunia Financial Impact Driven Technology Transfer (C8)

      Inovasi karya Prof. drg. Suryono, S.H., M.M., Ph.D dinilai unggul karena menunjukkan keberhasilan transfer teknologi hingga tahap komersialisasi global. Produk ini telah memasuki distribusi internasional dan menjadi contoh konkret bagaimana inovasi universitas mampu menciptakan dampak ekonomi sekaligus memperluas akses teknologi kesehatan.

      “Evaluator ingin melihat bukti nyata bahwa inovasi universitas hidup di masyarakat dan pasar global. Karena itu kami menonjolkan perjalanan produk hingga mampu menembus ekosistem industri internasional,” tambah drg. Trianna.

      Energi Baru dari Dosen Muda

      Salah satu capaian yang paling disyukuri dalam proses WURI 2026 adalah munculnya kekuatan baru dari generasi akademisi muda FKG UGM. drg. Trianna secara khusus memberikan apresiasi kepada para dosen muda yang terlibat aktif dalam penyusunan proposal.

      “Saya sangat bangga melihat kemampuan menulis para dosen muda FKG UGM. Mereka memiliki sensitivitas yang baik dalam menangkap esensi inovasi dan mampu menerjemahkannya ke dalam bahasa global,” tuturnya.

      Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini menunjukkan FKG UGM tidak kekurangan inovasi, melainkan tengah memasuki fase penting pembangunan budaya akademik baru, kemampuan menarasikan inovasi & ketajaman dalam menentukan ‘keunikan’ suatu substansi sebagai dampak nyata bagi panggung riset dunia. drg. Arif juga menilai kolaborasi lintas generasi menjadi kekuatan utama tim. “Soliditas tim luar biasa. Banyak talenta muda yang berkembang sangat cepat ketika diberi ruang dan arahan yang tepat,” ujarnya.

      WURI dan Arah Baru Rekognisi Global

      Forum WURI 2026 memperlihatkan perubahan paradigma pemeringkatan internasional. Universitas kini dinilai dari kemampuan menghadirkan solusi nyata yang selaras dengan agenda keberlanjutan global. Bagi FKG UGM, partisipasi dalam forum internasional tersebut menjadi pengalaman penting untuk memahami arah masa depan pendidikan tinggi dunia.

      “Jika inovasi universitas mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan berkelanjutan, maka rekognisi global akan mengikuti,” ungkap drg. Trianna.

      Bukan Sekedar Peringkat

      Pencapaian 2 inovasi meraih Ranking 1 Dunia pada WURI 2026 menjadi tonggak baru perjalanan FKG UGM. Prestasi ini memperlihatkan bahwa inovasi kesehatan gigi dan mulut dari Indonesia mampu berkontribusi aktif dalam ekosistem inovasi global. Lebih dari sekadar penghargaan, keberhasilan ini menjadi fondasi penguatan budaya inovasi, hilirisasi riset, serta pengembangan generasi akademisi yang siap membawa karya Indonesia menuju panggung riset dunia.

      FKG UGM kini tidak hanya hadir sebagai institusi pendidikan, tetapi sebagai bagian dari gerakan global universitas berdampak yang menjadikan SDGs dan ESG sebagai arah masa depan inovasi.

      (Penulis: Andri Wicaksono | Fotografer: Fajar Budi Harsakti & Arsip FKG UGM)

      Tags

      Bagikan Berita

      Berita Terkait
      12 Mei 2026

      Penganugerahan Prestasi Mahasiswa FKG UGM 2025

      11 Mei 2026

      Prestasi Gemilang Residen KGA FKG UGM dalam Ajang Ilmiah Internasional

      11 Mei 2026

      SMA Negeri 3 Boyolali, Menyeduh Asa di FKG UGM

      id_ID