{"id":20570,"date":"2026-07-17T09:45:40","date_gmt":"2026-07-17T02:45:40","guid":{"rendered":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/?p=20570"},"modified":"2026-07-17T09:45:42","modified_gmt":"2026-07-17T02:45:42","slug":"gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/","title":{"rendered":"Gigi Bungsu yang &#8220;Pingsan&#8221;: Peneliti FKG UGM Ungkap Fenomena Langka Melalui Kecerdasan Buatan"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bayangkan sebuah gigi tumbuh tegak lurus di usia remaja, tampak normal, lalu perlahan &#8220;rebah&#8221; ke samping hingga hampir berbaring mendatar. Bukan karena benturan, bukan karena dicabut. Ia bergerak sendiri, diam-diam, selama bertahun-tahun.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inilah yang disebut <em>fainting wisdom tooth<\/em>, atau &#8220;gigi bungsu yang pingsan&#8221; \u2014 sebuah fenomena erupsi langka yang untuk pertama kalinya berhasil diidentifikasi, dianalisis, dan dijelaskan secara ilmiah dalam sebuah studi longitudinal yang diterbitkan di <em>International Journal of Dentistry<\/em> pada 2025. Di balik penemuan ini ada nama drg. Rellyca Sola Gracea, Sp.RKG. Subsp.RDP(K), dosen Departemen Radiologi Kedokteran Gigi FKG Universitas Gadjah Mada, yang juga tengah menempuh riset doktoralnya di KU Leuven, Belgia.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Satu dari Dua Ratus Lima Puluh Pasien<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari basis data gabungan yang memuat rekam radiografi panoramik milik 11.932 pasien di Folktandv\u00e5rden Stockholm, Swedia, hanya 50 kasus yang memenuhi kriteria fenomena ini. Angkanya: 0,4 persen. Satu dari setiap 250 pasien dengan rahang bergigi lengkap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kecilnya angka itu justru menjadi tantangan tersendiri. Untuk menemukan 50 kasus tersebut secara manual dari hampir dua belas ribu rekam radiografi adalah pekerjaan yang hampir mustahil dilakukan dalam waktu yang masuk akal. Di sinilah kecerdasan buatan (AI) memainkan peran krusial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tim peneliti menggunakan <em>deep learning convolutional neural network<\/em> (CNN) yang sebelumnya telah tervalidasi secara klinis untuk mengukur sudut angulasi gigi molar secara otomatis pada foto panoramik. Model ini mampu mengukur angulasi gigi dengan akurasi 98,1 persen dalam batas kesalahan lima derajat. Dengan alat ini, ribuan radiografi dapat dianalisis secara sistematis, efisien, dan objektif, jauh melampaui kemampuan pengukuran manual.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap pasien memiliki dua foto panoramik: pertama diambil saat usia 8 hingga 15 tahun (T1), dan kedua saat usia 16 hingga 23 tahun (T2). Rentang waktu ini mencakup periode kritis pertumbuhan dan erupsi gigi bungsu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Dari 29 Derajat Menjadi 83 Derajat<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasilnya mengejutkan. Pada kelompok &#8220;pingsan&#8221;, angulasi median gigi bungsu bergerak dari 29 derajat di T1 menjadi 83 derajat di T2. Sebaliknya, kelompok kontrol dengan erupsi normal hampir tidak berubah: dari 18 derajat ke 20 derajat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pergeseran lebih dari 50 derajat dalam beberapa tahun, tanpa gejala yang selalu kentara, menjadikan fenomena ini berbahaya justru karena sifatnya yang senyap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Analisis regresi logistik mengidentifikasi beberapa faktor risiko utama. Yang paling menonjol adalah kedalaman gigi bungsu dalam tulang rahang (<em>tooth depth<\/em>), dengan <em>odds ratio<\/em> 0,1. Artinya, gigi yang posisinya lebih dalam justru lebih cenderung erupsi tegak lurus, bukan &#8220;pingsan&#8221;. Faktor lain yang bermakna secara statistik mencakup rasio ruang terhadap lebar mahkota yang lebih sempit, kedekatan yang berlebihan dengan gigi molar kedua, rasio CEJ\/apikal yang tinggi, serta perubahan sudut gonial yang meningkat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>&#8220;Gigi bungsu dengan posisi awal yang tampak baik ternyata bisa berubah arah sepenuhnya. Pemantauan dini melalui radiografi berkala menjadi sangat penting untuk mendeteksi pola ini sebelum komplikasi terjadi.&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Temuan ini menjadi lebih menarik dalam analisis <em>split-mouth<\/em>, yakni perbandingan antara sisi kiri dan kanan pada 16 pasien yang hanya mengalami fenomena &#8220;pingsan&#8221; di satu sisi rahang. Hasilnya: satu-satunya variabel yang berbeda secara signifikan antara sisi yang &#8220;pingsan&#8221; dan sisi yang normal adalah kedekatan gigi terhadap bidang oklusal, bukan angulasi awal. Ini mengisyaratkan bahwa bukan posisi sudut semata yang menentukan nasib gigi bungsu, melainkan keterbatasan ruang anatomis di sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Ini Penting bagi Klinisi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Implikasi klinis dari temuan ini tidak kecil. Selama ini, gigi bungsu yang tampak tegak pada usia remaja kerap dianggap aman dan tidak memerlukan perhatian khusus. Studi ini menunjukkan bahwa asumsi tersebut bisa keliru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Para peneliti merekomendasikan beberapa strategi pencegahan yang dapat diterapkan lebih awal: ekstraksi profilaktik sebelum pembentukan akar selesai jika pola &#8220;pingsan&#8221; sudah dapat diprediksi, manajemen ruang ortodontik untuk memperluas area retromolar, pemantauan radiografi lebih sering pada