Berita

/

Berita Terbaru

Hands On ProTaper Ultimate: FKG UGM Perkuat Kompetensi Dosen & Residen dalam Mengikuti Perkembangan Teknologi Endodontik

Komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan gigi berbasis teknologi kembali ditunjukkan oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (Universitas Gadjah Mada). Melalui Departemen Ilmu Kedokteran Gigi Anak, FKG UGM menyelenggarakan kegiatan Hands On ProTaper Ultimate pada 23 Mei 2026 di Gedung Margono Suradji FKG UGM. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Departemen Ilmu Kedokteran Gigi Anak serta para residen Program Studi Spesialis Kedokteran Gigi Anak sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi akademik dan klinis di bidang endodontik.

Pelatihan tersebut menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi kedokteran gigi yang semakin pesat. Di era modern, keberhasilan perawatan saluran akar tidak hanya ditentukan oleh kemampuan operator, tetapi juga oleh pemanfaatan instrumen yang tepat dan teknologi yang mendukung efektivitas serta efisiensi tindakan klinis.

Kegiatan Hands On ProTaper Ultimate dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai penggunaan sistem instrumentasi endodontik terkini, yaitu ProTaper Ultimate. Melalui kombinasi sesi teori dan praktik langsung, peserta memperoleh kesempatan untuk memahami prinsip kerja instrumen sekaligus mengaplikasikannya dalam simulasi klinis yang mendekati kondisi nyata.

Menurut panitia penyelenggara, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa dosen maupun residen selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini di bidang kedokteran gigi.

“Penguasaan teknologi terbaru merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditawar dalam dunia pendidikan kesehatan. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa para dosen dan residen memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan praktik kedokteran gigi modern sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada pasien,” ujar drg. Anrizandy Narwidina, MDSc, Sp.KGA, Ph.D, KepalaDepartemen Ilmu Kedokteran Gigi Anak FKG UGM.

Secara akademik, kegiatan ini memiliki nilai strategis karena memperkuat integrasi antara pendidikan, penelitian, dan pelayanan. Penggunaan sistem instrumentasi modern seperti ProTaper Ultimate tidak hanya meningkatkan ketepatan prosedur klinis, tetapi juga memperkenalkan pendekatan berbasis bukti (evidence based dentistry) yang menjadi fondasi penting dalam pendidikan dokter gigi spesialis.

Selain menjadi sarana peningkatan keterampilan teknis, pelatihan ini juga membuka ruang diskusi mengenai perkembangan terbaru dalam bidang endodontik. Para peserta dapat bertukar pengalaman mengenai tantangan klinis yang dihadapi sehari-hari serta mengeksplorasi solusi yang lebih inovatif melalui pemanfaatan teknologi modern.

Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi antara Departemen Ilmu Kedokteran Gigi Anak FKG UGM dengan Dentsply. Dukungan teknis dan pendampingan diberikan oleh Anton dan Rohmat yang membantu peserta memahami penggunaan instrumen secara lebih mendalam. Kolaborasi tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan industri dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Dalam perspektif yang lebih luas, pelatihan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kompetensi individu, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan gigi bagi masyarakat. Dosen dan residen yang memiliki pemahaman lebih baik terhadap teknologi mutakhir diharapkan mampu menerapkan standar pelayanan yang lebih tinggi, efektif, dan aman bagi pasien.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda pembelajaran berkelanjutan yang memperkuat budaya profesionalisme, inovasi, dan pembaruan ilmu di lingkungan FKG UGM. Pada akhirnya, manfaat terbesar dari peningkatan kompetensi ini akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan kesehatan gigi yang semakin berkualitas,” tambah drg. Fita Fathya Iriana.

Dengan semangat pembelajaran sepanjang hayat & inovasi yang terus berkembang, Departemen Ilmu Kedokteran Gigi Anak FKG UGM menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi bukan sekadar kebutuhan akademik, melainkan investasi jangka panjang untuk menghadirkan pelayanan kesehatan gigi yang semakin unggul bagi masyarakat Indonesia.

(Kontributor:  drg. Fita Fathya Iriana, Redaksi: Andri Wicaksono, S.Sos., M.I.Kom)

Tags

Bagikan Berita

Berita Terkait
23 Juni 2026

FKG UGM Menerima Kunjungan SMA IT Al Azhar Jambi

19 Juni 2026

Komunikasi Inklusif Bukan Sekadar Pilihan Kata, Tapi Komitmen Membuka Akses bagi Semua

18 Juni 2026

Menjaga Senyum di Tengah Kerentanan

id_ID