{"id":20316,"date":"2026-07-16T10:18:57","date_gmt":"2026-07-16T03:18:57","guid":{"rendered":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/?p=20316"},"modified":"2026-07-16T10:18:59","modified_gmt":"2026-07-16T03:18:59","slug":"hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/","title":{"rendered":"Hydroxyapatite untuk Regenerasi Tulang Rahang: Menjanjikan, tapi Belum Cukup"},"content":{"rendered":"<p>Tulang rahang yang hilang setelah pencabutan gigi, periodontitis parah, atau operasi tumor bukan sekadar masalah estetika. Bagi jutaan pasien di seluruh dunia, kehilangan tulang alveolar berarti sulitnya pemasangan implan gigi, perubahan bentuk wajah, dan penurunan kualitas hidup. Untuk mengatasi masalah ini, para dokter gigi telah lama menggunakan berbagai bahan cangkok tulang, dan salah satu yang paling populer adalah hidroksiapatit (HA), material sintetis yang secara kimiawi menyerupai mineral tulang alami. Namun, seberapa efektif sebenarnya material ini? Itulah pertanyaan yang dijawab oleh Dr. drg. Anne Handrini Dewi, M.Kes. bersama Prof. drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D. dari Departemen Biomedika Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada, dalam sebuah systematic review yang diterbitkan di jurnal internasional <em>Heliyon<\/em> pada 2018. Hasilnya mengejutkan: HA tidak selalu bekerja seperti yang diharapkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Dari Ribuan Artikel, Hanya 42 yang Lolos Seleksi<\/h2>\n\n\n\n<p>Penelitian ini menggunakan metode systematic review, artinya para peneliti tidak melakukan eksperimen langsung pada pasien, melainkan mengumpulkan dan menganalisis secara sistematis seluruh penelitian klinis yang sudah ada sebelumnya. Proses seleksinya ketat: dari 504 artikel yang ditemukan melalui database MEDLINE, EMBASE, dan Cochrane, hanya 42 penelitian yang memenuhi semua kriteria inklusi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kriteria tersebut mencakup uji klinis pada manusia dengan minimal lima pasien, pemantauan minimal tiga bulan, dan adanya kelompok pembanding. Setiap artikel dinilai secara independen oleh dua peneliti, dengan tingkat kesepakatan antar-peneliti yang sangat tinggi, mencapai nilai k sebesar 0,968 pada tahap awal seleksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ke-42 penelitian yang lolos ini kemudian dikelompokkan berdasarkan tiga prosedur klinis utama: preservasi ridge alveolar (mempertahankan bentuk tulang rahang setelah pencabutan gigi), augmentasi sinus (penambahan volume tulang di rongga sinus rahang atas untuk persiapan implan), dan penanganan defek tulang periodontal (kerusakan tulang akibat penyakit gusi).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Hasil yang Tidak Seragam di Tiga Prosedur Berbeda<\/h2>\n\n\n\n<p>Temuan paling mencolok dari review ini adalah: bahan yang sama tidak selalu memberikan hasil yang sama ketika digunakan untuk prosedur yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk <strong>preservasi ridge alveolar<\/strong>, keenam penelitian yang tersedia tidak dapat dibandingkan secara statistik karena perbedaan metode yang terlalu besar. Efektivitas HA untuk prosedur ini tidak dapat ditentukan dengan pasti.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk <strong>augmentasi sinus<\/strong>, gambarannya lebih jelas. Dari 16 penelitian yang dianalisis, delapan di antaranya bisa dibandingkan langsung. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan HA memang berpengaruh signifikan terhadap regenerasi tulang di area sinus, meski hasilnya bervariasi tergantung jenis dan kombinasi material yang digunakan. Autograft, yaitu tulang yang diambil dari tubuh pasien sendiri, tetap menghasilkan pembentukan tulang baru yang paling tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk <strong>defek tulang periodontal<\/strong>, dari 20 penelitian yang dianalisis, tidak ditemukan perbedaan bermakna antara kelompok yang menggunakan HA dan kelompok kontrol. Dengan kata lain, HA tidak terbukti lebih unggul dibanding terapi standar untuk kondisi ini.<\/p>\n\n\n\n<p><em>&#8220;The use of the HA bone substitute interfered with the normal healing process, with significant differences found for sinus augmentation but not for periodontal bone defects. Thus, a bone substitute with optimal bone regenerative properties for alveolar ridge or socket preservation, sinus augmentation, and periodontal bony defect should be developed.&#8221; \u2014 Dr. drg. Anne Handrini Dewi, M.Kes. &amp; Prof. drg. Ika Dewi Ana, <\/em><em>M.Kes., <\/em><em>Ph.D., Heliyon, 2018<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Masalah Kualitas Penelitian yang Perlu Diperhatikan<\/h2>\n\n\n\n<p>Satu hal yang tidak bisa diabaikan dari review ini adalah temuan soal kualitas metodologi penelitian yang dianalisis. Dari 42 studi, hanya tiga yang dikategorikan memiliki risiko bias rendah. Satu studi berisiko bias sedang, dan 38 sisanya berisiko bias tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Risiko bias tinggi ini muncul karena banyak penelitian tidak melakukan randomisasi yang memadai, tidak menyembunyikan alokasi kelompok dari peneliti maupun pasien, dan tidak menghitung ukuran sampel secara statistik. Dari 42 studi, hanya 13 yang melakukan perhitungan ukuran sampel yang definitif. Artinya, sebagian besar temuan klinis tentang HA yang selama ini beredar harus dibaca dengan hati-hati.