{"id":20404,"date":"2026-07-16T13:40:39","date_gmt":"2026-07-16T06:40:39","guid":{"rendered":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/?p=20404"},"modified":"2026-07-16T13:40:42","modified_gmt":"2026-07-16T06:40:42","slug":"keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/","title":{"rendered":"Keluarga Difabel di Sedayu Menanggung Beban Ganda: Fisik Melemah, Mental Tertekan"},"content":{"rendered":"<p>Selama bertahun-tahun, para keluarga yang merawat penyandang disabilitas di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, menjalani hari-hari dalam diam. Mereka bangun lebih pagi, tidur lebih larut, dan jarang sempat memeriksa kondisi kesehatan mereka sendiri. Ketika tim pengabdian masyarakat dari Universitas Gadjah Mada turun ke Rumah Kebugaran Difabel Pinilih pada 2023, apa yang ditemukan cukup mengejutkan: dari 19 anggota keluarga penyandang difabel yang diperiksa, 12 orang mengalami tekanan darah tinggi, dan seluruh responden yang mengisi kuesioner kesehatan mental menunjukkan skor di atas ambang batas risiko gangguan mental. Tidak satu pun dari mereka tampak mengeluh.<\/p>\n\n\n\n<p>Program pengabdian masyarakat yang dipimpin dr. Dyah Listyarifah, M.Sc., D.Med.Sci. dari Departemen Ilmu Biomedika Kedokteran Gigi FKG UGM ini menyasar komunitas difabel dan keluarganya di Sedayu, Bantul, sebuah kecamatan yang pada tahun 2020 tercatat memiliki 498 penyandang disabilitas. Kegiatan ini melibatkan lintas disiplin ilmu dari Program Studi Magister Teknik Biomedis, Sekolah Pascasarjana UGM, serta didanai melalui Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Pascasarjana UGM tahun 2023.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Otot yang Kaku, Keluarga yang Belajar Meregangkan<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebagian besar penyandang disabilitas yang datang ke Rumah Kebugaran Difabel Pinilih mengalami gangguan gerak. Ada yang hidup dengan cerebral palsy, ada yang menanggung nyeri punggung bawah akibat hernia nukleus pulposus, ada pula yang lumpuh layu karena polio. Kondisi-kondisi ini membutuhkan terapi peregangan otot secara rutin agar fungsi motorik tidak semakin memburuk.<\/p>\n\n\n\n<p>Masalahnya, terapi semacam ini selama ini hanya bisa dilakukan jika ada fisioterapis sukarela yang hadir atau jika penyandang difabel mampu menjangkau fasilitas rehabilitasi medik. Biaya, jarak, dan keterbatasan transportasi menjadi tembok yang tidak mudah ditembus.<\/p>\n\n\n\n<p>Tim pengabdian kemudian memilih pendekatan berbeda: melatih langsung anggota keluarga. Pada bulan Agustus dan Oktober 2023, sesi terapi dan pelatihan digelar dengan durasi 30 hingga 45 menit per pasien. Keluarga dibekali leaflet, panduan video, dan demonstrasi langsung tentang gerakan peregangan yang aman. Evaluasi pada bulan Oktober menunjukkan bahwa keluarga dan difabel sudah mulai mempraktikkan latihan di rumah, meskipun frekuensinya belum konsisten karena kesibukan bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p><em>&#8220;Pelatihan peregangan otot kepada keluarga difabel meningkatkan kesinambungan dalam memelihara dan meningkatkan kemampuan otot difabel, karena latihan bisa dilakukan lebih intensif di rumah dengan pendampingan keluarga.&#8221; \u2014 dr. Dyah Listyarifah, M.Sc., D.Med.Sci., dan tim peneliti<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Angka yang Tidak Bergejala, Tapi Tidak Bisa Diabaikan<\/h2>\n\n\n\n<p>Dari 46 peserta yang menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap, sebanyak 25 orang mengalami tekanan darah tinggi, 14 orang memiliki kadar kolesterol di atas normal (hiperkolesterolemia), dan 22 orang tercatat mengalami hiperurisemia atau kadar asam urat berlebih. Rata-rata kadar gula darah peserta mencapai 132 mg\/dl, dengan nilai tertinggi menyentuh 349 mg\/dl.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang membuat temuan ini semakin penting: tidak satu pun dari mereka memiliki keluhan yang berarti. Mereka datang merasa baik-baik saja, tetapi angka di kertas pemeriksaan bercerita lain. Beberapa peserta bahkan mengaku sudah memiliki obat tekanan darah atau gula darah, namun tidak diminum secara rutin karena puskesmas terasa terlalu jauh.<\/p>\n\n\n\n<p>Kondisi asimptomatis seperti ini justru yang paling berbahaya. Tekanan darah tinggi yang tidak ditangani bisa berujung pada stroke atau serangan jantung. Hiperglikemia yang dibiarkan bisa berkembang menjadi diabetes melitus dengan komplikasi neuropati hingga kebutaan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Skor yang Berbicara Lebih Keras dari Keluhan<\/h2>\n\n\n\n<p>Di sisi kesehatan mental, gambarannya tidak kalah berat. Menggunakan kuesioner General Health Questionnaire-12 (GHQ-12), seluruh 14 responden dari kelompok keluarga difabel memperoleh skor di atas 12, yakni ambang batas yang mengindikasikan risiko gangguan kesehatan mental. Rata-rata skor individu mencapai 19,57 dari skala maksimal 36.<\/p>\n\n\n\n<p>Instrumen Health Utility Index 3 (HUI3) juga menangkap penurunan kesehatan umum yang cukup signifikan. Dari delapan variabel yang diukur, penurunan paling tajam terlihat pada kemampuan mengingat, penglihatan, kemampuan bicara, mobilitas, ketangkasan, dan rasa nyeri.