{"id":19980,"date":"2026-07-15T11:29:41","date_gmt":"2026-07-15T04:29:41","guid":{"rendered":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/?p=19980"},"modified":"2026-07-15T11:29:43","modified_gmt":"2026-07-15T04:29:43","slug":"daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/","title":{"rendered":"Daun Kayu Putih, Secang, dan Kayu Manis Ternyata Bisa Melawan Bakteri Penyebab Gigi Berlubang"},"content":{"rendered":"<p>Peneliti dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada berhasil membuktikan bahwa ekstrak daun dan kulit batang tiga tanaman herbal \u2014 kayu putih, secang, dan kayu manis \u2014 mampu menghambat pembentukan biofilm <em>Streptococcus mutans<\/em>, bakteri utama penyebab karies gigi. Temuan ini dipublikasikan dalam <em>Indonesian Dentistry Magazine<\/em> edisi April 2023, dan membuka peluang nyata bagi pengembangan obat kumur berbahan alami sebagai alternatif klorheksidin yang selama ini banyak digunakan namun memiliki efek samping yang tidak sedikit.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Musuh Dalam Mulut: Biofilm dan Awal Mula Gigi Berlubang<\/h2>\n\n\n\n<p>Karies gigi bukan sekadar soal gigi yang kotor. Proses kerusakannya dimulai jauh sebelum lubang itu terlihat, yakni ketika bakteri <em>S. mutans<\/em> menempel pada permukaan gigi dan membentuk lapisan lengket yang disebut biofilm \u2014 atau yang lebih dikenal sebagai plak gigi. Di dalam biofilm inilah bakteri mengubah gula dari makanan menjadi asam, yang kemudian mengikis mineral email gigi secara perlahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan bahwa indeks DMF-T pada kelompok usia 35\u201344 tahun meningkat dari 5,4 pada tahun 2013 menjadi 7,02 pada 2018. Angka ini mencerminkan rata-rata jumlah gigi yang rusak, dicabut, atau ditambal per orang \u2014 dan trennya terus naik. Karies yang tidak ditangani bukan hanya soal rasa sakit; dampaknya mencakup gangguan mengunyah, terhambatnya tumbuh kembang pada anak, hingga penurunan kemampuan kognitif.<\/p>\n\n\n\n<p>Selama ini, klorheksidin glukonat 0,2% digunakan sebagai standar emas obat kumur antiplak. Namun penggunaan jangka panjang membawa konsekuensi: perubahan warna gigi, mulut kering, hingga rasa terbakar di rongga mulut. Ketidaknyamanan inilah yang mendorong pencarian alternatif dari bahan-bahan alam.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tiga Tanaman, Satu Tujuan<\/h2>\n\n\n\n<p>Penelitian yang dipimpin oleh drg. Trianna Wahyu Utami, MD.Sc., Ph.D., dari Departemen Biomedika Kedokteran Gigi FKG UGM ini menguji ekstrak etanol 70% dari daun dan kulit batang kayu putih (<em>Melaleuca leucadendra<\/em>), secang (<em>Caesalpinia sappan<\/em>), dan kayu manis (<em>Cinnamomum zeylanicum<\/em>) dalam tiga konsentrasi: 50%, 25%, dan 12,5%.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengujian dilakukan menggunakan metode <em>Crystal Violet Biofilm Assay<\/em> pada microplate 96 sumur. Bakteri <em>S. mutans<\/em> ATCC 25175 diinkubasi bersama masing-masing ekstrak selama 24 jam pada suhu 37\u00b0C. Setelah diwarnai dengan kristal violet dan diukur absorbansinya, hasilnya dibandingkan dengan kontrol positif (klorheksidin 0,2%) dan kontrol negatif (DMSO 1%).<\/p>\n\n\n\n<p>Hasilnya cukup mengejutkan. Pada konsentrasi 50%, seluruh ekstrak \u2014 baik dari daun maupun kulit batang \u2014 mampu menghambat pembentukan biofilm secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol negatif (p &lt; 0,05). Yang paling menonjol: ekstrak daun secang 50% mencapai persentase hambatan biofilm sebesar 83,88%, sementara daun kayu manis 50% mencapai 75,37%. Keduanya tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik dibandingkan klorheksidin 0,2% yang mencapai 89,78%.<\/p>\n\n\n\n<p><em>&#8220;Sappan leaf and cinnamon leaf at 50% concentration exhibit no significant difference with the positive control.&#8221; \u2014 Trianna Wahyu Utami et al., Majalah Kedokteran Gigi Indonesia, 2023<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, pada konsentrasi yang tepat, daun secang dan daun kayu manis bekerja setara dengan obat kumur berbasis klorheksidin dalam menghambat pembentukan biofilm <em>S. mutans<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Rahasia di Balik Zat Aktif<\/h2>\n\n\n\n<p>Mengapa ketiga tanaman ini efektif? Jawabannya ada pada kandungan senyawa aktifnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Daun secang kaya akan flavonoid \u2014 senyawa polar yang dikenal memiliki kemampuan antimikroba. Flavonoid bekerja dengan mengikat enzim <em>glucosyltransferase<\/em> (GTF) pada <em>S. mutans<\/em>, yakni enzim kunci yang membantu bakteri membangun struktur biofilm. Tanpa GTF yang berfungsi normal, bakteri kehilangan kemampuannya membentuk plak.<\/p>\n\n\n\n<p>Daun kayu manis mengandung eugenol, senyawa fenolik yang merusak membran sel bakteri dan menghambat respirasi bakteri. Eugenol juga terbukti mampu menonaktifkan GTF melalui ikatan dengan gugus nonpolar enzim tersebut. Sementara daun kayu putih mengandung eucalyptol \u2014 senyawa nonpolar yang masuk ke fase berair lalu berikatan dengan komponen lipid membran sel bakteri, menyebabkan kebocoran sel dan menghambat pertumbuhan bakteri.