{"id":20716,"date":"2026-07-20T09:27:04","date_gmt":"2026-07-20T02:27:04","guid":{"rendered":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/?p=20716"},"modified":"2026-07-20T09:27:05","modified_gmt":"2026-07-20T02:27:05","slug":"rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/","title":{"rendered":"Rasa Takut Sebelum Foto Rontgen Gigi: Usia dan Frekuensi Pemeriksaan Jadi Kunci Utama Kecemasan Mahasiswa Kedokteran Gigi"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bayangkan seorang mahasiswa kedokteran gigi tahun pertama yang diminta menjalani pemeriksaan radiografi untuk pertama kalinya. Mesin rontgen yang belum pernah ia lihat dari dekat, film kecil yang harus digigit di dalam mulut, dan bayang-bayang paparan radiasi yang belum ia pahami benar \u2014 semua itu ternyata cukup untuk memicu kecemasan nyata, bahkan pada mahasiswa yang sedang belajar ilmu gigi itu sendiri.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah salah satu temuan menarik dari penelitian yang dilakukan oleh tim Departemen Radiologi Dentomaxillofasial Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada, dipimpin oleh drg. Ryna Dwi Yanuaryska, Ph.D. Studi ini dipublikasikan dalam <em>Malaysian Journal of Medicine and Health Sciences<\/em> edisi September 2023, dan menjadi penelitian pertama yang secara spesifik memetakan faktor-faktor penyebab kecemasan mahasiswa kedokteran gigi terhadap prosedur pemeriksaan radiografi gigi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Rontgen Gigi Pun Bisa Membuat Cemas<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kecemasan saat berada di kursi dokter gigi bukan hal baru. Di Indonesia, prevalensinya mencapai 22% \u2014 lebih tinggi dari rata-rata global. Yang kerap luput dari perhatian adalah kecemasan yang muncul bukan dari bor atau jarum suntik, melainkan dari prosedur yang tampaknya lebih &#8220;ringan&#8221;: foto rontgen gigi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian ini dilakukan dengan desain <em>cross-sectional<\/em> pada 355 mahasiswa kedokteran gigi UGM dari tiga jenjang pendidikan: mahasiswa tahun pertama, tahun kedua, dan mahasiswa klinik (ko-ass). Data dikumpulkan sepanjang September 2021 melalui kuesioner daring yang mencakup pertanyaan tentang pengetahuan radiologi, tingkat kecemasan, dan pengalaman pemeriksaan radiografi sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari 355 responden, hanya 183 yang pernah menjalani pemeriksaan radiografi dan melanjutkan ke bagian kuesioner kecemasan. Hasilnya? Sebagian besar mahasiswa berada pada kategori kecemasan rendah (44,51%), diikuti tanpa kecemasan (40,11%). Namun angka ini menyimpan cerita yang lebih kompleks di baliknya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Semakin Muda, Semakin Cemas<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Analisis regresi linier berganda mengungkap dua faktor utama yang paling konsisten memengaruhi tingkat kecemasan: usia dan frekuensi pemeriksaan radiografi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mahasiswa yang lebih muda, khususnya kelompok usia 17\u201320 tahun, menunjukkan tingkat kecemasan tertinggi. Setiap kenaikan satu tahun usia, skor kecemasan turun rata-rata 5,7 poin. Penjelasannya masuk akal secara psikologis: semakin bertambah usia, seseorang membangun mekanisme koping yang lebih matang dan pengalaman positif yang lebih banyak untuk mengimbangi ketakutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Temuan yang tak kalah menarik datang dari frekuensi pemeriksaan. Mahasiswa yang baru pertama kali menjalani rontgen gigi mencatat skor kecemasan paling tinggi. Setiap tambahan satu kali pengalaman pemeriksaan, skor kecemasan turun sekitar 1,74 poin. Artinya, semakin sering seseorang menjalani prosedur ini, semakin ia terbiasa dan semakin reda rasa takutnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>&#8220;Usia dan frekuensi pemeriksaan radiografi merupakan faktor paling kuat dan konsisten dalam memprediksi kecemasan mahasiswa terhadap pemeriksaan radiografi gigi.&#8221; \u2014 drg. Ryna Dwi Yanuaryska, Ph.D., Malaysian Journal of Medicine and Health Sciences, 2023<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengetahuan Radiologi: Perlu, tapi Belum Cukup<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu pertanyaan sentral penelitian ini adalah apakah pengetahuan tentang risiko dan proteksi radiasi berpengaruh pada kecemasan. Hasilnya mengejutkan: meskipun ada korelasi negatif antara skor pengetahuan dan tingkat kecemasan, hubungan ini tidak signifikan secara statistik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mahasiswa klinik memang memiliki skor pengetahuan radiologi tertinggi dibandingkan mahasiswa tahun pertama dan kedua \u2014 sesuai dengan jam belajar mereka yang jauh lebih banyak. Namun pengetahuan itu saja tidak cukup untuk secara langsung meredakan kecemasan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Para peneliti menduga perbedaan ini muncul karena seluruh responden berasal dari satu institusi dengan latar belakang pendidikan serupa. Untuk melihat dampak nyata pengetahuan terhadap kecemasan, perlu ada populasi yang lebih beragam, termasuk mereka yang memiliki tingkat pendidikan lebih rendah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Faktor lain seperti jenis kelamin, teknik radiografi (intraoral atau ekstraoral), dan kehadiran pendamping saat pemeriksaan ternyata tidak menunjukkan korelasi signifikan dengan kecemasan. Ini menandakan bahwa kecemasan terhadap rontgen gigi bersifat lebih personal dan terikat pada pengalaman individual, bukan semata soal kondisi sosial atau teknis prosedur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Artinya bagi Praktik Klinis?