{"id":19501,"date":"2026-07-02T13:36:49","date_gmt":"2026-07-02T06:36:49","guid":{"rendered":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/?p=19501"},"modified":"2026-07-02T13:36:50","modified_gmt":"2026-07-02T06:36:50","slug":"kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/","title":{"rendered":"Kontrasepsi Hormonal Ternyata Mengubah Kondisi Mulut Penggunanya"},"content":{"rendered":"<p><strong>Selama ini, pil dan suntik KB lebih banyak dibicarakan soal efeknya pada siklus menstruasi atau berat badan. Tapi ada yang luput dari perhatian: cairan di dalam mulut pun ikut berubah.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. drg. Juni Handajani, M.Kes., Ph.D., PBO.,dr. Rini Maya Puspita, M.Sc., dan drg. Rizki Amalia Febianti, S.KG dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada menemukan bahwa perempuan yang menggunakan kontrasepsi hormonal \u2014 baik pil maupun suntik \u2014 memiliki pH dan volume saliva yang lebih tinggi dibanding perempuan yang tidak menggunakannya. Temuan ini dipublikasikan dalam <em>Dentika Dental Journal<\/em> edisi Juli 2010.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Angka yang Bicara di Balik Ludah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Penelitian ini melibatkan 30 perempuan berusia 20\u201335 tahun yang dibagi ke dalam tiga kelompok: pengguna pil KB, pengguna KB suntik, dan kelompok kontrol. Sampel saliva dikumpulkan sore hari, antara pukul 16.00\u201317.00, menggunakan metode tanpa stimulasi \u2014 subyek cukup duduk menunduk dan membiarkan saliva mengalir ke wadah selama satu menit.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasilnya cukup mencolok. Rerata pH saliva kelompok kontrol tercatat 6,59, kelompok KB suntik 6,92, dan kelompok pil KB mencapai 7,19. Volume saliva pun mengikuti pola yang sama: kelompok kontrol hanya 0,81 ml\/menit, suntik 1,41 ml\/menit, dan pil 2,15 ml\/menit. Uji ANOVA menunjukkan perbedaan antarkelompok yang bermakna secara statistik (p &lt; 0,05).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kortisol, Gingiva, dan Rantai Reaksi yang Tak Terduga<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Lalu mengapa kontrasepsi hormonal bisa memengaruhi saliva? Para peneliti menduga ada rantai reaksi yang melibatkan kortisol. Kandungan estradiol dan progesteron dalam kontrasepsi hormonal diduga meningkatkan kadar kortisol, yang kemudian menstimulasi sistem saraf simpatis melalui reseptor adrenergik untuk mendorong sekresi saliva kaya protein.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada faktor lain yang ikut berperan: gingivitis. Hormon estrogen dan progesteron sintetis dalam kontrasepsi diketahui memicu vasodilatasi dan proliferasi jaringan ikat pada gingiva, sehingga meningkatkan cairan krevikuler dan memperparah peradangan. Kondisi radang inilah yang pada akhirnya turut merangsang produksi saliva lebih tinggi. Kenaikan volume saliva kemudian membawa serta peningkatan ion bikarbonat \u2014 dan pH pun ikut naik.<\/p>\n\n\n\n<p>Implikasinya tidak bisa diabaikan begitu saja. pH saliva yang lebih tinggi memang terdengar positif karena bersifat protektif terhadap karies. Namun perubahan komposisi dan volume saliva secara keseluruhan bisa memengaruhi keseimbangan ekosistem rongga mulut yang jauh lebih kompleks. Para peneliti menegaskan perlunya penelitian lanjutan yang mengendalikan faktor diet dan mengukur kadar total protein saliva \u2014 agar gambaran yang didapat benar-benar lengkap.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi jutaan perempuan Indonesia yang setiap bulan menelan pil atau mendatangi bidan untuk suntik KB, rongga mulut mungkin adalah hal terakhir yang terlintas di benak mereka. Padahal, perubahan itu diam-diam sudah terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: Anny Anggraini , drg. Achmad Zam Zam Aghasy, M.Kes.<\/p>\n\n\n\n<p>Foto: ChatGPT <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selama ini, pil dan suntik KB lebih banyak dibicarakan soal efeknya pada siklus menstruasi atau berat badan. Tapi ada yang luput dari perhatian: cairan di dalam mulut pun ikut berubah. Penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. drg. Juni Handajani, M.Kes., Ph.D., PBO.,dr. Rini Maya Puspita, M.Sc., dan drg. Rizki Amalia Febianti, S.KG dari Fakultas Kedokteran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":615,"featured_media":19511,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[359,136],"tags":[298,289,291,293,297],"class_list":["post-19501","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita-terbaru","tag-sdg-10-mengurangi-ketidaksetaraan","tag-sdg-3-kesehatan-dan-kesejahteraan-yang-baik","tag-sdg-4-pendidikan-berkualitas","tag-sdg-5-kesetaraan-gender","tag-sdg-9-industri-inovasi-dan-infrastruktur"],"gutentor_comment":0,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kontrasepsi Hormonal Ternyata Mengubah Kondisi Mulut Penggunanya - Fakultas Kedokteran Gigi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kontrasepsi Hormonal Ternyata Mengubah Kondisi Mulut Penggunanya - Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Selama ini, pil dan suntik KB lebih banyak dibicarakan soal efeknya pada siklus menstruasi atau berat badan. Tapi ada yang luput dari perhatian: cairan di dalam mulut pun ikut berubah. Penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. drg. Juni Handajani, M.Kes., Ph.D., PBO.,dr. Rini Maya Puspita, M.Sc., dan drg. Rizki Amalia Febianti, S.KG dari Fakultas Kedokteran [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-02T06:36:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-02T06:36:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_36_05-PM.