kasus berisiko tinggi, serta intervensi dini saat kemiringan mesial awal mulai terdeteksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Studi ini juga membuka diskusi tentang faktor anatomis lain yang selama ini kurang mendapat perhatian, termasuk pola pertumbuhan mandibula vertikal (<em>dolichofacial<\/em>) yang dikaitkan dengan sudut gonial tinggi dan ruang retromolar yang lebih sempit. Individu dengan pola wajah seperti ini, menurut penelitian sebelumnya, memiliki potensi remodeling tulang yang lebih rendah, sehingga ruang untuk erupsi tegak menjadi lebih terbatas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>AI Bukan Pengganti, Melainkan Perpanjangan Mata Klinisi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada satu hal yang konsisten ditekankan dalam studi ini: AI bukan untuk menggantikan penilaian klinis, melainkan untuk memperkuatnya. Tanpa alat berbasis <em>Deep learning<\/em>, mengidentifikasi 50 kasus dari hampir 12.000 pasien secara manual akan memakan waktu yang tidak realistis dan rentan terhadap variabilitas antarpenilai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan mengotomatisasi pengukuran angulasi, peneliti bisa fokus pada interpretasi dan pengambilan keputusan klinis. Model CNN yang digunakan dalam studi ini bahkan mampu bekerja empat kali lebih cepat dari pengukuran manual, dengan tingkat akurasi yang jauh lebih konsisten.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski demikian, peneliti mengakui keterbatasan studi ini. Seluruh subjek berasal dari pasien yang dirujuk untuk perawatan ortodontik, sehingga mungkin tidak merepresentasikan populasi umum. Radiografi panoramik juga memiliki keterbatasan inheren sebagai pencitraan dua dimensi. Penelitian prospektif dengan pencitraan tiga dimensi dan populasi yang lebih beragam menjadi agenda yang ditunggu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fenomena &#8220;gigi bungsu yang pingsan&#8221; mungkin hanya menyentuh sebagian kecil pasien. Tapi bagi mereka yang mengalaminya tanpa terdeteksi, konsekuensinya bisa jauh lebih berat: impaksi, kerusakan gigi molar kedua, atau infeksi yang seharusnya bisa dicegah jauh lebih awal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber DOI : <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1155\/ijod\/1932229\">https:\/\/doi.org\/10.1155\/ijod\/1932229<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis : Anny Anggraini , drg. Achmad Zam Zam Aghasy, M.Kes.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Foto : Pexels <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bayangkan sebuah gigi tumbuh tegak lurus di usia remaja, tampak normal, lalu perlahan &#8220;rebah&#8221; ke samping hingga hampir berbaring mendatar. Bukan karena benturan, bukan karena dicabut. Ia bergerak sendiri, diam-diam, selama bertahun-tahun. Inilah yang disebut fainting wisdom tooth, atau &#8220;gigi bungsu yang pingsan&#8221; \u2014 sebuah fenomena erupsi langka yang untuk pertama kalinya berhasil diidentifikasi, dianalisis, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":615,"featured_media":20571,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[359,136],"tags":[298,307,289,291,297],"class_list":["post-20570","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita-terbaru","tag-sdg-10-mengurangi-ketidaksetaraan","tag-sdg-17-kemitraan-untuk-mencapai-tujuan","tag-sdg-3-kesehatan-dan-kesejahteraan-yang-baik","tag-sdg-4-pendidikan-berkualitas","tag-sdg-9-industri-inovasi-dan-infrastruktur"],"gutentor_comment":0,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Gigi Bungsu yang &quot;Pingsan&quot;: Peneliti FKG UGM Ungkap Fenomena Langka Melalui Kecerdasan Buatan - Fakultas Kedokteran Gigi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gigi Bungsu yang &quot;Pingsan&quot;: Peneliti FKG UGM Ungkap Fenomena Langka Melalui Kecerdasan Buatan - Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bayangkan sebuah gigi tumbuh tegak lurus di usia remaja, tampak normal, lalu perlahan &#8220;rebah&#8221; ke samping hingga hampir berbaring mendatar. Bukan karena benturan, bukan karena dicabut. Ia bergerak sendiri, diam-diam, selama bertahun-tahun. Inilah yang disebut fainting wisdom tooth, atau &#8220;gigi bungsu yang pingsan&#8221; \u2014 sebuah fenomena erupsi langka yang untuk pertama kalinya berhasil diidentifikasi, dianalisis, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-17T02:45:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-17T02:45:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/pexels-karola-g-7195436-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\"},\"headline\":\"Gigi Bungsu yang &#8220;Pingsan&#8221;: Peneliti FKG UGM Ungkap Fenomena Langka Melalui Kecerdasan Buatan\",\"datePublished\":\"2026-07-17T02:45:40+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-17T02:45:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\\\/\"},\"wordCount\":836,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/pexels-karola-g-7195436-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan\",\"SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan\",\"SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik\",\"SDG 4: Pendidikan Berkualitas\",\"SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur\"],\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Berita Terbaru\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\\\/\",\"name\":\"Gigi Bungsu yang \\\"Pingsan\\\": Peneliti FKG UGM Ungkap Fenomena Langka Melalui Kecerdasan Buatan - Fakultas Kedokteran