
Perawatan Orthodontia pada Pasien dengan Gangguan Tidur
Gangguan tidur (sleep disorders) dapat berkaitan erat dengan kondisi mulut dan struktur rahang. Salah satu gangguan yang paling relevan dalam konteks ortodontia adalah bruxism, yaitu
maria.shinta

Gangguan tidur (sleep disorders) dapat berkaitan erat dengan kondisi mulut dan struktur rahang. Salah satu gangguan yang paling relevan dalam konteks ortodontia adalah bruxism, yaitu

Penyakit periodontal adalah kondisi inflamasi kronis yang menyerang jaringan penyangga gigi (gingiva, serat periodontal, tulang alveolar). Jika tidak diobati, dapat menyebabkan kehilangan gigi dan komplikasi

Maloklusi kompleks—seperti overjet ekstrim, crossbite posterior, rotasi gigi berat, abrasi oklusal, dan kasus ekstraksi kombinasi—menjadi tantangan besar dalam ortodontia. Alat ortodontik fixed (bracket dan archwire)

Bicara adalah fungsi kompleks yang melibatkan koordinasi antara gigi, lidah, rahang, dan jaringan lunak mulut. Masalah maloklusi, terutama gigitan terbuka anterior (anterior open bite) dan

Ortodontia tidak hanya untuk remaja. Pasien dewasa semakin mencari perawatan ortodontia karena kesadaran terhadap kesehatan mulut, estetika, dan fungsi pengunyahan yang optimal. Namun, pasien dewasa

Periodontitis agresif merupakan bentuk penyakit periodontal dimana kerusakan jaringan pendukung gigi terjadi dengan cepat, sering kali pada individu muda, dan dapat melibatkan bakteri patogen yang

Sel punca pulpa gigi, atau Dental Pulp Stem Cells (DPSCs), adalah jenis sel punca mesenkimal yang diambil dari jaringan pulpa di dalam gigi permanen. Karena

Suasana hangat dan penuh kebanggaan menyelimuti acara Penyematan Residen Baru Program Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial FKG UGM.Di ruang yang dipenuhi senyum dan semangat, para

SHED (Stem Cells from Human Exfoliated Deciduous Teeth) adalah sel punca (stem cells) yang diperoleh dari pulpa gigi susu yang lepas (gigi deciduous) secara fisiologis

Myxoma odontogenik adalah lesi jinak odontogenik yang relatif jarang, ditandai dengan pertumbuhan lambat dan infiltratif. Lesi ini umumnya tidak memiliki kapsul, sehingga dapat menyusup ke
Berita Terbaru
drg. Trianna Wahyu Utami, MD.Sc., Ph.D.
drg. Heribertus Dedy Kusuma Yulianto, M.Biotech., Ph.D
Prof. drg. Rosa Amalia, M.Kes.,Ph.D
Prof. drg. Suryono, SH., MM., Ph.D