{"id":20220,"date":"2026-07-15T15:14:20","date_gmt":"2026-07-15T08:14:20","guid":{"rendered":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/?p=20220"},"modified":"2026-07-15T15:14:22","modified_gmt":"2026-07-15T08:14:22","slug":"tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/","title":{"rendered":"Tonjolan Misterius di Gigi Anak: Saat Temuan Langka Membuka Jendela Baru Ilmu Kedokteran Gigi"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bayangkan seorang anak usia enam tahun duduk di kursi pemeriksaan gigi. Dari sisi luar, senyumnya tampak biasa saja. Namun ketika dokter memeriksa permukaan lingual gigi insisivus lateralis kanan rahang atas, ada sesuatu yang tidak biasa: tonjolan menonjol, membentuk huruf T pada tepi insisal, seperti cakar elang yang mencengkeram mahkota gigi. Itulah talon cusp, anomali morfologi yang jarang, dan penemuan pada anak Melayu di Yogyakarta ini ternyata menyimpan implikasi jauh lebih luas dari yang terlihat.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian kolaboratif antara John R. Lukacs dari Department of Anthropology, University of Oregon, dan Prof. drg. Sri Kuswandari, MS., Sp.KGA., Ph.D. dari Departemen Ilmu Kedokteran Gigi Anak, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada, menelusuri fenomena ini secara sistematis. Dipublikasikan dalam <em>Anthropological Science<\/em> (Vol. 117, 2009), studi ini meneliti 142 cetakan gigi anak-anak Melayu dari 38 taman kanak-kanak di Yogyakarta, yang dikumpulkan Prof. Sri Kuswandari pada tahun 2001\u20132002.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cakar Elang di Gigi Sulung<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Talon cusp bukan sekadar variasi estetik. Secara definisi, struktur ini adalah tonjolan atau punggung menonjol yang tumbuh dari permukaan lingual atau labial gigi anterior, memanjang minimal setengah jarak dari cemento-enamel junction (cingulum) hingga tepi insisal. Namanya terinspirasi dari kemiripannya dengan cakar elang.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari 142 anak yang diperiksa, tiga anak (2,1%) ditemukan memiliki talon cusp, semuanya pada gigi insisivus lateralis rahang atas kanan. Dua anak laki-laki menunjukkan ekspresi yang lebih besar: satu dengan &#8220;full talon&#8221; (Tipe 1) dan satu lagi dengan &#8220;semitalon besar&#8221; (Tipe 2). Anak perempuan berusia tiga tahun tiga bulan menunjukkan ekspresi paling ringan, semitalon kecil yang bahkan sudah mengalami keausan.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang membuat temuan ini menonjol secara ilmiah bukan sekadar angka 2,1%. Hampir seluruh literatur sebelumnya melaporkan talon cusp pada gigi insisivus sentralis, bukan lateralis. Dari 37 individu dalam survei literatur Mays (2005), 86,6% kasus talon cusp pada gigi sulung ditemukan di insisivus sentralis rahang atas. Lateralis hanya 8,8%. Menemukan tiga kasus sekaligus, semua di insisivus lateralis, pada satu sampel populasi Melayu yang belum pernah dilaporkan sebelumnya, adalah temuan yang signifikan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Lebih dari Sekadar Tonjolan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Di sinilah penelitian ini melampaui deskripsi kasus biasa. Prof. Sri Kuswandari dan Lukacs melakukan analisis morfometrik komprehensif, membandingkan ukuran mahkota gigi antara anak dengan dan tanpa talon cusp. Hasilnya: tidak ada perbedaan bermakna dalam dimensi bukolingual mahkota gigi secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun ada temuan lain yang mengejutkan. Dua dari tiga anak dengan talon cusp memiliki gigi kaninus sulung, baik rahang atas maupun bawah, dengan bentuk mahkota yang tidak biasa: bulat dan kerucut (conical), bukan bentuk berlian yang lazim. Dalam pandangan oklusal, mahkota terlihat melingkar dengan dimensi terbesar di dasar mahkota, tepat di gingiva.<\/p>\n\n\n\n<p><em>&#8220;Sementara talon cusp sebelumnya dilaporkan berdampingan dengan gigi supernumerari termasuk mesiodens, ini adalah laporan pertama tentang asosiasi dengan kaninus sulung berbentuk kerucut.&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Temuan ini menjadi catatan pertama dalam literatur dunia tentang asosiasi talon cusp dengan kaninus primer berbentuk konus, membuka pertanyaan baru tentang mekanisme perkembangan gigi yang mungkin memengaruhi lebih dari satu gigi sekaligus.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Warisan Prasejarah, Beban Klinis Masa Kini<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Talon cusp bukan hanya fenomena kontemporer. Kasus tertua yang terdokumentasi berasal dari seorang anak mumi budaya Paracas, Peru, yang meninggal antara usia 5\u20136 tahun sekitar 2.000 tahun lalu (250 SM). Temuan dari populasi Melayu Yogyakarta memperkaya peta distribusi global anomali ini, menambahkan satu etnis baru yang sebelumnya tidak pernah tercatat.