<\/p>\n\n\n\n<p>Kulit batang ketiga tanaman memiliki senyawa aktif yang berbeda: \u03b1-eudesmol pada kayu putih, brazilin pada secang, dan sinnamaldehida pada kayu manis. Brazilin dan sinnamaldehida bekerja dengan cara memecah gugus polar dinding sel bakteri, menyebabkan kebocoran sitoplasma dan menghentikan pertumbuhan bakteri.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Dari Laboratorium Menuju Kemungkinan Klinis<\/h2>\n\n\n\n<p>Penelitian ini memang masih berada di tahap <em>in vitro<\/em> \u2014 dilakukan di laboratorium dengan kondisi yang terkontrol, belum diuji langsung pada manusia. Namun signifikansinya tidak bisa diabaikan begitu saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Fakta bahwa daun secang dan kayu manis pada konsentrasi 50% mampu bersaing dengan klorheksidin \u2014 standar emas yang sudah puluhan tahun digunakan \u2014 memberi landasan ilmiah yang kuat untuk penelitian lanjutan. Para peneliti sendiri merekomendasikan agar sifat antimikroba ketiga tanaman ini dieksplorasi lebih jauh, termasuk efek bakteriostatik dan bakterisidal terhadap patogen klinis lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Indonesia memiliki kekayaan hayati yang luar biasa. Kayu putih, secang, dan kayu manis bukan tanaman langka \u2014 ketiganya mudah ditemukan, sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, dan kini mulai mendapat perhatian serius dari dunia ilmiah. Jika pengembangan produk berbasis ketiga tanaman ini berhasil melewati serangkaian uji klinis, bukan tidak mungkin obat kumur herbal yang aman dan efektif akan menjadi bagian dari rutinitas menjaga kesehatan gigi masyarakat Indonesia suatu hari nanti.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: drg. Achmad Zam Zam Aghasy, M.Kes, Hazra Alifia Muharam<\/p>\n\n\n\n<p>Foto: Freepik, Pixabay<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber DOI: <a href=\"http:\/\/doi.org\/10.22146\/majkedgiind.83283\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">http:\/\/doi.org\/10.22146\/majkedgiind.83283<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peneliti dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada berhasil membuktikan bahwa ekstrak daun dan kulit batang tiga tanaman herbal \u2014 kayu putih, secang, dan kayu manis \u2014 mampu menghambat pembentukan biofilm Streptococcus mutans, bakteri utama penyebab karies gigi. Temuan ini dipublikasikan dalam Majalah Kedokteran Gigi Indonesia edisi April 2023, dan membuka peluang nyata bagi pengembangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":615,"featured_media":19985,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[359,136],"tags":[305,307,289,291,297],"class_list":["post-19980","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita-terbaru","tag-sdg-15-kehidupan-di-darat","tag-sdg-17-kemitraan-untuk-mencapai-tujuan","tag-sdg-3-kesehatan-dan-kesejahteraan-yang-baik","tag-sdg-4-pendidikan-berkualitas","tag-sdg-9-industri-inovasi-dan-infrastruktur"],"gutentor_comment":0,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Daun Kayu Putih, Secang, dan Kayu Manis Ternyata Bisa Melawan Bakteri Penyebab Gigi Berlubang - Fakultas Kedokteran Gigi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Daun Kayu Putih, Secang, dan Kayu Manis Ternyata Bisa Melawan Bakteri Penyebab Gigi Berlubang - Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Peneliti dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada berhasil membuktikan bahwa ekstrak daun dan kulit batang tiga tanaman herbal \u2014 kayu putih, secang, dan kayu manis \u2014 mampu menghambat pembentukan biofilm Streptococcus mutans, bakteri utama penyebab karies gigi. Temuan ini dipublikasikan dalam Majalah Kedokteran Gigi Indonesia edisi April 2023, dan membuka peluang nyata bagi pengembangan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-15T04:29:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-15T04:29:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-15-at-11.04.01.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\"},\"headline\":\"Daun Kayu Putih, Secang, dan Kayu Manis Ternyata Bisa Melawan Bakteri Penyebab Gigi Berlubang\",\"datePublished\":\"2026-07-15T04:29:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-15T04:29:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\\\/\"},\"wordCount\":764,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/WhatsApp-Image-2026-07-15-at-11.04.01.jpeg\",\"keywords\":[\"SDG 15: Kehidupan di Darat\",\"SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan\",\"SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik\",\"SDG 4: Pendidikan Berkualitas\",\"SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur\"],\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Berita Terbaru\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\\\/\",\"name\":\"Daun Kayu Putih, Secang, dan Kayu Manis Ternyata Bisa Melawan Bakteri Penyebab Gigi Berlubang - Fakultas Kedokteran Gigi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/WhatsApp-Image-2026-07-15-at-11.04.01.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-07-15T04:29:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-15T04:29:43+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/WhatsApp-Image-2026-07-15-at-11.04.01.