{"id":19535,"date":"2026-07-02T14:51:04","date_gmt":"2026-07-02T07:51:04","guid":{"rendered":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/?p=19535"},"modified":"2026-07-02T14:52:48","modified_gmt":"2026-07-02T07:52:48","slug":"ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/","title":{"rendered":"Ketika Klopidogrel Membuat Luka Tak Mau Berhenti Berdarah"},"content":{"rendered":"<p class=\"has-text-align-center\"><em>Bayangkan seorang pasien jantung yang harus menjalani pencabutan gigi. Ia rutin mengonsumsi klopidogrel, obat antiplatelet lini pertama untuk penyakit kardiovaskular. Yang terjadi kemudian bukan sekadar perdarahan biasa: darah terus mengalir, membeku sebentar, lalu keluar lagi. Kasa steril biasa tidak cukup. Epinefrin, agen hemostatik yang lazim dipakai, justru berbahaya bagi pasien dengan riwayat jantung karena dapat melonjakkan tekanan sistolik dan memacu detak jantung. Di sinilah dilema itu bermula, dan dari dilema itulah penelitian tim Bedah Mulut dan Maksilofasial FKG UGM bersemi.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bismuth dari Dapur Farmasi, Diuji di Meja Operasi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Tim yang dipimpin drg. Poerwati Soetji Rahajoe bersama drg. Amelia Elizabeth Pranoto dan drg. Cahya Yustisia Hasan menguji bismuth subgallate, senyawa yang selama ini lebih dikenal sebagai bahan pasta periodontal dan agen hemostatik setelah tonsilektomi, sebagai alternatif penghenti perdarahan pada kondisi agregasi trombosit yang terhambat oleh klopidogrel.<\/p>\n\n\n\n<p>Dua puluh delapan tikus wistar jantan dibagi menjadi empat kelompok: kelompok normal dengan larutan salin, kelompok normal dengan bismuth subgallate, kelompok klopidogrel dengan salin, dan kelompok klopidogrel dengan bismuth subgallate. Ekor masing-masing tikus diamputasi 10 mm dari ujung distal. Perdarahan kemudian dikendalikan dengan kasa yang direndam larutan bismuth subgallate 1 g\/ml selama 60 detik. Tiga parameter diukur: waktu perdarahan, volume perdarahan, dan perdarahan sekunder.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasilnya cukup mencolok. Kelompok klopidogrel tanpa bismuth subgallate mencatat waktu perdarahan rata-rata 1.116 detik dan volume perdarahan 160 miligram. Seluruh anggota kelompok ini, 100 persen, mengalami perdarahan sekunder. Sebaliknya, kelompok klopidogrel yang diberi bismuth subgallate hanya berdarah rata-rata 213 detik dengan volume 37 miligram, dan tidak satu pun mengalami perdarahan ulang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Gumpalan Buatan yang Meniru Kerja Trombosit<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Mekanisme di balik keberhasilan ini bukan sekadar efek fisik kasa yang menekan luka. Bismuth subgallate bekerja lebih dalam: ion bismuth berikatan dengan reseptor metallothionein pada permukaan sel pembawa tissue factor dan eritrosit. Ikatan ini memicu eryptosis, yakni kematian terprogram sel darah merah, yang kemudian membentuk gumpalan artifisial sebagai pengganti sumbat hemostasis awal. Bersamaan dengan itu, pembentukan reactive oxygen species meningkatkan ekspresi tissue factor, mempercepat pembentukan trombin dan fibrin.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, bismuth subgallate membangun &#8220;jembatan darurat&#8221; pembekuan darah, bahkan ketika klopidogrel sudah memblokade jalur agregasi trombosit yang normal.<\/p>\n\n\n\n<p>Para peneliti mengakui batas studi ini: model ekor tikus tidak sepenuhnya merepresentasikan kondisi rongga mulut, di mana saliva mengandung aktivator plasminogen dan gerakan mengunyah dapat memperpanjang perdarahan. Uji klinis lanjutan masih diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun temuan ini membuka pintu yang selama ini tertutup rapat: pasien jantung yang membutuhkan tindakan bedah mulut mungkin tidak lagi harus memilih antara risiko kardiovaskular dan risiko perdarahan yang tak terkendali.<\/p>\n\n\n\n<p>Reporter: Nanda Ayu &#8211; Andri Wicaksono<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bayangkan seorang pasien jantung yang harus menjalani pencabutan gigi. Ia rutin mengonsumsi klopidogrel, obat antiplatelet lini pertama untuk penyakit kardiovaskular. Yang terjadi kemudian bukan sekadar perdarahan biasa: darah terus mengalir, membeku sebentar, lalu keluar lagi. Kasa steril biasa tidak cukup. Epinefrin, agen hemostatik yang lazim dipakai, justru berbahaya bagi pasien dengan riwayat jantung karena dapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":295,"featured_media":19538,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[359,136,316,321],"tags":[351,518,287,298,300,306,307,288,289,291,295,296,297],"class_list":["post-19535","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita-terbaru","category-sdg-3","category-sdg-9","tag-bedah-mulut-dan-maksilofasial","tag-esgs","tag-sdg-1-tanpa-kemiskinan","tag-sdg-10-mengurangi-ketidaksetaraan","tag-sdg-11-kota-dan-masyarakat-yang-berkelanjutan","tag-sdg-16-perdamaian-dan-keadilan-institusi-yang-kuat","tag-sdg-17-kemitraan-untuk-mencapai-tujuan","tag-sdg-2-tanpa-kelaparan","tag-sdg-3-kesehatan-dan-kesejahteraan-yang-baik","tag-sdg-4-pendidikan-berkualitas","tag-sdg-7-energi-yang-terjangkau-dan-bersih","tag-sdg-8-pekerjaan-layak-dan-pertumbuhan-ekonomi","tag-sdg-9-industri-inovasi-dan-infrastruktur"],"gutentor_comment":0,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ketika Klopidogrel Membuat Luka Tak Mau Berhenti Berdarah - Fakultas Kedokteran Gigi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketika Klopidogrel Membuat Luka Tak Mau Berhenti Berdarah - Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bayangkan seorang pasien jantung yang harus menjalani pencabutan gigi. Ia rutin mengonsumsi klopidogrel, obat antiplatelet lini pertama untuk penyakit kardiovaskular. Yang terjadi kemudian bukan sekadar perdarahan biasa: darah terus mengalir, membeku sebentar, lalu keluar lagi. Kasa steril biasa tidak cukup. Epinefrin, agen hemostatik yang lazim dipakai, justru berbahaya bagi pasien dengan riwayat jantung karena dapat [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-02T07:51:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-02T07:52:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/SUCI-BM-2.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1330\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1182\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"adi_nugh_fkg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"adi_nugh_fkg\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"adi_nugh_fkg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e03085a240000312d66dd0a43f2ab44d\"},\"headline\":\"Ketika Klopidogrel Membuat Luka Tak Mau Berhenti Berdarah\",\"datePublished\":\"2026-07-02T07:51:04+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-02T07:52:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\\\/\"},\"wordCount\":414,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/SUCI-BM-2.jpeg\",\"keywords\":[\"Bedah Mulut dan Maksilofasial\",\"ESGs\",\"SDG 1: Tanpa Kemiskinan\",\"SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan\",\"SDG 11: Kota dan Masyarakat yang Berkelanjutan\",\"SDG 16: Perdamaian dan Keadilan Institusi yang Kuat\",\"SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan\",\"SDG 2: Tanpa Kelaparan\",\"SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik\",\"SDG 4: Pendidikan Berkualitas\",\"SDG 7: Energi yang Terjangkau dan Bersih\",\"SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi\",\"SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur\"],\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Berita Terbaru\",\"SDG 3\",\"SDG 9\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\\\/\",\"name\":\"Ketika Klopidogrel Membuat Luka Tak Mau Berhenti Berdarah - Fakultas Kedokteran Gigi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/SUCI-BM-2.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-07-02T07:51:04+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-02T07:52:48+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/SUCI-BM-2.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/SUCI-BM-2.jpeg\",\"width\":1330,\"height\":1182},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketika Klopidogrel Membuat Luka Tak Mau Berhenti Berdarah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"description\":\"Universitas Gadjah Mada\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"width\":248,\"height\":257,\"caption\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/p\\\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fkgugm\\\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@ugmfkg2266\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e03085a240000312d66dd0a43f2ab44d\",\"name\":\"adi_nugh_fkg\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5f833450cddd5e3f78884a251bd8d15ab37e81bd969d5e5549e4f2876adf3a35?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5f833450cddd5e3f78884a251bd8d15ab37e81bd969d5e5549e4f2876adf3a35?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5f833450cddd5e3f78884a251bd8d15ab37e81bd969d5e5549e4f2876adf3a35?