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada dua faktor utama yang menjelaskan beban ini. Pertama, merawat anggota keluarga penyandang disabilitas menuntut penyesuaian besar dalam kehidupan sosial dan pekerjaan. Kedua, disabilitas kerap membawa konsekuensi finansial jangka panjang: pengeluaran meningkat, pendapatan menurun. Kombinasi keduanya menciptakan tekanan psikologis yang, jika tidak dikenali dan ditangani, bisa berkembang menjadi depresi dan kecemasan kronis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pendampingan Tidak Bisa Berhenti di Satu Titik<\/h2>\n\n\n\n<p>Temuan dari Sedayu ini menegaskan sesuatu yang sering luput dari perhatian: dalam ekosistem perawatan difabel, kesehatan keluarga pendamping adalah mata rantai yang sama pentingnya dengan kesehatan penyandang disabilitas itu sendiri. Ketika kondisi fisik dan mental keluarga menurun, kualitas perawatan yang diberikan kepada difabel pun ikut terdampak.<\/p>\n\n\n\n<p>Program ini membuktikan bahwa intervensi sederhana seperti pelatihan peregangan otot dan skrining kesehatan terjadwal bisa membuka jendela yang selama ini tertutup. Namun, satu atau dua kunjungan tidak cukup. Tim peneliti menekankan perlunya dukungan yang berkesinambungan dari berbagai pihak, mulai dari akademisi, pemerintah daerah, hingga fasilitas layanan kesehatan setempat.<\/p>\n\n\n\n<p>Di Rumah Kebugaran Difabel Pinilih, para ibu yang selama ini sibuk mengurus anggota keluarganya kini tahu bahwa tubuh dan pikiran mereka juga perlu dijaga. Pertanyaannya tinggal satu: siapa yang akan memastikan mereka tidak kembali berjalan sendirian?<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: drg. Achmad Zam Zam Aghasy, M.Kes, Hazra Alifia Muharam<\/p>\n\n\n\n<p>Photo: Freepik<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber DOI: https:\/\/doi.org\/10.1186\/s13033-020- 00397-0<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selama bertahun-tahun, para keluarga yang merawat penyandang disabilitas di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, menjalani hari-hari dalam diam. Mereka bangun lebih pagi, tidur lebih larut, dan jarang sempat memeriksa kondisi kesehatan mereka sendiri. Ketika tim pengabdian masyarakat dari Universitas Gadjah Mada turun ke Rumah Kebugaran Difabel Pinilih pada 2023, apa yang ditemukan cukup mengejutkan: dari 19 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":615,"featured_media":20405,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[359,136],"tags":[298,300,307,289,291],"class_list":["post-20404","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita-terbaru","tag-sdg-10-mengurangi-ketidaksetaraan","tag-sdg-11-kota-dan-masyarakat-yang-berkelanjutan","tag-sdg-17-kemitraan-untuk-mencapai-tujuan","tag-sdg-3-kesehatan-dan-kesejahteraan-yang-baik","tag-sdg-4-pendidikan-berkualitas"],"gutentor_comment":0,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Keluarga Difabel di Sedayu Menanggung Beban Ganda: Fisik Melemah, Mental Tertekan - Fakultas Kedokteran Gigi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Keluarga Difabel di Sedayu Menanggung Beban Ganda: Fisik Melemah, Mental Tertekan - Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Selama bertahun-tahun, para keluarga yang merawat penyandang disabilitas di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, menjalani hari-hari dalam diam. Mereka bangun lebih pagi, tidur lebih larut, dan jarang sempat memeriksa kondisi kesehatan mereka sendiri. Ketika tim pengabdian masyarakat dari Universitas Gadjah Mada turun ke Rumah Kebugaran Difabel Pinilih pada 2023, apa yang ditemukan cukup mengejutkan: dari 19 [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-16T06:40:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-16T06:40:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Cuplikan-layar-2026-07-16-132120-e1784183558447.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"786\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"527\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\"},\"headline\":\"Keluarga Difabel di Sedayu Menanggung Beban Ganda: Fisik Melemah, Mental Tertekan\",\"datePublished\":\"2026-07-16T06:40:39+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-16T06:40:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\\\/\"},\"wordCount\":782,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/Cuplikan-layar-2026-07-16-132120-e1784183558447.png\",\"keywords\":[\"SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan\",\"SDG 11: Kota dan Masyarakat yang Berkelanjutan\",\"SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan\",\"SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik\",\"SDG 4: Pendidikan Berkualitas\"],\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Berita Terbaru\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\\\/\",\"name\":\"Keluarga Difabel di Sedayu Menanggung Beban Ganda: Fisik Melemah, Mental Tertekan - Fakultas Kedokteran Gigi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/Cuplikan-layar-2026-07-16-132120-e1784183558447.png\",\"datePublished\":\"2026-07-16T06:40:39+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-16T06:40:42+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/Cuplikan-layar-2026-07-16-132120-e1784183558447.