<\/p>\n\n\n\n<p>Kondisi ini juga menjelaskan mengapa perbandingan antar-penelitian menjadi sulit: masing-masing studi menggunakan jenis HA yang berbeda, kelompok kontrol yang berbeda, metode pengukuran yang berbeda, dan waktu pemantauan yang berbeda pula.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bahan Cangkok Ideal Masih Perlu Dikembangkan<\/h2>\n\n\n\n<p>Review ini tidak bermaksud menyatakan bahwa HA tidak berguna. Sebaliknya, HA tetap diakui sebagai kandidat bahan cangkok yang baik karena mampu mengurangi risiko morbiditas donor dan rasa sakit pasca operasi, dibandingkan dengan pengambilan tulang dari tubuh pasien sendiri. Namun, potensi itu belum sepenuhnya terbukti secara klinis dengan kualitas penelitian yang memadai.<\/p>\n\n\n\n<p>Autograft, tulang yang diambil dari tubuh pasien sendiri, masih menjadi standar emas dalam prosedur cangkok tulang rahang. Masalahnya, prosedur ini membutuhkan operasi tambahan di area donor, membawa risiko komplikasi tersendiri, dan ketersediaan tulangnya terbatas. Di sinilah pentingnya terus mengembangkan bahan cangkok sintetis yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian Dr. drg. Anne Handrini Dewi, M.Kes. dan Prof. drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D ini memberikan peta jalan yang jelas: bukan hanya tentang apa yang sudah diketahui tentang HA, melainkan tentang apa yang masih belum terjawab dan perlu diteliti lebih lanjut dengan standar metodologi yang lebih ketat. Bagi dunia kedokteran gigi, pencarian bahan cangkok tulang yang benar-benar ideal tampaknya masih panjang.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: drg. Achmad Zam Zam Aghasy, M.Kes, Hazra Alifia Muharam<\/p>\n\n\n\n<p>Photo: Freepik<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber DOI: https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.heliyon.2018.e00884<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tulang rahang yang hilang setelah pencabutan gigi, periodontitis parah, atau operasi tumor bukan sekadar masalah estetika. Bagi jutaan pasien di seluruh dunia, kehilangan tulang alveolar berarti sulitnya pemasangan implan gigi, perubahan bentuk wajah, dan penurunan kualitas hidup. Untuk mengatasi masalah ini, para dokter gigi telah lama menggunakan berbagai bahan cangkok tulang, dan salah satu yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":615,"featured_media":20323,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[359,136],"tags":[298,307,289,291,297],"class_list":["post-20316","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita-terbaru","tag-sdg-10-mengurangi-ketidaksetaraan","tag-sdg-17-kemitraan-untuk-mencapai-tujuan","tag-sdg-3-kesehatan-dan-kesejahteraan-yang-baik","tag-sdg-4-pendidikan-berkualitas","tag-sdg-9-industri-inovasi-dan-infrastruktur"],"gutentor_comment":0,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Hydroxyapatite untuk Regenerasi Tulang Rahang: Menjanjikan, tapi Belum Cukup - Fakultas Kedokteran Gigi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hydroxyapatite untuk Regenerasi Tulang Rahang: Menjanjikan, tapi Belum Cukup - Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tulang rahang yang hilang setelah pencabutan gigi, periodontitis parah, atau operasi tumor bukan sekadar masalah estetika. Bagi jutaan pasien di seluruh dunia, kehilangan tulang alveolar berarti sulitnya pemasangan implan gigi, perubahan bentuk wajah, dan penurunan kualitas hidup. Untuk mengatasi masalah ini, para dokter gigi telah lama menggunakan berbagai bahan cangkok tulang, dan salah satu yang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-16T03:18:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-16T03:18:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Cuplikan-layar-2026-07-16-100400-e1784171778625.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"701\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"454\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\"},\"headline\":\"Hydroxyapatite untuk Regenerasi Tulang Rahang: Menjanjikan, tapi Belum Cukup\",\"datePublished\":\"2026-07-16T03:18:57+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-16T03:18:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\\\/\"},\"wordCount\":811,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/Cuplikan-layar-2026-07-16-100400-e1784171778625.png\",\"keywords\":[\"SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan\",\"SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan\",\"SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik\",\"SDG 4: Pendidikan Berkualitas\",\"SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur\"],\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Berita Terbaru\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\\\/\",\"name\":\"Hydroxyapatite untuk Regenerasi Tulang Rahang: Menjanjikan, tapi Belum Cukup - Fakultas Kedokteran Gigi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/Cuplikan-layar-2026-07-16-100400-e1784171778625.png\",\"datePublished\":\"2026-07-16T03:18:57+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-16T03:18:59+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/Cuplikan-layar-2026-07-16-100400-e1784171778625.