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Temuan ini membawa implikasi langsung bagi para operator radiografi dan klinisi. Mahasiswa muda yang baru pertama kali menjalani rontgen gigi memerlukan perhatian ekstra: penjelasan prosedur yang rinci, komunikasi yang menenangkan, dan pendekatan yang empatik sebelum pemeriksaan dimulai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian ini juga menegaskan bahwa pengalaman berulang yang positif adalah investasi jangka panjang. Bukan sekadar soal teknis foto gigi, melainkan soal bagaimana pasien membangun kepercayaan terhadap prosedur medis secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Studi ini memang memiliki keterbatasan: dilakukan di satu institusi, dengan proporsi perempuan jauh lebih besar (86,5%), dan model regresi terbaik hanya mampu menjelaskan 7% dari total variasi kecemasan. Artinya, 93% sisanya masih menunggu untuk dieksplorasi oleh penelitian-penelitian berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di balik angka-angka itu ada pertanyaan yang tetap menggantung: apa sebenarnya yang paling ditakuti seseorang saat memasuki ruang rontgen \u2014 mesinnya, radiasinya, atau ketidaktahuannya sendiri?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber DOI : <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.47836\/mjmhs.v19i5.778\">https:\/\/doi.org\/10.47836\/mjmhs.v19i5.778<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis : Anny Anggraini , drg. Achmad Zam Zam Aghasy, M.Kes.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Foto : Freepik <\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bayangkan seorang mahasiswa kedokteran gigi tahun pertama yang diminta menjalani pemeriksaan radiografi untuk pertama kalinya. Mesin rontgen yang belum pernah ia lihat dari dekat, film kecil yang harus digigit di dalam mulut, dan bayang-bayang paparan radiasi yang belum ia pahami benar \u2014 semua itu ternyata cukup untuk memicu kecemasan nyata, bahkan pada mahasiswa yang sedang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":615,"featured_media":20717,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[359,136],"tags":[298,307,289,291,297],"class_list":["post-20716","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita-terbaru","tag-sdg-10-mengurangi-ketidaksetaraan","tag-sdg-17-kemitraan-untuk-mencapai-tujuan","tag-sdg-3-kesehatan-dan-kesejahteraan-yang-baik","tag-sdg-4-pendidikan-berkualitas","tag-sdg-9-industri-inovasi-dan-infrastruktur"],"gutentor_comment":0,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Rasa Takut Sebelum Foto Rontgen Gigi: Usia dan Frekuensi Pemeriksaan Jadi Kunci Utama Kecemasan Mahasiswa Kedokteran Gigi - Fakultas Kedokteran Gigi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rasa Takut Sebelum Foto Rontgen Gigi: Usia dan Frekuensi Pemeriksaan Jadi Kunci Utama Kecemasan Mahasiswa Kedokteran Gigi - Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bayangkan seorang mahasiswa kedokteran gigi tahun pertama yang diminta menjalani pemeriksaan radiografi untuk pertama kalinya. Mesin rontgen yang belum pernah ia lihat dari dekat, film kecil yang harus digigit di dalam mulut, dan bayang-bayang paparan radiasi yang belum ia pahami benar \u2014 semua itu ternyata cukup untuk memicu kecemasan nyata, bahkan pada mahasiswa yang sedang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-20T02:27:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-20T02:27:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/scared-girl-dentist-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\"},\"headline\":\"Rasa Takut Sebelum Foto Rontgen Gigi: Usia dan Frekuensi Pemeriksaan Jadi Kunci Utama Kecemasan Mahasiswa Kedokteran Gigi\",\"datePublished\":\"2026-07-20T02:27:04+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-20T02:27:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\\\/\"},\"wordCount\":725,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/scared-girl-dentist-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan\",\"SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan\",\"SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik\",\"SDG 4: Pendidikan Berkualitas\",\"SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur\"],\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Berita Terbaru\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\\\/\",\"name\":\"Rasa Takut Sebelum Foto Rontgen Gigi: Usia dan Frekuensi Pemeriksaan Jadi Kunci Utama Kecemasan Mahasiswa Kedokteran Gigi - Fakultas Kedokteran Gigi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/scared-girl-dentist-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2026-07-20T02:27:04+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-20T02:27:05+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/scared-girl-dentist-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/scared-girl-dentist-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rasa