Gigi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/pexels-karola-g-7195436-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2026-07-17T02:45:40+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-17T02:45:42+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/pexels-karola-g-7195436-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/pexels-karola-g-7195436-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gigi Bungsu yang &#8220;Pingsan&#8221;: Peneliti FKG UGM Ungkap Fenomena Langka Melalui Kecerdasan Buatan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"description\":\"Universitas Gadjah Mada\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"width\":248,\"height\":257,\"caption\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/p\\\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fkgugm\\\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@ugmfkg2266\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\",\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"achmadzamzamaghasy\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/en\\\/author\\\/achmadzamzamaghasy\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gigi Bungsu yang \"Pingsan\": Peneliti FKG UGM Ungkap Fenomena Langka Melalui Kecerdasan Buatan - Fakultas Kedokteran Gigi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Gigi Bungsu yang \"Pingsan\": Peneliti FKG UGM Ungkap Fenomena Langka Melalui Kecerdasan Buatan - Fakultas Kedokteran Gigi","og_description":"Bayangkan sebuah gigi tumbuh tegak lurus di usia remaja, tampak normal, lalu perlahan &#8220;rebah&#8221; ke samping hingga hampir berbaring mendatar. Bukan karena benturan, bukan karena dicabut. Ia bergerak sendiri, diam-diam, selama bertahun-tahun. Inilah yang disebut fainting wisdom tooth, atau &#8220;gigi bungsu yang pingsan&#8221; \u2014 sebuah fenomena erupsi langka yang untuk pertama kalinya berhasil diidentifikasi, dianalisis, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/","og_site_name":"Fakultas Kedokteran Gigi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","article_published_time":"2026-07-17T02:45:40+00:00","article_modified_time":"2026-07-17T02:45:42+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/pexels-karola-g-7195436-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"achmadzamzamaghasy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"achmadzamzamaghasy","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/"},"author":{"name":"achmadzamzamaghasy","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d"},"headline":"Gigi Bungsu yang &#8220;Pingsan&#8221;: Peneliti FKG UGM Ungkap Fenomena Langka Melalui Kecerdasan Buatan","datePublished":"2026-07-17T02:45:40+00:00","dateModified":"2026-07-17T02:45:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/"},"wordCount":836,"publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/pexels-karola-g-7195436-scaled.jpg","keywords":["SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan","SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan","SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik","SDG 4: Pendidikan Berkualitas","SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur"],"articleSection":["Artikel","Berita Terbaru"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/","name":"Gigi Bungsu yang \"Pingsan\": Peneliti FKG UGM Ungkap Fenomena Langka Melalui Kecerdasan Buatan - Fakultas Kedokteran Gigi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/pexels-karola-g-7195436-scaled.jpg","datePublished":"2026-07-17T02:45:40+00:00","dateModified":"2026-07-17T02:45:42+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/#primaryimage","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/pexels-karola-g-7195436-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/pexels-karola-g-7195436-scaled.jpg","width":2560,"height":1707},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/gigi-bungsu-yang-pingsan-peneliti-fkg-ugm-ungkap-fenomena-langka-melalui-kecerdasan-buatan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gigi Bungsu yang &#8220;Pingsan&#8221;: Peneliti FKG UGM Ungkap Fenomena Langka Melalui Kecerdasan Buatan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","name":"Faculty of Dentistry","description":"Universitas Gadjah Mada","publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization","name":"Faculty of Dentistry","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","width":248,"height":257,"caption":"Fakultas Kedokteran Gigi"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","https:\/\/www.instagram.com\/fkgugm\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA","https:\/\/www.youtube.com\/@ugmfkg2266"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d","name":"achmadzamzamaghasy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","caption":"achmadzamzamaghasy"},"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/author\/achmadzamzamaghasy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20570","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/615"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20570"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20570\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20572,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20570\/revisions\/20572"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20571"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20570"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20570"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20570"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}