{"id":19488,"date":"2026-07-02T13:19:42","date_gmt":"2026-07-02T06:19:42","guid":{"rendered":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/?p=19488"},"modified":"2026-07-02T13:19:43","modified_gmt":"2026-07-02T06:19:43","slug":"ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/","title":{"rendered":"Ketika Temu Putih Melatih Sel Penjaga Tubuh Melawan Bakteri Periodontal"},"content":{"rendered":"<p><strong>Satu sel makrofag mampu menelan hingga 35 partikel sekaligus. Angka itu bukan rekor laboratorium biasa \u2014 ia muncul dari percobaan yang menguji apakah minyak atsiri temu putih (<\/strong><strong><em>Curcuma zedoaria<\/em><\/strong><strong>) bisa mengubah cara kerja sistem imun dalam melawan bakteri penyakit gusi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Itulah temuan utama penelitian Prof. Dr. drg. Juni Handajani, M.Kes., Ph.D., PBO. dari Bagian Biologi Mulut Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada, yang dipublikasikan dalam <em>Dentika Dental Journal<\/em> pada 2013. Penelitian ini menjawab pertanyaan yang lebih spesifik: bukan sekadar apakah temu putih bermanfaat, melainkan bagaimana mekanisme opsonisasi serum \u2014 proses &#8220;penandaan&#8221; bakteri oleh protein imun agar lebih mudah difagosit \u2014 berperan setelah tubuh terpapar minyak atsiri tanaman rimpang itu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bakteri Gusi, Sel Penjaga, dan Rimpang Kuning Emas<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Aggregatibacter actinomycetemcomitans<\/em> adalah bakteri Gram-negatif yang lazim ditemukan di plak gigi dan poket periodontal. Meski komensal di rongga mulut, ia kerap dikaitkan dengan penyakit periodontal, bahkan endokarditis. Ketika bakteri ini menyusup melewati barier epitel, makrofag \u2014 sel fagosit berumur panjang yang bertugas menghancurkan patogen \u2014 menjadi garda pertama sekaligus pengatur respons imun adaptif.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam eksperimen ini, sepuluh tikus Wistar jantan dibagi dua kelompok. Kelompok perlakuan diberi minyak atsiri temu putih dosis 30,6 \u03bcl\/ml selama 14 hari secara oral; kelompok kontrol hanya mendapat akuabides. Mulai hari ke-7, gingiva anterior rahang bawah semua tikus diolesi suspensi <em>A. actinomycetemcomitans<\/em> selama tujuh hari berturut-turut. Pada hari ke-15, serum darah diambil, lalu digunakan untuk mengopsonisasi <em>latex beads<\/em> \u2014 partikel penanda yang meniru bakteri \u2014 sebelum dipaparkan ke makrofag peritoneal.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasilnya kontras. Makrofag dari kelompok perlakuan memfagosit sekitar 35 partikel <em>latex beads<\/em>, sementara kelompok kontrol hanya sekitar 12 partikel. Uji-t menunjukkan perbedaan bermakna (p = 0,00), dengan persentase fagositosis mencapai 126,86 persen.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Opsonin sebagai Kunci, Temu Putih sebagai Pemicunya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Mengapa opsonisasi serum begitu menentukan? Serum dari tikus yang diberi minyak atsiri temu putih diduga telah kaya protein larut seperti TNF-\u03b1, sitokin yang mengaktivasi makrofag melalui jalur <em>respiratory burst-dependent<\/em> and <em>NO-dependent killing<\/em>. Protein-protein ini kemudian berfungsi sebagai opsonin \u2014 melapisi permukaan partikel asing sehingga makrofag mengenalinya lebih cepat melalui reseptor komplemen CR1, CR3, dan CR4, serta reseptor Fc-gamma untuk IgG.<\/p>\n\n\n\n<p>Prof. Dr. drg. Juni Handajani, M.Kes., Ph.D., PBO. menduga mekanisme ini berjalan dua arah: paparan bakteri <em>A. actinomycetemcomitans<\/em> menstimulasi makrofag memproduksi sitokin yang memperkuat dirinya sendiri (<em>autocrine<\/em>) sekaligus mengaktifkan sel-sel imun di sekitarnya (<em>paracrine<\/em>). Minyak atsiri temu putih, dengan kandungan seskuiterpen dan sineol-nya, menjadi katalis awal yang menggerakkan seluruh rangkaian itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Temuan ini membuka celah menarik: tanaman yang selama ini dikenal sebagai jamu pascamelahirkan dan obat tradisional luka ternyata menyimpan potensi imunomodulator yang bisa diukur secara ilmiah \u2014 termasuk, kelak, relevansinya untuk kesehatan rongga mulut.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: Anny Anggraini , drg. Achmad Zam Zam Aghasy, M.Kes. <\/p>\n\n\n\n<p>Foto: ChatGPT <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Satu sel makrofag mampu menelan hingga 35 partikel sekaligus. Angka itu bukan rekor laboratorium biasa \u2014 ia muncul dari percobaan yang menguji apakah minyak atsiri temu putih (Curcuma zedoaria) bisa mengubah cara kerja sistem imun dalam melawan bakteri penyakit gusi. Itulah temuan utama penelitian Prof. Dr. drg. Juni Handajani, M.Kes., Ph.D., PBO. dari Bagian Biologi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":615,"featured_media":19493,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[359,136],"tags":[305,289,291,296,297],"class_list":["post-19488","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita-terbaru","tag-sdg-15-kehidupan-di-darat","tag-sdg-3-kesehatan-dan-kesejahteraan-yang-baik","tag-sdg-4-pendidikan-berkualitas","tag-sdg-8-pekerjaan-layak-dan-pertumbuhan-ekonomi","tag-sdg-9-industri-inovasi-dan-infrastruktur"],"gutentor_comment":0,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ketika Temu Putih Melatih Sel Penjaga Tubuh Melawan Bakteri Periodontal - Fakultas Kedokteran Gigi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketika Temu Putih Melatih Sel Penjaga Tubuh Melawan Bakteri Periodontal - Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Satu sel makrofag mampu menelan hingga 35 partikel sekaligus. Angka itu bukan rekor laboratorium biasa \u2014 ia muncul dari percobaan yang menguji apakah minyak atsiri temu putih (Curcuma zedoaria) bisa mengubah cara kerja sistem imun dalam melawan bakteri penyakit gusi. Itulah temuan utama penelitian Prof. Dr. drg. Juni Handajani, M.Kes., Ph.D., PBO. dari Bagian Biologi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-02T06:19:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-02T06:19:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_18_25-PM-1024x683.