Berita

/

Berita Terbaru

Pemilihan Material & Restorasi Implan Untuk Keberhasilan Jangka Panjang

Keberhasilan perawatan implan gigi tidak hanya bergantung pada proses pembedahan dan pemasangan implan, tetapi juga ditentukan oleh pemilihan material restorasi yang tepat. Hal tersebut disampaikan oleh drg. Murti Indrastuti, M.Kes., Sp.Pros., Subsp.PIKG(K) dalam kegiatan Kelas Implan Gigi yang berlangsung di Gedung Margono Soeradji  FKG UGM Lantai 2, Rabu (24/6/2026).

Dalam pemaparannya, drg. Murti menjelaskan bahwa perkembangan teknologi kedokteran gigi telah menghadirkan berbagai pilihan material restorasi yang dapat digunakan pada kasus implantologi. Namun, setiap material memiliki karakteristik berbeda sehingga pemilihannya harus disesuaikan dengan kebutuhan klinis masing-masing pasien.

“Tidak ada satu material yang ideal untuk semua kasus. Dokter harus mempertimbangkan kekuatan, akurasi, estetika, ketahanan fraktur, hingga kondisi pasien sebelum menentukan jenis restorasi yang akan digunakan,” ujarnya.

Sebagai pakar prostodonsia, drg. Murti menekankan pentingnya memahami sifat mekanis dan biologis dari setiap bahan restorasi. Ia menjelaskan bahwa material seperti porselen, zirconia, resin, hingga berbagai jenis keramik modern memiliki kelebihan dan keterbatasan yang perlu dipertimbangkan secara menyeluruh.

Menurutnya, aspek estetika sering menjadi perhatian utama pasien, terutama pada area anterior. Namun, faktor kekuatan material dan kemampuan menahan beban kunyah tetap harus menjadi prioritas agar restorasi dapat bertahan dalam jangka panjang.

Dalam sesi tersebut, peserta juga diajak memahami perkembangan teknologi restorasi berbasis digital yang kini semakin banyak digunakan di laboratorium dan praktik kedokteran gigi. Teknologi tersebut memungkinkan pembuatan restorasi dengan tingkat presisi yang lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan akurasi pemasangan dan kenyamanan pasien.

Selain itu, drg. Murti mengulas penggunaan berbagai jenis keramik modern, termasuk material berbasis zirconia yang saat ini menjadi salah satu pilihan populer dalam restorasi implantologi. Material tersebut dinilai memiliki kombinasi kekuatan dan estetika yang baik, meskipun tetap memerlukan desain dan teknik pengerjaan yang tepat untuk menghindari risiko kerusakan restorasi.

“Pemilihan material tidak bisa hanya berdasarkan tren. Semua harus kembali pada kebutuhan klinis, kondisi pasien, dan tujuan perawatan yang ingin dicapai,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa evaluasi restorasi harus dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan aspek biomekanik, fungsi pengunyahan, estetika, serta kemungkinan komplikasi yang dapat muncul selama penggunaan jangka panjang.

Melalui materi tersebut, peserta Kelas Implan Gigi diharapkan mampu memahami prinsip-prinsip restorasi implantologi secara komprehensif sehingga dapat merencanakan rehabilitasi pasien secara lebih tepat, efektif, dan berorientasi pada keberhasilan jangka panjang.

Reporter: Anny Anggraini , Fotografer: Anny Anggraini, Redaksi: Andri Wicaksono)

Tags

Bagikan Berita

Berita Terkait
26 Juni 2026

Komplikasi dan Strategi Pencegahan Kegagalan Implan Gigi di Kelas Implan FKG UGM

26 Juni 2026

Pemilihan Material & Restorasi Implan Untuk Keberhasilan Jangka Panjang

26 Juni 2026

Perawatan Pasca Implan Jadi Faktor Penentu Keberhasilan Jangka Panjang

id_ID