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun di balik relevansi antropologisnya, ada urgensi klinis yang tidak bisa diabaikan. Talon cusp membawa enam potensi masalah: penampilan yang tidak estetis, maloklusi, atrisi berlebihan yang bisa mengekspos pulpa, predisposisi karies, iritasi jaringan lunak, hingga kesalahan diagnosis radiografis yang berujung pada tindakan bedah yang tidak perlu. Yang lebih mengkhawatirkan, studi pada 35 anak Tionghoa menunjukkan bahwa 91,4% gigi permanen pengganti dari insisivus sentralis sulung ber-talon cusp mengalami anomali odontogenik, mulai dari gigi supernumerari, mahkota berbentuk tong atau kerucut, hingga gigi yang hilang atau salah posisi.<\/p>\n\n\n\n<p>Implikasinya bagi klinisi jelas: anak dengan talon cusp perlu pemantauan lebih ketat, bukan hanya pada gigi yang terdampak, tetapi juga pada gigi permanen yang akan menggantikannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cermin untuk Praktik Klinis Sehari-hari<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Penelitian ini mengingatkan bahwa pemeriksaan gigi anak bukan rutinitas sederhana. Sebuah tonjolan kecil di permukaan lingual gigi sulung bisa menjadi penanda awal rangkaian anomali yang lebih kompleks, sekaligus jendela yang membuka pemahaman tentang variasi morfologi gigi manusia lintas zaman dan geografi.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi dokter gigi anak yang berpraktik di Indonesia, khususnya di wilayah dengan populasi etnis Melayu dan Asia Pasifik, kewaspadaan terhadap talon cusp perlu ditingkatkan. Skrining rutin, dokumentasi teliti, dan rencana pemantauan jangka panjang bukan sekadar praktik klinis yang baik. Itu adalah tanggung jawab terhadap tumbuh-kembang gigi anak yang masih panjang perjalanannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis : Nanda Ayu , drg. Achmad Zam Zam Aghasy, M.Kes.<\/p>\n\n\n\n<p>Foto : Pexels<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bayangkan seorang anak usia enam tahun duduk di kursi pemeriksaan gigi. Dari sisi luar, senyumnya tampak biasa saja. Namun ketika dokter memeriksa permukaan lingual gigi insisivus lateralis kanan rahang atas, ada sesuatu yang tidak biasa: tonjolan menonjol, membentuk huruf T pada tepi insisal, seperti cakar elang yang mencengkeram mahkota gigi. Itulah talon cusp, anomali morfologi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":615,"featured_media":20226,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[359,136,326,318,316,317,321],"tags":[298,307,289,291,297],"class_list":["post-20220","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita-terbaru","category-sdg-10","category-sdg-17","category-sdg-3","category-sdg-4","category-sdg-9","tag-sdg-10-mengurangi-ketidaksetaraan","tag-sdg-17-kemitraan-untuk-mencapai-tujuan","tag-sdg-3-kesehatan-dan-kesejahteraan-yang-baik","tag-sdg-4-pendidikan-berkualitas","tag-sdg-9-industri-inovasi-dan-infrastruktur"],"gutentor_comment":0,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tonjolan Misterius di Gigi Anak: Saat Temuan Langka Membuka Jendela Baru Ilmu Kedokteran Gigi - Fakultas Kedokteran Gigi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tonjolan Misterius di Gigi Anak: Saat Temuan Langka Membuka Jendela Baru Ilmu Kedokteran Gigi - Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bayangkan seorang anak usia enam tahun duduk di kursi pemeriksaan gigi. Dari sisi luar, senyumnya tampak biasa saja. Namun ketika dokter memeriksa permukaan lingual gigi insisivus lateralis kanan rahang atas, ada sesuatu yang tidak biasa: tonjolan menonjol, membentuk huruf T pada tepi insisal, seperti cakar elang yang mencengkeram mahkota gigi. Itulah talon cusp, anomali morfologi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-15T08:14:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-15T08:14:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/pexels-nadezhda-moryak-7800569-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1462\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\"},\"headline\":\"Tonjolan Misterius di Gigi Anak: Saat Temuan Langka Membuka Jendela Baru Ilmu Kedokteran Gigi\",\"datePublished\":\"2026-07-15T08:14:20+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-15T08:14:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\\\/\"},\"wordCount\":741,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/pexels-nadezhda-moryak-7800569-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan\",\"SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan\",\"SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik\",\"SDG 4: Pendidikan Berkualitas\",\"SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur\"],\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Berita Terbaru\",\"SDG 10\",\"SDG 17\",\"SDG 3\",\"SDG 4\",\"SDG 9\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\\\/\",\"name\":\"Tonjolan Misterius di Gigi Anak: Saat Temuan Langka Membuka Jendela Baru Ilmu Kedokteran Gigi - Fakultas Kedokteran Gigi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/pexels-nadezhda-moryak-7800569-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2026-07-15T08:14:20+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-15T08:14:22+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/pexels-nadezhda-moryak-7800569-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/pexels-nadezhda-moryak-7800569-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1462},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tonjolan Misterius