Berita

/

Berita Terbaru

Merajut Senyum Setara untuk Semua

Upaya menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif kembali digaungkan melalui kegiatan bertajuk “Senyum Setara untuk Semua”, hasil kolaborasi Posbindu Sejiwa dan Fakultas Kedokteran Gigi UGM. Kegiatan ini digelar di Aula Puskesmas Kraton dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 (13/04/2026).

Kegiatan ini secara khusus menyasar penyintas skizofrenia atau Orang dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) yang berada dalam pembinaan puskesmas, termasuk pendamping atau caregiver mereka. Fokus utama kegiatan adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan rongga mulut, terutama bagi kelompok rentan yang kerap luput dari akses layanan kesehatan optimal.

Edukasi Preventif untuk Kelompok Rentan

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan penyuluhan mengenai kebersihan rongga mulut sebagai langkah promotif dan preventif. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami, sekaligus memberi ruang bagi peserta untuk mengajukan pertanyaan terkait hal-hal yang belum mereka pahami.

Program ini lahir dari keprihatinan terhadap masih rendahnya perhatian terhadap kesehatan gigi pada kelompok disabilitas psikososial. Padahal, kesehatan rongga mulut memiliki peran penting dalam kualitas hidup secara keseluruhan, termasuk aspek sosial dan psikologis.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga pengalaman belajar yang lebih inklusif dan empati.

Dorongan Kolaborasi Berkelanjutan

Kepala Puskesmas Kraton, dr. Deo Hadi Nanda, dalam sambutannya menekankan pentingnya keberlanjutan program serupa. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai layanan sesaat, melainkan menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang yang lebih sistematis.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat terbangun edukasi berkelanjutan, pendampingan keluarga, serta peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang inklusif dan ramah bagi kelompok rentan,” ujarnya.

Lebih jauh, dr. Deo juga menyoroti pentingnya kemitraan antara fasilitas kesehatan, institusi pendidikan, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan lain untuk menciptakan sistem layanan kesehatan yang lebih merata dan berkeadilan.

Komitmen Mewujudkan Layanan Kesehatan Inklusif

Kegiatan “Senyum Setara untuk Semua” menjadi refleksi bahwa layanan kesehatan tidak hanya soal pengobatan, tetapi juga soal keadilan akses dan penghormatan terhadap martabat setiap individu, termasuk mereka yang hidup dengan disabilitas psikososial.

Dengan keterlibatan akademisi FKG UGM, tenaga kesehatan, serta komunitas, program ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi yang dapat direplikasi di wilayah lain.  Kegiatan ini menegaskan satu hal, senyum yang sehat adalah hak semua orang.

(Kontributor Pemberitaan: drg. Kadek Gede Putra Wibawa, MDSc, Redaksi: Andri Wicaksono, S.Sos., M.I.Kom)

Tags

Bagikan Berita

Berita Terkait
14 April 2026

Menjadi ‘Manusia’ Menuju Profesi Dokter Gigi

13 April 2026

Halo…Hai…Tendik Juga Stakeholder…

13 April 2026

Abitoni, The Elite Guardian of FKG UGM

id_ID