Berita

/

Artikel, Berita Terbaru, SDG 12, SDG 3, SDG 4, SDG 9

Kitosan dalam Material Implan Gigi: Keunggulan dan Tantangannya

Penggunaan material biomaterial dalam bidang kedokteran gigi, khususnya dalam pembuatan implan dan regenerasi tulang, terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Bahan yang menonjol di bidang ini adalah kitosan yang dikenal karena sifat bioaktif, biokompatibel, dan kemampuannya mendukung proses regenerasi jaringan.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa FKG UGM, Kent Sidharta dengan bimbingan drg. Kwartarini Murdiastuti., Sp.Perio(K), Ph.D. dan Prof. drg. Suryono, S.H, M.M, Ph.D. yang berjudul “Pengaruh Kombinasi Hidrogel Kolagen – Kitosan dan Injectable Platelet-Rich Fibrin Terhadap Perubahan Dimensi Tulang Alveolar pada Soket Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar.” Diketahui bahwa kombinasi hidrogel kolagen, kitosan, dan platelet-rich fibrin mampu mempengaruhi perubahan dimensi tulang alveolar. Termasuk tinggi tulang bukal dan lingual serta volume tulang alveolar, setelah proses ekstraksi gigi pada tikus Wistar.

Kitosan memiliki keunggulan karena dapat merangsang proliferasi sel dan mempercepat penyembuhan luka. Selain itu juga mendukung regenerasi tulang dan jaringan lunak di sekitar implan gigi. Sebagai turunan alami kitin dari kulit udang, kitosan efektif membantu pembentukan tulang dan meningkatkan integrasi implan dengan tulang alveolar.

Tantangan

Penggunaan kitosan juga menghadapi tantangan seperti kestabilan bahan di dalam tubuh, pengaturan biodegradabilitas, serta konsistensi hasil dalam aplikasi klinis. Pemilihan bentuk dan modifikasi bahan yang tepat menjadi kunci untuk mengatasi tantangan tersebut.

Kombinasi bahan alami ini menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan keberhasilan implan gigi dan mempercepat proses penyembuhan setelah prosedur ekstraksi atau implantasi. Penggunaan kitosan sebagai bahan pendukung implan gigi merupakan inovasi yang menjanjikan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses regenerasi tulang alveolar serta jaringan di sekitarnya.

Dengan manfaat tersebut, kitosan berpotensi menjadi bagian integral dari teknologi biomaterial yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam bidang kedokteran gigi, sekaligus memberikan solusi inovatif untuk tantangan regenerasi jaringan dan perbaikan struktur tulang.

Referensi
Kent Sidharta, drg. Kwartarini Murdiastuti., Sp.Perio(K), Ph.D; Prof. drg. Suryono, S.H, M.M, Ph.D., Pengaruh Kombinasi Hidrogel Kolagen – Kitosan dan Injectable Platelet-Rich Fibrin Terhadap Perubahan Dimensi Tulang Alveolar pada Soket Pasca Ekstraksi Gigi Tikus Wistar (Kajian pada Tinggi Tulang Bukal dan Lingual serta Volume Tulang Alveolar), https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/247956

Penulis: Rizky B. Hendrawan | Foto: Freepik

Tags

Bagikan Berita

Berita Terkait
27 Februari 2026

Departemen Radiologi Kedokteran Gigi FKG UGM Siap Dukung Ekspansi Pengembangan Layanan RSA UGM

27 Februari 2026

Dua Tim FKG UGM Borong Juara di IMUNITY 2026, Wujud Ketangguhan Akademik FKG UGM di Kancah Nasional

23 Februari 2026

Prodi Kedokteran Gigi UNP Belajar ke FKG UGM: Merintis Prodi Kedokteran Gigi dengan Semangat Tak Kunjung Padam

id_ID