di Gigi Anak: Saat Temuan Langka Membuka Jendela Baru Ilmu Kedokteran Gigi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"description\":\"Universitas Gadjah Mada\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"width\":248,\"height\":257,\"caption\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/p\\\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fkgugm\\\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@ugmfkg2266\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\",\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"achmadzamzamaghasy\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/en\\\/author\\\/achmadzamzamaghasy\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tonjolan Misterius di Gigi Anak: Saat Temuan Langka Membuka Jendela Baru Ilmu Kedokteran Gigi - Fakultas Kedokteran Gigi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tonjolan Misterius di Gigi Anak: Saat Temuan Langka Membuka Jendela Baru Ilmu Kedokteran Gigi - Fakultas Kedokteran Gigi","og_description":"Bayangkan seorang anak usia enam tahun duduk di kursi pemeriksaan gigi. Dari sisi luar, senyumnya tampak biasa saja. Namun ketika dokter memeriksa permukaan lingual gigi insisivus lateralis kanan rahang atas, ada sesuatu yang tidak biasa: tonjolan menonjol, membentuk huruf T pada tepi insisal, seperti cakar elang yang mencengkeram mahkota gigi. Itulah talon cusp, anomali morfologi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/","og_site_name":"Fakultas Kedokteran Gigi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","article_published_time":"2026-07-15T08:14:20+00:00","article_modified_time":"2026-07-15T08:14:22+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1462,"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/pexels-nadezhda-moryak-7800569-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"achmadzamzamaghasy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"achmadzamzamaghasy","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/"},"author":{"name":"achmadzamzamaghasy","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d"},"headline":"Tonjolan Misterius di Gigi Anak: Saat Temuan Langka Membuka Jendela Baru Ilmu Kedokteran Gigi","datePublished":"2026-07-15T08:14:20+00:00","dateModified":"2026-07-15T08:14:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/"},"wordCount":741,"publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/pexels-nadezhda-moryak-7800569-scaled.jpg","keywords":["SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan","SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan","SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik","SDG 4: Pendidikan Berkualitas","SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur"],"articleSection":["Artikel","Berita Terbaru","SDG 10","SDG 17","SDG 3","SDG 4","SDG 9"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/","name":"Tonjolan Misterius di Gigi Anak: Saat Temuan Langka Membuka Jendela Baru Ilmu Kedokteran Gigi - Fakultas Kedokteran Gigi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/pexels-nadezhda-moryak-7800569-scaled.jpg","datePublished":"2026-07-15T08:14:20+00:00","dateModified":"2026-07-15T08:14:22+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/#primaryimage","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/pexels-nadezhda-moryak-7800569-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/pexels-nadezhda-moryak-7800569-scaled.jpg","width":2560,"height":1462},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/tonjolan-misterius-di-gigi-anak-saat-temuan-langka-membuka-jendela-baru-ilmu-kedokteran-gigi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tonjolan Misterius di Gigi Anak: Saat Temuan Langka Membuka Jendela Baru Ilmu Kedokteran Gigi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","name":"Faculty of Dentistry","description":"Universitas Gadjah Mada","publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization","name":"Faculty of Dentistry","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","width":248,"height":257,"caption":"Fakultas Kedokteran Gigi"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","https:\/\/www.instagram.com\/fkgugm\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA","https:\/\/www.youtube.com\/@ugmfkg2266"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d","name":"achmadzamzamaghasy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","caption":"achmadzamzamaghasy"},"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/author\/achmadzamzamaghasy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20220","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/615"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20220"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20220\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20229,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20220\/revisions\/20229"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20226"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20220"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20220"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20220"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}