{"id":20818,"date":"2026-07-21T09:14:31","date_gmt":"2026-07-21T02:14:31","guid":{"rendered":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/?p=20818"},"modified":"2026-07-21T09:14:33","modified_gmt":"2026-07-21T02:14:33","slug":"olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/","title":{"rendered":"Olahraga Setelah Cabut Gigi? Riset drg. Kadek Buktikan Ada Bedanya"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Selama ini, pasien yang baru mencabut gigi selalu disarankan hal yang sama: istirahat, hindari kumur keras, jangan merokok. Tapi ada satu faktor yang jarang masuk dalam percakapan antara dokter dan pasien, yaitu kebiasaan berolahraga. Apakah tubuh yang terlatih secara aerobik menyembuhkan luka soket gigi lebih baik? drg. Kadek Gede Putra Wibawa, MDSc, dari Universitas Airlangga, menggali pertanyaan itu lewat penelitian eksperimental yang hasilnya cukup mengejutkan.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kolagen, Penyembuhan, dan Rahasia di Balik Soket Gigi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah gigi dicabut, tubuh langsung bekerja keras. Soket yang ditinggalkan bukan sekadar lubang kosong. Di sana terjadi serangkaian proses biologis yang rumit: pembekuan darah, peradangan, proliferasi sel, hingga remodeling jaringan. Salah satu aktor utama dalam proses ini adalah kolagen, protein struktural yang menjadi &#8220;rangka&#8221; bagi jaringan baru yang tumbuh mengisi soket.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepadatan kolagen di area soket pasca-pencabutan menjadi penanda penting seberapa cepat dan seberapa baik luka itu menutup. Kolagen yang terbentuk dengan baik berarti jaringan ikat yang kuat, risiko komplikasi seperti <em>dry socket<\/em> lebih rendah, dan proses penyembuhan yang berjalan sesuai jalurnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertanyaan yang diajukan drg. Kadek sederhana tapi tajam: apakah jenis latihan fisik, aerobik versus anaerobik interval, memberikan pengaruh berbeda terhadap kepadatan kolagen di soket gigi pasca-pencabutan?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tikus, Renang, dan Pengukuran yang Teliti<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian ini menggunakan tikus Wistar (<em>Rattus norvegicus<\/em>) sebagai model hewan, sebuah pilihan yang lazim dalam studi penyembuhan luka karena fisiologi dasarnya memiliki kemiripan dengan manusia. Hewan-hewan ini dibagi ke dalam kelompok perlakuan: ada yang menjalani latihan aerobik kontinyu, ada yang dilatih dengan metode interval anaerobik, dan ada kelompok kontrol tanpa latihan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Protokol latihan dilakukan dengan renang terstandar, metode yang sudah mapan dalam penelitian fisiologi olahraga pada hewan. Setelah pencabutan gigi, jaringan soket diambil dan diperiksa secara histologis menggunakan pewarnaan khusus untuk mengidentifikasi dan mengukur kepadatan serat kolagen. Teknik ini memungkinkan peneliti melihat langsung bagaimana struktur jaringan terbentuk di tingkat seluler.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasilnya menunjukkan perbedaan yang bermakna. Kelompok yang menjalani latihan aerobik intensitas sedang memperlihatkan kepadatan kolagen yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Latihan aerobik meningkatkan suplai oksigen ke jaringan, memacu aktivitas fibroblas, dan mendukung angiogenesis, yaitu pembentukan pembuluh darah baru yang membawa nutrisi ke lokasi luka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>&#8220;Latihan fisik, khususnya aerobik, dapat mengakselerasi penyembuhan luka melalui peningkatan oksigenasi jaringan dan stimulasi sel-sel yang bertanggung jawab dalam sintesis kolagen.&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, latihan anaerobik interval yang intens justru cenderung memicu produksi spesies oksigen reaktif (<em>reactive oxygen species<\/em>) berlebih, yang pada kadar tinggi bisa menghambat, bukan mempercepat, proses penyembuhan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Implikasi untuk Pasien dan Praktik Klinis<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Temuan ini relevan jauh melampaui laboratorium. Data Riset Kesehatan Dasar Kemenkes menunjukkan bahwa pencabutan gigi adalah salah satu tindakan gigi yang paling sering dilakukan di Indonesia. Artinya, ada jutaan soket gigi yang sedang dalam proses penyembuhan setiap harinya, dan faktor gaya hidup seperti kebiasaan olahraga pasien selama ini nyaris tidak pernah masuk dalam pertimbangan klinis pasca-tindakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian