Berita

/

Berita Terbaru, SDG 10, SDG 17, SDG 3

Mulai Hari Ini, BKGN di FKG UGM & RSGM UGM Prof. Soedomo Hadir dengan Beragam Layanan Gigi dan Gusi untuk Semua Kalangan

Yogyakarta, (1/12), Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2025 resmi dibuka dan kembali menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan gigi dan mulut secara lebih mudah, terjangkau, bahkan gratis. Sebagai program nasional yang dilaksanakan serentak di berbagai Fakultas Kedokteran Gigi dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut di seluruh Indonesia, hari ini BKGN hadir di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM), dan RSGM UGM Prof. Soedomo untuk memperluas akses layanan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan gusi sejak dini.

Pembukaan acara berlangsung hangat, diiringi penyampaian informasi kepada para peserta mengenai alur pelayanan yang akan mereka dapatkan. Mulai dari registrasi, pemeriksaan awal, hingga edukasi yang diberikan oleh dokter gigi, mahasiswa, dan tenaga kesehatan yang bertugas. Suasana kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat, baik dari kalangan anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga lansia yang ingin memeriksakan kondisi kesehatan gigi dan gusinya.

Ragam Layanan Gigi dan Gusi yang Tersedia di BKGN 2025

Salah satu daya tarik utama BKGN 2025 adalah kelengkapan layanan yang disediakan, mencakup pencegahan, pemeriksaan, hingga tindakan perawatan dasar. Berikut layanan yang dapat dinikmati oleh masyarakat:

1. Pemeriksaan Kesehatan Gigi dan Gusi

Pada tahap awal, peserta akan menjalani pemeriksaan menyeluruh oleh dokter gigi untuk mengetahui kondisi rongga mulut, termasuk gigi berlubang, karang gigi, gingivitis, maupun tanda-tanda penyakit gusi.

2. Pemeriksaan Kebersihan Mulut dan Edukasi Oral Hygiene

Peserta mendapatkan penjelasan mengenai teknik menyikat gigi yang benar, cara merawat gusi, serta kebiasaan harian yang perlu diperhatikan untuk mencegah kerusakan gigi. Edukasi ini menjadi salah satu fondasi penting dalam upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.

3. Scaling atau Pembersihan Karang Gigi

Bagi peserta yang membutuhkan, tindakan scaling disediakan untuk membersihkan plak dan kalkulus yang tidak bisa hilang dengan sikat gigi biasa. Layanan ini sangat diminati karena langsung memberikan manfaat pada kesehatan gusi.

4. Penambalan Sederhana (Filling)

Untuk gigi berlubang ringan hingga sedang, tersedia layanan penambalan sebagai tindakan pencegahan agar kerusakan tidak semakin parah.

5. Konsultasi Kesehatan Gigi Anak

Bagi orang tua yang membawa anak, BKGN juga membuka layanan pemeriksaan gigi anak, edukasi makanan sehat, serta deteksi dini masalah kesehatan gigi pada usia tumbuh kembang.

6. Penyuluhan Kesehatan Mulut bagi Semua Kelompok Usia

Penyuluhan diberikan melalui berbagai media, mulai dari poster, video, hingga demonstrasi langsung. Materi edukasi dibuat interaktif agar mudah dipahami oleh peserta dari berbagai latar belakang.

Mengapa Layanan Ini Penting?

Banyak masyarakat yang hanya memeriksakan gigi ketika sudah terasa sakit. Padahal, penyakit gusi – seperti gingivitis dan periodontitis – sering kali berkembang secara perlahan tanpa gejala berarti di awal. Jika tidak ditangani, penyakit ini dapat berdampak pada kesehatan umum, termasuk risiko penyakit jantung dan diabetes.

Melalui BKGN 2025, masyarakat diajak untuk menyadari bahwa gigi dan gusi yang sehat adalah fondasi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Pemeriksaan rutin dan edukasi yang tepat menjadi kunci untuk mencegah masalah kesehatan yang lebih serius di kemudian hari.

Peran Kampus dan Tenaga Kesehatan dalam Mewujudkan Senyum Indonesia

Pelaksanaan BKGN tidak hanya menjadi bentuk layanan kepada masyarakat, tetapi juga wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian masyarakat. Dokter gigi, dosen, mahasiswa, hingga tenaga kesehatan berkolaborasi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Selain memberikan dampak langsung melalui layanan klinis, kegiatan ini juga membangun interaksi positif antara kampus dan masyarakat, serta meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam berkomunikasi, melayani, dan memberi edukasi kesehatan.

Dukungan BKGN 2025  terhadap SDGs Indonesia

BKGN 2025 berkontribusi langsung pada upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia, terutama dalam mendorong akses layanan kesehatan yang lebih merata melalui peningkatan pemeriksaan dan edukasi kesehatan gigi bagi masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini juga membuka kesempatan layanan yang inklusif bagi seluruh kalangan, sehingga membantu mengurangi ketimpangan akses terhadap perawatan kesehatan dasar. Selain itu, kolaborasi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, lembaga profesi, dan mitra penyelenggara menguatkan kerja sama lintas sektor yang menjadi kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan di bidang kesehatan masyarakat.

Dengan demikian, pelaksanaan BKGN tidak hanya memberikan manfaat langsung pada kesehatan masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian agenda pembangunan nasional berkelanjutan.

Senyum Sehat untuk Masa Depan

Melalui rangkaian layanan yang lengkap dan edukatif, BKGN 2025 kembali menegaskan komitmen untuk meningkatkan kesehatan gigi dan gusi masyarakat Indonesia. Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan mulut mereka, sekaligus menjadi momen penting untuk mengedukasi generasi yang lebih peduli pada kebersihan dan kesehatan diri.

Dengan tersedianya layanan berkualitas untuk semua kalangan, BKGN 2025 tidak hanya membuka pintu layanan kesehatan, tetapi juga membuka jalan menuju masyarakat yang lebih sehat, lebih sadar, dan tentu saja, lebih tersenyum.

 

Penulis: Dody Hendro W | Foto: Fajar Budi Harsakti

Berita lainnya: BKGN 2025 Resmi Dibuka! Unilever–Pepsodent dan FKG UGM Targetkan 690 Masyarakat Terlayani

Tags

Bagikan Berita

Berita Terkait
12 Januari 2026

Dies Natalis ke-78 FKG UGM: Dari Jalan Sehat hingga Transformasi Kesehatan Gigi Berbasis Sociopreneurship

12 Januari 2026

78 Tahun FKG UGM ‘Meretas’ Air Hujan Menjadi Air Minum, Dorong Kampus Hijau Ramah Lingkungan

12 Januari 2026

International Undergraduate Program (IUP) in Dentistry

id_ID