Berita

/

Berita Terbaru

Timbangan Sampah IoT Resmi Beroperasi di FKG UGM

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) mulai mengoperasikan timbangan sampah berbasis Internet of Things (IoT) pada Senin (4/5/2026). Perangkat digital ini berfungsi untuk mendata dan memantau volume sampah di lingkungan fakultas secara otomatis.

Koordinator Sarana dan Prasarana FKG UGM, Buana Yaksa Surya Atmaja, S.T., M.Eng., mengatakan sistem baru ini membuat penanganan sampah menjadi lebih sederhana. Para petugas juga bisa cepat beradaptasi karena fitur operasional alat ini sangat mudah.

“Volume sampah yang dihasilkan oleh sivitas akademika FKG sekarang lebih terukur. Ke depan, kami bisa menjadikan data ini sebagai dasar kebijakan untuk mereduksi sampah di fakultas,” kata Buana (5/5).

Buana mengimbau seluruh warga kampus untuk mulai menggunakan barang berbahan ramah lingkungan demi menekan produksi sampah. Meski demikian, ia menyebut fakultas saat ini belum menyediakan tempat pembuangan terpusat yang representatif.

Sementara itu, Bowo, pegawai kebersihan yang bertugas mengoperasikan alat timbangan IoT, mengaku pendataan sampah hariannya kini menjadi lebih rapi. Sistem ini membantunya melacak jenis sampah yang paling banyak terkumpul setiap harinya.

“Sampah sekarang jadi terdata dan termonitor dengan jelas. Kita jadi tahu persebaran data sampah yang ada di FKG UGM. Untuk awal-awal ini, sampah yang masuk kebanyakan jenis anorganik. Biasanya di sini paling banyak berupa kardus dan botol plastik,” ujar Bowo.

Penerapan timbangan sampah digital ini berlangsung serentak di seluruh unit kerja UGM. Sebelumnya, Yakub Fahim Luckyarno, S.T., M.Eng. asal Fakultas Teknik UGM, menyampaikan rencana transisi sistem pemantauan sampah ini pada acara sosialisasi hari Rabu lalu (29/4).

Yakub menjelaskan, teknologi ini merekam setiap data timbangan sampah secara langsung (real-time). “Data tersebut nantinya digunakan untuk pemantauan, evaluasi, hingga perencanaan kebijakan pengelolaan sampah secara digital melalui dashboard analitik,” ujarnya.

Implementasi teknologi ini menjadi langkah konkret UGM dalam memperkuat posisi sebagai kampus berkelanjutan. Program ini juga mendorong setiap unit kerja untuk terlibat aktif dalam menerapkan program Sustainable Campus Action (SCA).

Penulis: Fajar Budi Harsakti
Foto: Buana Yaksa

Tags

Bagikan Berita

Berita Terkait
23 Juni 2026

FKG UGM Menerima Kunjungan SMA IT Al Azhar Jambi

19 Juni 2026

Komunikasi Inklusif Bukan Sekadar Pilihan Kata, Tapi Komitmen Membuka Akses bagi Semua

18 Juni 2026

Menjaga Senyum di Tengah Kerentanan

id_ID