Empat puluh tahun yang lalu, mereka datang ke kampus ini sebagai mahasiswa. Kini, meski sudah menjadi alumni, semangat pengabdian para alumni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) angkatan 1986 ini rupanya tak pernah menua.
Alumni FKG UGM angkatan 1986 merayakan reuni 40 tahun pada Kamis (30/4/2026). Para alumni mengisi peringatan ini dengan menggelar pengabdian kepada masyarakat dan menyerahkan bantuan biaya akademik bagi mahasiswa.
Koordinator kegiatan, drg. Kris Budi Hudiyoko, Sp.Ort., beserta rekan-rekan melakukan penyuluhan kesehatan di SD Muhammadiyah Dadapan, Sleman. Rombongan dokter gigi ini mengedukasi siswa, memandu sikat gigi massal, serta memberikan topical aplikasi fluoride guna memperkuat email gigi dan menghambat karies.
“Reuni kami selalu membawa misi sosial. Kami menjaga tradisi ini sejak dulu agar pertemuan alumni selalu memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar drg. Kris.
Selepas kegiatan tersebut, para alumni “tilik” ke FKG UGM untuk melihat bagaimana perkembangan kampus terkini. Selain itu mereka juga memberikan bantuan dana pendidikan bagi mahasiswa koas guna meringankan beban mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan.
“Saat ini, sekitar 80 hingga 85 persen alumni angkatan 1986 masih berprofesi sebagai dokter gigi klinis di rumah sakit, puskesmas, maupun praktik mandiri. Sekitar 10 persen menempati posisi manajerial dan struktural, sedangkan sisanya memilih jalur wirausaha,” tambahnya.
Pada pertemuan ini berhasil mengumpulkan 75 dari total 115 lulusan angkatan 1986. Mayoritas alumni tersebut masih aktif bekerja memberikan pelayanan klinis di berbagai fasilitas kesehatan yang tersebar dari Pulau Jawa, Sumatera, hingga Kalimantan. Kondisi ini mencerminkan konsentrasi layanan kesehatan yang masih terpusat di bagian barat, sekaligus menunjukkan tantangan pemerataan di wilayah Indonesia timur.








Pihak fakultas mengapresiasi penuh inisiatif dan kontribusi para lulusan angkatan 1986. Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni, drg. Trianna Wahyu Utami, MDSc., Ph.D., menilai langkah alumni sangat sejalan dengan komitmen institusi saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, drg. Trianna mengucapkan terima kasih atas waktu dan perhatian yang diberikan oleh Alumni Angkatan ’86 masih berkenan “tilik” kampus FKG UGM.
Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa FKG UGM terus berupaya meratakan distribusi tenaga kesehatan gigi di Indonesia. Fakultas akan menjalankan skema kerja sama dengan pemerintah daerah melalui program pengiriman dokter gigi spesialis dan/atau residen ke berbagai wilayah yang membutuhkan.
“Jadi kalau ditempat kerja ibu dan bapak membutuhkan tenaga kesehatan, kami bisa mengirim residen untuk membantu disana,” pungkas Trianna.
Reportase: Andri Wicaksono
Foto: Fajar Budi Harsakti