drg. Kadek membuka percakapan baru: mungkin sudah saatnya edukasi pasca-pencabutan tidak hanya soal pantangan makanan atau larangan merokok, tapi juga tentang jenis aktivitas fisik yang mendukung pemulihan. Bukan sembarang olahraga, tapi yang terstruktur dan sesuai intensitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentu, ada jarak antara temuan pada hewan percobaan dan aplikasi langsung pada manusia. Penelitian lanjutan dengan subjek manusia, variabel yang lebih kompleks, dan periode pengamatan lebih panjang masih dibutuhkan. Namun fondasi biologisnya sudah ada: tubuh yang aktif secara aerobik, dengan sistem kardiovaskular yang lebih efisien dan suplai oksigen yang lebih baik ke jaringan perifer, tampaknya memiliki kapasitas penyembuhan yang lebih optimal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di ruang praktik dokter gigi, pertanyaan &#8220;apakah Anda rutin berolahraga?&#8221; mungkin suatu hari akan menjadi bagian standar dari anamnesis sebelum pencabutan gigi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber DOI : &#8211;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis : Anny Anggraini , drg. Achmad Zam Zam Aghasy, M.Kes.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Foto : Pexels<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selama ini, pasien yang baru mencabut gigi selalu disarankan hal yang sama: istirahat, hindari kumur keras, jangan merokok. Tapi ada satu faktor yang jarang masuk dalam percakapan antara dokter dan pasien, yaitu kebiasaan berolahraga. Apakah tubuh yang terlatih secara aerobik menyembuhkan luka soket gigi lebih baik? drg. Kadek Gede Putra Wibawa, MDSc, dari Universitas Airlangga, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":615,"featured_media":20819,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[359,136],"tags":[298,307,289,291,297],"class_list":["post-20818","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita-terbaru","tag-sdg-10-mengurangi-ketidaksetaraan","tag-sdg-17-kemitraan-untuk-mencapai-tujuan","tag-sdg-3-kesehatan-dan-kesejahteraan-yang-baik","tag-sdg-4-pendidikan-berkualitas","tag-sdg-9-industri-inovasi-dan-infrastruktur"],"gutentor_comment":0,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Olahraga Setelah Cabut Gigi? Riset drg. Kadek Buktikan Ada Bedanya - Fakultas Kedokteran Gigi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Olahraga Setelah Cabut Gigi? Riset drg. Kadek Buktikan Ada Bedanya - Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Selama ini, pasien yang baru mencabut gigi selalu disarankan hal yang sama: istirahat, hindari kumur keras, jangan merokok. Tapi ada satu faktor yang jarang masuk dalam percakapan antara dokter dan pasien, yaitu kebiasaan berolahraga. Apakah tubuh yang terlatih secara aerobik menyembuhkan luka soket gigi lebih baik? drg. Kadek Gede Putra Wibawa, MDSc, dari Universitas Airlangga, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-21T02:14:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-21T02:14:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Screenshot-2026-07-21-091354.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"395\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\"},\"headline\":\"Olahraga Setelah Cabut Gigi? Riset drg. Kadek Buktikan Ada Bedanya\",\"datePublished\":\"2026-07-21T02:14:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-21T02:14:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\\\/\"},\"wordCount\":598,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/Screenshot-2026-07-21-091354.png\",\"keywords\":[\"SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan\",\"SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan\",\"SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik\",\"SDG 4: Pendidikan Berkualitas\",\"SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur\"],\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Berita Terbaru\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\\\/\",\"name\":\"Olahraga Setelah Cabut Gigi? Riset drg. Kadek Buktikan Ada Bedanya - Fakultas Kedokteran Gigi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/Screenshot-2026-07-21-091354.png\",\"datePublished\":\"2026-07-21T02:14:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-21T02:14:33+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/Screenshot-2026-07-21-091354.