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\"},\"headline\":\"Ketika Temu Putih Melatih Sel Penjaga Tubuh Melawan Bakteri Periodontal\",\"datePublished\":\"2026-07-02T06:19:42+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-02T06:19:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\\\/\"},\"wordCount\":434,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_18_25-PM.png\",\"keywords\":[\"SDG 15: Kehidupan di Darat\",\"SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik\",\"SDG 4: Pendidikan Berkualitas\",\"SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi\",\"SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur\"],\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Berita Terbaru\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\\\/\",\"name\":\"Ketika Temu Putih Melatih Sel Penjaga Tubuh Melawan Bakteri Periodontal - Fakultas Kedokteran Gigi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_18_25-PM.png\",\"datePublished\":\"2026-07-02T06:19:42+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-02T06:19:43+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_18_25-PM.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_18_25-PM.png\",\"width\":1536,\"height\":1024},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketika Temu Putih Melatih Sel Penjaga Tubuh Melawan Bakteri Periodontal\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"description\":\"Universitas Gadjah Mada\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"width\":248,\"height\":257,\"caption\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/p\\\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fkgugm\\\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@ugmfkg2266\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\",\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"achmadzamzamaghasy\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/en\\\/author\\\/achmadzamzamaghasy\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketika Temu Putih Melatih Sel Penjaga Tubuh Melawan Bakteri Periodontal - Fakultas Kedokteran Gigi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ketika Temu Putih Melatih Sel Penjaga Tubuh Melawan Bakteri Periodontal - Fakultas Kedokteran Gigi","og_description":"Satu sel makrofag mampu menelan hingga 35 partikel sekaligus. Angka itu bukan rekor laboratorium biasa \u2014 ia muncul dari percobaan yang menguji apakah minyak atsiri temu putih (Curcuma zedoaria) bisa mengubah cara kerja sistem imun dalam melawan bakteri penyakit gusi. Itulah temuan utama penelitian Prof. Dr. drg. Juni Handajani, M.Kes., Ph.D., PBO. dari Bagian Biologi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/","og_site_name":"Fakultas Kedokteran Gigi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","article_published_time":"2026-07-02T06:19:42+00:00","article_modified_time":"2026-07-02T06:19:43+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_18_25-PM-1024x683.png","type":"image\/png"}],"author":"achmadzamzamaghasy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"achmadzamzamaghasy","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/"},"author":{"name":"achmadzamzamaghasy","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d"},"headline":"Ketika Temu Putih Melatih Sel Penjaga Tubuh Melawan Bakteri Periodontal","datePublished":"2026-07-02T06:19:42+00:00","dateModified":"2026-07-02T06:19:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/"},"wordCount":434,"publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_18_25-PM.png","keywords":["SDG 15: Kehidupan di Darat","SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik","SDG 4: Pendidikan Berkualitas","SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi","SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur"],"articleSection":["Artikel","Berita Terbaru"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/","name":"Ketika Temu Putih Melatih Sel Penjaga Tubuh Melawan Bakteri Periodontal - Fakultas Kedokteran Gigi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_18_25-PM.png","datePublished":"2026-07-02T06:19:42+00:00","dateModified":"2026-07-02T06:19:43+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/#primaryimage","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_18_25-PM.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-01_18_25-PM.png","width":1536,"height":1024},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/ketika-temu-putih-melatih-sel-penjaga-tubuh-melawan-bakteri-periodontal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketika Temu Putih Melatih Sel Penjaga Tubuh Melawan Bakteri Periodontal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","name":"Faculty of Dentistry","description":"Universitas Gadjah Mada","publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization","name":"Faculty of Dentistry","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","width":248,"height":257,"caption":"Fakultas Kedokteran Gigi"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","https:\/\/www.instagram.com\/fkgugm\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA","https:\/\/www.youtube.com\/@ugmfkg2266"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d","name":"achmadzamzamaghasy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","caption":"achmadzamzamaghasy"},"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/author\/achmadzamzamaghasy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19488","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/615"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19488"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19488\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19494,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19488\/revisions\/19494"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19493"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}