Berita

/

Artikel, Berita Terbaru, SDG 17, SDG 3, SDG 4

Hubungan Diabetes Mellitus dengan Keparahan Penyakit Periodontal

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Selain komplikasi sistemik seperti neuropati, nefropati, dan retinopati, DM juga berkaitan erat dengan kondisi kesehatan mulut, khususnya periodontitis.

Periodontitis adalah peradangan kronis jaringan penyangga gigi akibat infeksi bakteri yang menyebabkan destruksi tulang alveolar dan ligamen periodontal. Penelitian telah menunjukkan adanya hubungan timbal balik antara DM dan periodontitis, di mana masing-masing memperburuk kondisi yang lain.

Mekanisme Hubungan DM dan Periodontitis

Penderita DM, terutama yang tidak terkontrol, mengalami gangguan sistem imun dan penyembuhan luka. Kondisi ini menyebabkan peningkatan:

  • Respon inflamasi terhadap plak bakteri
  • Produksi sitokin pro-inflamasi seperti IL-1β dan TNF-α
  • Akumulasi Advanced Glycation End Products (AGEs) yang merusak jaringan periodontal

Sebagaimana dinyatakan dalam artikel pada sebuah Jurnal MKGK FKG UGM yang ditulis oleh, Bondan Purbowati, Aris Aji Kurniawan yang menyatakan bahwa hiperglikemia kronis pada pasien diabetes menyebabkan gangguan dalam sistem imun, memperparah respon inflamasi, dan meningkatkan kerentanan terhadap infeksi periodontal.

Keparahan Periodontitis pada Pasien Diabetes

Pasien DM lebih mungkin mengalami:

  • Gingiva berdarah
  • Kedalaman poket yang lebih dalam
  • Resesi gingiva
  • Mobilitas gigi
  • Kehilangan gigi lebih cepat

Prevalensi dan keparahan periodontitis lebih tinggi ditemukan pada pasien dengan diabetes melitus dibandingkan dengan individu non-diabetik. Hal ini menegaskan bahwa DM adalah faktor risiko signifikan untuk periodontitis kronis yang lebih parah dan progresif.

Implikasi Klinis

  • Periodontitis pada pasien DM dapat mengganggu kontrol glikemik, menciptakan siklus negatif yang saling memperburuk.
  • Perawatan periodontal rutin penting untuk meningkatkan kontrol metabolik pasien DM.
  • Dokter gigi dan dokter umum perlu bekerja sama dalam pemantauan dan manajemen komprehensif pasien diabetik.

***

Terdapat hubungan dua arah antara Diabetes Mellitus dan periodontitis, di mana masing-masing dapat memperburuk kondisi lainnya. Dengan demikian, manajemen periodontitis harus menjadi bagian dari perawatan rutin penderita DM, baik untuk kesehatan mulut maupun kesehatan sistemik secara keseluruhan.

Referensi
MKGK, Bondan Purbowati, Aris Aji Kurniawan, Periodontitis kronis pada pasien dengan penyakit diabetes melitus, https://journal.ugm.ac.id/mkgk/article/view/37775

Penulis: Rizky B. Hendrawan | Editor: drg. Aulia Ayub, Sp.Ort
Foto: Freepik

Tags

Bagikan Berita

Berita Terkait
13 Januari 2026

FKG UGM Menerima Kunjungan Studi Banding FKG UNISULA, Bahas Rencana Pendirian Prodi Spesialis Kedokteran Gigi Anak

12 Januari 2026

Dies Natalis ke-78 FKG UGM: Dari Jalan Sehat hingga Transformasi Kesehatan Gigi Berbasis Sociopreneurship

12 Januari 2026

78 Tahun FKG UGM ‘Meretas’ Air Hujan Menjadi Air Minum, Dorong Kampus Hijau Ramah Lingkungan

id_ID