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\"},\"headline\":\"Kontrasepsi Hormonal Ternyata Mengubah Kondisi Mulut Penggunanya\",\"datePublished\":\"2026-07-02T06:36:49+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-02T06:36:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\\\/\"},\"wordCount\":411,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_36_05-PM.png\",\"keywords\":[\"SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan\",\"SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik\",\"SDG 4: Pendidikan Berkualitas\",\"SDG 5: Kesetaraan Gender\",\"SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur\"],\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Berita Terbaru\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\\\/\",\"name\":\"Kontrasepsi Hormonal Ternyata Mengubah Kondisi Mulut Penggunanya - Fakultas Kedokteran Gigi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_36_05-PM.png\",\"datePublished\":\"2026-07-02T06:36:49+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-02T06:36:50+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_36_05-PM.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_36_05-PM.png\",\"width\":1536,\"height\":1024},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kontrasepsi Hormonal Ternyata Mengubah Kondisi Mulut Penggunanya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"description\":\"Universitas Gadjah Mada\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"width\":248,\"height\":257,\"caption\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/p\\\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fkgugm\\\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@ugmfkg2266\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\",\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"achmadzamzamaghasy\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/en\\\/author\\\/achmadzamzamaghasy\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kontrasepsi Hormonal Ternyata Mengubah Kondisi Mulut Penggunanya - Fakultas Kedokteran Gigi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kontrasepsi Hormonal Ternyata Mengubah Kondisi Mulut Penggunanya - Fakultas Kedokteran Gigi","og_description":"Selama ini, pil dan suntik KB lebih banyak dibicarakan soal efeknya pada siklus menstruasi atau berat badan. Tapi ada yang luput dari perhatian: cairan di dalam mulut pun ikut berubah. Penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. drg. Juni Handajani, M.Kes., Ph.D., PBO.,dr. Rini Maya Puspita, M.Sc., dan drg. Rizki Amalia Febianti, S.KG dari Fakultas Kedokteran [&hellip;]","og_url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/","og_site_name":"Fakultas Kedokteran Gigi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","article_published_time":"2026-07-02T06:36:49+00:00","article_modified_time":"2026-07-02T06:36:50+00:00","og_image":[{"width":1536,"height":1024,"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_36_05-PM.png","type":"image\/png"}],"author":"achmadzamzamaghasy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"achmadzamzamaghasy","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/"},"author":{"name":"achmadzamzamaghasy","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d"},"headline":"Kontrasepsi Hormonal Ternyata Mengubah Kondisi Mulut Penggunanya","datePublished":"2026-07-02T06:36:49+00:00","dateModified":"2026-07-02T06:36:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/"},"wordCount":411,"publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_36_05-PM.png","keywords":["SDG 10: Mengurangi Ketidaksetaraan","SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik","SDG 4: Pendidikan Berkualitas","SDG 5: Kesetaraan Gender","SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur"],"articleSection":["Artikel","Berita Terbaru"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/","name":"Kontrasepsi Hormonal Ternyata Mengubah Kondisi Mulut Penggunanya - Fakultas Kedokteran Gigi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_36_05-PM.png","datePublished":"2026-07-02T06:36:49+00:00","dateModified":"2026-07-02T06:36:50+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/#primaryimage","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_36_05-PM.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_36_05-PM.png","width":1536,"height":1024},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/kontrasepsi-hormonal-ternyata-mengubah-kondisi-mulut-penggunanya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kontrasepsi Hormonal Ternyata Mengubah Kondisi Mulut Penggunanya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","name":"Faculty of Dentistry","description":"Universitas Gadjah Mada","publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization","name":"Faculty of Dentistry","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","width":248,"height":257,"caption":"Fakultas Kedokteran Gigi"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","https:\/\/www.instagram.com\/fkgugm\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA","https:\/\/www.youtube.com\/@ugmfkg2266"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d","name":"achmadzamzamaghasy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","caption":"achmadzamzamaghasy"},"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/author\/achmadzamzamaghasy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19501","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/615"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19501"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19501\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19512,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19501\/revisions\/19512"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19511"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19501"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19501"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19501"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}