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/Cuplikan-layar-2026-07-16-100400-e1784171778625.png\",\"width\":701,\"height\":454},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hydroxyapatite untuk Regenerasi Tulang Rahang: Menjanjikan, tapi Belum Cukup\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"description\":\"Universitas Gadjah Mada\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"width\":248,\"height\":257,\"caption\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/p\\\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fkgugm\\\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@ugmfkg2266\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\",\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"achmadzamzamaghasy\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/en\\\/author\\\/achmadzamzamaghasy\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hydroxyapatite untuk Regenerasi Tulang Rahang: Menjanjikan, tapi Belum Cukup - Fakultas Kedokteran Gigi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hydroxyapatite untuk Regenerasi Tulang Rahang: Menjanjikan, tapi Belum Cukup - Fakultas Kedokteran Gigi","og_description":"Tulang rahang yang hilang setelah pencabutan gigi, periodontitis parah, atau operasi tumor bukan sekadar masalah estetika. Bagi jutaan pasien di seluruh dunia, kehilangan tulang alveolar berarti sulitnya pemasangan implan gigi, perubahan bentuk wajah, dan penurunan kualitas hidup. Untuk mengatasi masalah ini, para dokter gigi telah lama menggunakan berbagai bahan cangkok tulang, dan salah satu yang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/","og_site_name":"Fakultas Kedokteran Gigi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","article_published_time":"2026-07-16T03:18:57+00:00","article_modified_time":"2026-07-16T03:18:59+00:00","og_image":[{"width":701,"height":454,"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Cuplikan-layar-2026-07-16-100400-e1784171778625.png","type":"image\/png"}],"author":"achmadzamzamaghasy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"achmadzamzamaghasy","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/"},"author":{"name":"achmadzamzamaghasy","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d"},"headline":"Hydroxyapatite untuk Regenerasi Tulang Rahang: Menjanjikan, tapi Belum Cukup","datePublished":"2026-07-16T03:18:57+00:00","dateModified":"2026-07-16T03:18:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/"},"wordCount":811,"publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Cuplikan-layar-2026-07-16-100400-e1784171778625.png","keywords":["SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan","SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan","SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik","SDG 4: Pendidikan Berkualitas","SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur"],"articleSection":["Artikel","Berita Terbaru"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/","name":"Hydroxyapatite untuk Regenerasi Tulang Rahang: Menjanjikan, tapi Belum Cukup - Fakultas Kedokteran Gigi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Cuplikan-layar-2026-07-16-100400-e1784171778625.png","datePublished":"2026-07-16T03:18:57+00:00","dateModified":"2026-07-16T03:18:59+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/#primaryimage","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Cuplikan-layar-2026-07-16-100400-e1784171778625.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/Cuplikan-layar-2026-07-16-100400-e1784171778625.png","width":701,"height":454},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/hydroxyapatite-untuk-regenerasi-tulang-rahang-menjanjikan-tapi-belum-cukup\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hydroxyapatite untuk Regenerasi Tulang Rahang: Menjanjikan, tapi Belum Cukup"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","name":"Faculty of Dentistry","description":"Universitas Gadjah Mada","publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization","name":"Faculty of Dentistry","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","width":248,"height":257,"caption":"Fakultas Kedokteran Gigi"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","https:\/\/www.instagram.com\/fkgugm\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA","https:\/\/www.youtube.com\/@ugmfkg2266"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d","name":"achmadzamzamaghasy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","caption":"achmadzamzamaghasy"},"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/author\/achmadzamzamaghasy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20316","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/615"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20316"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20316\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20330,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20316\/revisions\/20330"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20323"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20316"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20316"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20316"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}