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/WhatsApp-Image-2026-07-15-at-11.04.01.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":720},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Daun Kayu Putih, Secang, dan Kayu Manis Ternyata Bisa Melawan Bakteri Penyebab Gigi Berlubang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"description\":\"Universitas Gadjah Mada\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"width\":248,\"height\":257,\"caption\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/p\\\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fkgugm\\\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@ugmfkg2266\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\",\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"achmadzamzamaghasy\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/en\\\/author\\\/achmadzamzamaghasy\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Daun Kayu Putih, Secang, dan Kayu Manis Ternyata Bisa Melawan Bakteri Penyebab Gigi Berlubang - Fakultas Kedokteran Gigi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Daun Kayu Putih, Secang, dan Kayu Manis Ternyata Bisa Melawan Bakteri Penyebab Gigi Berlubang - Fakultas Kedokteran Gigi","og_description":"Peneliti dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada berhasil membuktikan bahwa ekstrak daun dan kulit batang tiga tanaman herbal \u2014 kayu putih, secang, dan kayu manis \u2014 mampu menghambat pembentukan biofilm Streptococcus mutans, bakteri utama penyebab karies gigi. Temuan ini dipublikasikan dalam Majalah Kedokteran Gigi Indonesia edisi April 2023, dan membuka peluang nyata bagi pengembangan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/","og_site_name":"Fakultas Kedokteran Gigi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","article_published_time":"2026-07-15T04:29:41+00:00","article_modified_time":"2026-07-15T04:29:43+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-15-at-11.04.01.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"achmadzamzamaghasy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"achmadzamzamaghasy","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/"},"author":{"name":"achmadzamzamaghasy","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d"},"headline":"Daun Kayu Putih, Secang, dan Kayu Manis Ternyata Bisa Melawan Bakteri Penyebab Gigi Berlubang","datePublished":"2026-07-15T04:29:41+00:00","dateModified":"2026-07-15T04:29:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/"},"wordCount":764,"publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-15-at-11.04.01.jpeg","keywords":["SDG 15: Kehidupan di Darat","SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan","SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik","SDG 4: Pendidikan Berkualitas","SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur"],"articleSection":["Artikel","Berita Terbaru"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/","name":"Daun Kayu Putih, Secang, dan Kayu Manis Ternyata Bisa Melawan Bakteri Penyebab Gigi Berlubang - Fakultas Kedokteran Gigi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-15-at-11.04.01.jpeg","datePublished":"2026-07-15T04:29:41+00:00","dateModified":"2026-07-15T04:29:43+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/#primaryimage","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-15-at-11.04.01.jpeg","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-15-at-11.04.01.jpeg","width":1280,"height":720},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/daun-kayu-putih-secang-dan-kayu-manis-ternyata-bisa-melawan-bakteri-penyebab-gigi-berlubang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Daun Kayu Putih, Secang, dan Kayu Manis Ternyata Bisa Melawan Bakteri Penyebab Gigi Berlubang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","name":"Faculty of Dentistry","description":"Universitas Gadjah Mada","publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization","name":"Faculty of Dentistry","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","width":248,"height":257,"caption":"Fakultas Kedokteran Gigi"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","https:\/\/www.instagram.com\/fkgugm\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA","https:\/\/www.youtube.com\/@ugmfkg2266"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d","name":"achmadzamzamaghasy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","caption":"achmadzamzamaghasy"},"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/author\/achmadzamzamaghasy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19980","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/615"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19980"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19980\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20003,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19980\/revisions\/20003"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19985"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19980"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19980"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19980"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}