Berita

/

Berita Terbaru

FKG UGM Hadiri Academic Visit and Exchange Program 2025 di Chulalongkorn University, Thailand

Bangkok, 16 Desember 2025 – FKG UGM kembali memperluas jejaring internasional melalui partisipasi dalam Academic Visit and Exchange Program (AVEP) 2025 yang diselenggarakan oleh Faculty of Dentistry, Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand, pada 11–16 Desember 2025.

Berdasarkan surat undangan resmi pada 7 November 2025, Chulalongkorn University mengonfirmasi penerimaan satu dosen dan dua mahasiswa FKG UGM sebagai peserta program pertukaran akademik tersebut. Delegasi FKG UGM terdiri atas drg. Pramudya Aditama, MDSc., Sp.Pros, dosen Departemen Prostodontik, serta dua mahasiswa, Muthia Nabila dan Shafa Annisa Risahondua.

AVEP merupakan program pertukaran mahasiswa kedokteran gigi berskala internasional yang dikelola oleh mahasiswa Faculty of Dentistry Chulalongkorn University. Program ini bertujuan membangun koneksi akademik dan budaya antar mahasiswa kedokteran gigi dari berbagai negara melalui rangkaian kegiatan akademik dan pengenalan budaya.

Selama program berlangsung, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan, antara lain kunjungan klinik, demonstrasi dan workshop kedokteran gigi, tur fakultas dan rumah sakit pendidikan, kuliah akademik, diskusi tim internasional, serta kegiatan pertukaran budaya dan tur kota Bangkok.

Faculty of Dentistry Chulalongkorn University dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan kedokteran gigi terbaik di Asia. Fakultas ini menempati peringkat pertama di Thailand, peringkat ke-14 se-Asia, serta berada pada peringkat 59 dunia. Melalui program ini, peserta diharapkan memperoleh wawasan baru terkait teknologi pendidikan, pendekatan klinis, dan model pelayanan kesehatan gigi di tingkat internasional.

Partisipasi FKG UGM dalam AVEP 2025 dinilai strategis dalam meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa melalui paparan budaya akademik yang berbeda. Selain memperkaya perspektif keilmuan, pengalaman internasional ini juga diharapkan dapat meningkatkan soft skills mahasiswa, seperti komunikasi lintas budaya, kemandirian, adaptasi, dan kerja sama dalam tim internasional.

AVEP merupakan program tahunan dengan jumlah peserta terbatas. Pada tahun 2025, program ini hanya menerima 40 mahasiswa kedokteran gigi dari seluruh dunia, yang diseleksi melalui pengiriman esai dan video profil, dengan kuota maksimal dua mahasiswa dari setiap fakultas. Selain Indonesia, peserta lain berasal dari Filipina, Vietnam, Australia, Malaysia, dan Amerika Serikat.

Ke depan, Faculty of Dentistry Chulalongkorn University juga menyatakan harapannya untuk terus menerima mahasiswa FKG UGM dalam program kunjungan singkat maupun kerja sama akademik lainnya sebagai bagian dari penguatan kolaborasi internasional di bidang kedokteran gigi.

(Koresponden : drg. Pramudya Aditama, MDSc., Sp.Pros,  Penulis: Andri Wicaksono)

Tags

Bagikan Berita

Berita Terkait
13 Januari 2026

FKG UGM Menerima Kunjungan Studi Banding FKG UNISULA, Bahas Rencana Pendirian Prodi Spesialis Kedokteran Gigi Anak

12 Januari 2026

Dies Natalis ke-78 FKG UGM: Dari Jalan Sehat hingga Transformasi Kesehatan Gigi Berbasis Sociopreneurship

12 Januari 2026

78 Tahun FKG UGM ‘Meretas’ Air Hujan Menjadi Air Minum, Dorong Kampus Hijau Ramah Lingkungan

id_ID