Berita

/

Berita Terbaru, SDG 12, SDG 3

Bagaimana Cara Merawat Gigi Palsu yang Terbuat dari Akrilik?

Gigi palsu yang terbuat dari akrilik membutuhkan perawatan khusus agar tetap bersih, awet, dan nyaman digunakan. Perawatan yang tepat tidak hanya memperpanjang masa pakai gigi palsu tetapi juga menjaga kesehatan mulut penggunanya.

1. Membersihkan Gigi Palsu Secara Rutin

Gigi palsu harus dibersihkan setiap hari menggunakan sikat khusus atau sikat gigi berbulu lembut. Hindari pasta gigi yang abrasif karena dapat merusak permukaan akrilik. Gunakan pembersih khusus gigi palsu untuk menghilangkan plak dan sisa makanan.

2. Merendam Gigi Palsu

Setelah dibersihkan, gigi palsu perlu direndam dalam larutan pembersih gigi palsu atau air hangat (bukan panas) untuk menjaga kelembapan material akrilik. Ini penting agar gigi palsu tetap dalam kondisi stabil dan tidak berubah bentuk.

3. Hindari Kebiasaan Buruk

Gigi palsu sebaiknya tidak dipakai saat tidur untuk memberi istirahat pada jaringan mulut. Selain itu, hindari kebiasaan menggigit benda keras, seperti pensil atau kuku, karena dapat merusak akrilik.

4. Periksa Secara Berkala ke Dokter Gigi

Konsultasi dengan dokter gigi secara rutin sangat penting untuk memastikan gigi palsu tetap pas dan nyaman. Penyesuaian mungkin diperlukan untuk menghindari iritasi atau luka pada gusi.

5. Menjaga Kebersihan Mulut

Selain merawat gigi palsu, kebersihan mulut juga harus diperhatikan. Sikat gusi, lidah, dan langit-langit mulut menggunakan sikat gigi lembut untuk mencegah iritasi dan meningkatkan sirkulasi darah.

***

Merawat gigi palsu berbahan akrilik memerlukan kombinasi kebersihan rutin, kebiasaan yang baik, dan konsultasi profesional. Dengan perawatan yang tepat, gigi palsu dapat memberikan kenyamanan sekaligus mendukung kesehatan mulut secara keseluruhan. Hal ini turut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) tujuan ke-3 Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan serta tujuan ke-12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Penulis: Rizky B. Hendrawan | Foto: Freepik

Tags

Bagikan Berita

Berita Terkait
19 Juni 2026

Komunikasi Inklusif Bukan Sekadar Pilihan Kata, Tapi Komitmen Membuka Akses bagi Semua

18 Juni 2026

Penutupan Asesmen Akreditasi PPDGS Prostodonsia FKG UGM 2026,  Asesor Soroti Keunggulan Implant & Digital Dentistry

16 Juni 2026

Dokter Gigi Hebat Tak Cukup, Klinik yang Abai Terhadap Branding & Pengalaman Pasien Akan Ditinggalkan

id_ID