Takut Sebelum Foto Rontgen Gigi: Usia dan Frekuensi Pemeriksaan Jadi Kunci Utama Kecemasan Mahasiswa Kedokteran Gigi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"description\":\"Universitas Gadjah Mada\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"width\":248,\"height\":257,\"caption\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/p\\\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fkgugm\\\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@ugmfkg2266\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\",\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"achmadzamzamaghasy\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/en\\\/author\\\/achmadzamzamaghasy\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rasa Takut Sebelum Foto Rontgen Gigi: Usia dan Frekuensi Pemeriksaan Jadi Kunci Utama Kecemasan Mahasiswa Kedokteran Gigi - Fakultas Kedokteran Gigi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rasa Takut Sebelum Foto Rontgen Gigi: Usia dan Frekuensi Pemeriksaan Jadi Kunci Utama Kecemasan Mahasiswa Kedokteran Gigi - Fakultas Kedokteran Gigi","og_description":"Bayangkan seorang mahasiswa kedokteran gigi tahun pertama yang diminta menjalani pemeriksaan radiografi untuk pertama kalinya. Mesin rontgen yang belum pernah ia lihat dari dekat, film kecil yang harus digigit di dalam mulut, dan bayang-bayang paparan radiasi yang belum ia pahami benar \u2014 semua itu ternyata cukup untuk memicu kecemasan nyata, bahkan pada mahasiswa yang sedang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/","og_site_name":"Fakultas Kedokteran Gigi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","article_published_time":"2026-07-20T02:27:04+00:00","article_modified_time":"2026-07-20T02:27:05+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/scared-girl-dentist-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"achmadzamzamaghasy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"achmadzamzamaghasy","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/"},"author":{"name":"achmadzamzamaghasy","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d"},"headline":"Rasa Takut Sebelum Foto Rontgen Gigi: Usia dan Frekuensi Pemeriksaan Jadi Kunci Utama Kecemasan Mahasiswa Kedokteran Gigi","datePublished":"2026-07-20T02:27:04+00:00","dateModified":"2026-07-20T02:27:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/"},"wordCount":725,"publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/scared-girl-dentist-scaled.jpg","keywords":["SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan","SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan","SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik","SDG 4: Pendidikan Berkualitas","SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur"],"articleSection":["Artikel","Berita Terbaru"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/","name":"Rasa Takut Sebelum Foto Rontgen Gigi: Usia dan Frekuensi Pemeriksaan Jadi Kunci Utama Kecemasan Mahasiswa Kedokteran Gigi - Fakultas Kedokteran Gigi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/scared-girl-dentist-scaled.jpg","datePublished":"2026-07-20T02:27:04+00:00","dateModified":"2026-07-20T02:27:05+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/#primaryimage","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/scared-girl-dentist-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/scared-girl-dentist-scaled.jpg","width":2560,"height":1707},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rasa-takut-sebelum-foto-rontgen-gigi-usia-dan-frekuensi-pemeriksaan-jadi-kunci-utama-kecemasan-mahasiswa-kedokteran-gigi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rasa Takut Sebelum Foto Rontgen Gigi: Usia dan Frekuensi Pemeriksaan Jadi Kunci Utama Kecemasan Mahasiswa Kedokteran Gigi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","name":"Faculty of Dentistry","description":"Universitas Gadjah Mada","publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization","name":"Faculty of Dentistry","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","width":248,"height":257,"caption":"Fakultas Kedokteran Gigi"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","https:\/\/www.instagram.com\/fkgugm\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA","https:\/\/www.youtube.com\/@ugmfkg2266"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d","name":"achmadzamzamaghasy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","caption":"achmadzamzamaghasy"},"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/author\/achmadzamzamaghasy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20716","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/615"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20716"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20716\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20718,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20716\/revisions\/20718"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20717"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20716"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20716"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20716"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}