FKG UGM menerima kunjungan benchmarking dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat (FKG ULM) pada Selasa (18/8/2026). Pertemuan yang berlangsung di Gedung OECF FKG UGM ini berfokus pada diskusi strategi penguatan tata kelola serta efisiensi penyelenggaraan Program Studi Profesi Dokter Gigi ULM.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Profesi Dokter Gigi FKG UGM, Dr. drg. Rurie Ratna Shantiningsih, M.D.Sc., Sp.R.K.G., bersama Sekretaris Prodi drg. Pramudya Adhitama, M.D.Sc., Sp.Pros., dan jajaran unit kerja FKG UGM. Sementara itu, rombongan FKG ULM dipimpin oleh Koordinator Program Studi Profesi Dokter Gigi, Dr. drg. Debby Saputera, Sp.Pros., bersama tim penjaminan mutu dan bimbingan konseling.

Inovasi Seleksi dan Tata Kelola Mahasiswa
Dalam pemaparannya, drg. Rurie menjelaskan bahwa FKG UGM menerapkan sistem ujian masuk (entry exam) berupa CBT dan OSCE sebanyak empat kali dalam setahun (Agustus, November, Februari, dan Mei). Langkah ini dirancang untuk mendistribusikan beban pelayanan di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) agar tidak terjadi penumpukan mahasiswa.
“Sistem seleksi berkala ini membantu menjaga rasio ideal antara pasien dan mahasiswa koas, sehingga pelayanan Rumah Sakit Gigi dan Mulut tetap optimal tanpa mengorbankan kualitas pendidikan,” ujar drg. Rurie.
Selain seleksi yang teratur, FKG UGM juga memantau masa studi mahasiswa secara ketat melalui mekanisme surat peringatan (SP), permohonan perpanjangan, hingga komunikasi intensif bersama orang tua.
Sistem Kurikulum & Digitalisasi Monitoring
FKG UGM turut membagikan pengalaman mengenai penataan kurikulum profesi. Untuk membantu mahasiswa lebih fokus menyelesaikan pencapaian klinis (requirement), FKG UGM mengombinasikan sistem blok pada tahap Madya.
Proses monitoring pencapaian mahasiswa juga didukung oleh pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi SIMASPRO yang memantau progres kelulusan secara real-time. Mata kuliah modern seperti Teknologi Digital dan Profesionalisme Kedokteran Gigi turut memperkuat kesiapan lulusan di era digital.

Administrasi PDDikti & Kesejahteraan Mahasiswa
Sesi diskusi juga membahas penyesuaian pelaporan PDDikti agar fleksibilitas jadwal penerimaan mahasiswa baru tidak merugikan masa studi secara administratif. Di samping itu, kedua pihak menyoroti pentingnya perlindungan kesehatan mental mahasiswa selama menempuh pendidikan profesi melalui dukungan psikolog kampus dan unit Health Promoting University (HPU).
“Kunjungan ini memberikan gambaran nyata mengenai tata kelola profesi yang efisien. Kami berharap praktik baik dari FKG UGM ini dapat kami adaptasi untuk meningkatkan mutu pelayanan akademik di FKG ULM,” pungkas Dr. drg. Debby Saputera, Sp.Pros.
(Reporter: Andri Wicaksono, Foto: Fajar Budi Harsakti)