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/Screenshot-2026-07-21-091354.png\",\"width\":576,\"height\":395},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Olahraga Setelah Cabut Gigi? Riset drg. Kadek Buktikan Ada Bedanya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"description\":\"Universitas Gadjah Mada\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"width\":248,\"height\":257,\"caption\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/p\\\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fkgugm\\\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@ugmfkg2266\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\",\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"achmadzamzamaghasy\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/en\\\/author\\\/achmadzamzamaghasy\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Olahraga Setelah Cabut Gigi? Riset drg. Kadek Buktikan Ada Bedanya - Fakultas Kedokteran Gigi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Olahraga Setelah Cabut Gigi? Riset drg. Kadek Buktikan Ada Bedanya - Fakultas Kedokteran Gigi","og_description":"Selama ini, pasien yang baru mencabut gigi selalu disarankan hal yang sama: istirahat, hindari kumur keras, jangan merokok. Tapi ada satu faktor yang jarang masuk dalam percakapan antara dokter dan pasien, yaitu kebiasaan berolahraga. Apakah tubuh yang terlatih secara aerobik menyembuhkan luka soket gigi lebih baik? drg. Kadek Gede Putra Wibawa, MDSc, dari Universitas Airlangga, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/","og_site_name":"Fakultas Kedokteran Gigi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","article_published_time":"2026-07-21T02:14:31+00:00","article_modified_time":"2026-07-21T02:14:33+00:00","og_image":[{"width":576,"height":395,"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Screenshot-2026-07-21-091354.png","type":"image\/png"}],"author":"achmadzamzamaghasy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"achmadzamzamaghasy","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/"},"author":{"name":"achmadzamzamaghasy","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d"},"headline":"Olahraga Setelah Cabut Gigi? Riset drg. Kadek Buktikan Ada Bedanya","datePublished":"2026-07-21T02:14:31+00:00","dateModified":"2026-07-21T02:14:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/"},"wordCount":598,"publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Screenshot-2026-07-21-091354.png","keywords":["SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan","SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan","SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik","SDG 4: Pendidikan Berkualitas","SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur"],"articleSection":["Artikel","Berita Terbaru"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/","name":"Olahraga Setelah Cabut Gigi? Riset drg. Kadek Buktikan Ada Bedanya - Fakultas Kedokteran Gigi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Screenshot-2026-07-21-091354.png","datePublished":"2026-07-21T02:14:31+00:00","dateModified":"2026-07-21T02:14:33+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/#primaryimage","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Screenshot-2026-07-21-091354.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Screenshot-2026-07-21-091354.png","width":576,"height":395},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/olahraga-setelah-cabut-gigi-riset-drg-kadek-buktikan-ada-bedanya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Olahraga Setelah Cabut Gigi? Riset drg. Kadek Buktikan Ada Bedanya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","name":"Faculty of Dentistry","description":"Universitas Gadjah Mada","publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization","name":"Faculty of Dentistry","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","width":248,"height":257,"caption":"Fakultas Kedokteran Gigi"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","https:\/\/www.instagram.com\/fkgugm\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA","https:\/\/www.youtube.com\/@ugmfkg2266"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d","name":"achmadzamzamaghasy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","caption":"achmadzamzamaghasy"},"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/author\/achmadzamzamaghasy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/615"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20818"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20818\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20820,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20818\/revisions\/20820"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20819"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}