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"adi_nugh_fkg\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/en\\\/author\\\/adi_nugh_fkg\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketika Klopidogrel Membuat Luka Tak Mau Berhenti Berdarah - Fakultas Kedokteran Gigi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ketika Klopidogrel Membuat Luka Tak Mau Berhenti Berdarah - Fakultas Kedokteran Gigi","og_description":"Bayangkan seorang pasien jantung yang harus menjalani pencabutan gigi. Ia rutin mengonsumsi klopidogrel, obat antiplatelet lini pertama untuk penyakit kardiovaskular. Yang terjadi kemudian bukan sekadar perdarahan biasa: darah terus mengalir, membeku sebentar, lalu keluar lagi. Kasa steril biasa tidak cukup. Epinefrin, agen hemostatik yang lazim dipakai, justru berbahaya bagi pasien dengan riwayat jantung karena dapat [&hellip;]","og_url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/","og_site_name":"Fakultas Kedokteran Gigi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","article_published_time":"2026-07-02T07:51:04+00:00","article_modified_time":"2026-07-02T07:52:48+00:00","og_image":[{"width":1330,"height":1182,"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/SUCI-BM-2.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"adi_nugh_fkg","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"adi_nugh_fkg","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/"},"author":{"name":"adi_nugh_fkg","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/e03085a240000312d66dd0a43f2ab44d"},"headline":"Ketika Klopidogrel Membuat Luka Tak Mau Berhenti Berdarah","datePublished":"2026-07-02T07:51:04+00:00","dateModified":"2026-07-02T07:52:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/"},"wordCount":414,"publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/SUCI-BM-2.jpeg","keywords":["Bedah Mulut dan Maksilofasial","ESGs","SDG 1: Tanpa Kemiskinan","SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan","SDG 11: Kota dan Masyarakat yang Berkelanjutan","SDG 16: Perdamaian dan Keadilan Institusi yang Kuat","SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan","SDG 2: Tanpa Kelaparan","SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik","SDG 4: Pendidikan Berkualitas","SDG 7: Energi yang Terjangkau dan Bersih","SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi","SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur"],"articleSection":["Artikel","Berita Terbaru","SDG 3","SDG 9"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/","name":"Ketika Klopidogrel Membuat Luka Tak Mau Berhenti Berdarah - Fakultas Kedokteran Gigi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/SUCI-BM-2.jpeg","datePublished":"2026-07-02T07:51:04+00:00","dateModified":"2026-07-02T07:52:48+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/#primaryimage","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/SUCI-BM-2.jpeg","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/SUCI-BM-2.jpeg","width":1330,"height":1182},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-klopidogrel-membuat-luka-tak-mau-berhenti-berdarah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketika Klopidogrel Membuat Luka Tak Mau Berhenti Berdarah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","name":"Faculty of Dentistry","description":"Universitas Gadjah Mada","publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization","name":"Faculty of Dentistry","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","width":248,"height":257,"caption":"Fakultas Kedokteran Gigi"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","https:\/\/www.instagram.com\/fkgugm\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA","https:\/\/www.youtube.com\/@ugmfkg2266"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/e03085a240000312d66dd0a43f2ab44d","name":"adi_nugh_fkg","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5f833450cddd5e3f78884a251bd8d15ab37e81bd969d5e5549e4f2876adf3a35?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5f833450cddd5e3f78884a251bd8d15ab37e81bd969d5e5549e4f2876adf3a35?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5f833450cddd5e3f78884a251bd8d15ab37e81bd969d5e5549e4f2876adf3a35?s=96&d=mm&r=g","caption":"adi_nugh_fkg"},"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/author\/adi_nugh_fkg\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19535","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/295"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19535"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19535\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19539,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19535\/revisions\/19539"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19538"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19535"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19535"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19535"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}