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/Cuplikan-layar-2026-07-16-132120-e1784183558447.png\",\"width\":786,\"height\":527},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Keluarga Difabel di Sedayu Menanggung Beban Ganda: Fisik Melemah, Mental Tertekan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"description\":\"Universitas Gadjah Mada\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"width\":248,\"height\":257,\"caption\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/p\\\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fkgugm\\\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@ugmfkg2266\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\",\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"achmadzamzamaghasy\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/en\\\/author\\\/achmadzamzamaghasy\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Keluarga Difabel di Sedayu Menanggung Beban Ganda: Fisik Melemah, Mental Tertekan - Fakultas Kedokteran Gigi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Keluarga Difabel di Sedayu Menanggung Beban Ganda: Fisik Melemah, Mental Tertekan - Fakultas Kedokteran Gigi","og_description":"Selama bertahun-tahun, para keluarga yang merawat penyandang disabilitas di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, menjalani hari-hari dalam diam. Mereka bangun lebih pagi, tidur lebih larut, dan jarang sempat memeriksa kondisi kesehatan mereka sendiri. Ketika tim pengabdian masyarakat dari Universitas Gadjah Mada turun ke Rumah Kebugaran Difabel Pinilih pada 2023, apa yang ditemukan cukup mengejutkan: dari 19 [&hellip;]","og_url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/","og_site_name":"Fakultas Kedokteran Gigi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","article_published_time":"2026-07-16T06:40:39+00:00","article_modified_time":"2026-07-16T06:40:42+00:00","og_image":[{"width":786,"height":527,"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Cuplikan-layar-2026-07-16-132120-e1784183558447.png","type":"image\/png"}],"author":"achmadzamzamaghasy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"achmadzamzamaghasy","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/"},"author":{"name":"achmadzamzamaghasy","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d"},"headline":"Keluarga Difabel di Sedayu Menanggung Beban Ganda: Fisik Melemah, Mental Tertekan","datePublished":"2026-07-16T06:40:39+00:00","dateModified":"2026-07-16T06:40:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/"},"wordCount":782,"publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Cuplikan-layar-2026-07-16-132120-e1784183558447.png","keywords":["SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan","SDG 11: Kota dan Masyarakat yang Berkelanjutan","SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan","SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik","SDG 4: Pendidikan Berkualitas"],"articleSection":["Artikel","Berita Terbaru"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/","name":"Keluarga Difabel di Sedayu Menanggung Beban Ganda: Fisik Melemah, Mental Tertekan - Fakultas Kedokteran Gigi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Cuplikan-layar-2026-07-16-132120-e1784183558447.png","datePublished":"2026-07-16T06:40:39+00:00","dateModified":"2026-07-16T06:40:42+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/#primaryimage","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Cuplikan-layar-2026-07-16-132120-e1784183558447.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Cuplikan-layar-2026-07-16-132120-e1784183558447.png","width":786,"height":527},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/keluarga-difabel-di-sedayu-menanggung-beban-ganda-fisik-melemah-mental-tertekan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Keluarga Difabel di Sedayu Menanggung Beban Ganda: Fisik Melemah, Mental Tertekan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","name":"Faculty of Dentistry","description":"Universitas Gadjah Mada","publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization","name":"Faculty of Dentistry","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","width":248,"height":257,"caption":"Fakultas Kedokteran Gigi"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","https:\/\/www.instagram.com\/fkgugm\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA","https:\/\/www.youtube.com\/@ugmfkg2266"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d","name":"achmadzamzamaghasy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","caption":"achmadzamzamaghasy"},"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/author\/achmadzamzamaghasy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20404","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/615"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20404"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20404\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20411,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20404\/revisions\/20411"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20405"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20404"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20404"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20404"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}