{"id":19470,"date":"2026-07-02T13:01:58","date_gmt":"2026-07-02T06:01:58","guid":{"rendered":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/?p=19470"},"modified":"2026-07-02T13:02:00","modified_gmt":"2026-07-02T06:02:00","slug":"teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/","title":{"rendered":"Teh Hijau dalam Gel Luka Gusi: Ketika Daun Teh Bersaing dengan Obat Antiinflamasi"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jumlah fibroblas itu bicara banyak. Pada hari ketujuh percobaan, tikus-tikus yang gusinya diolesi gel ekstrak teh hijau terbungkus nano-kitosan memiliki rata-rata 51 fibroblas per lapang pandang \u2014 hampir menyamai kelompok yang diberi gel antiinflamasi komersial (53,50). Sementara kelompok kontrol negatif hanya mencatat 32,50. Selisih itu bukan sekadar angka statistik; itu sinyal bahwa bahan alami lokal bisa berdiri sejajar dengan obat konvensional dalam mempercepat penyembuhan luka gingiva.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Riset ini lahir dari kolaborasi lintas fakultas di Universitas Gadjah Mada: tim dari Departemen Ilmu Kedokteran Gigi Anak FKG bersama Fakultas Farmasi. Hasilnya dipublikasikan di <em>Archives of Orofacial Sciences<\/em> (2021), jurnal internasional terbitan Universiti Sains Malaysia.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Dari Cangkang Kepiting ke Kapsul Nano<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Proses penelitian dimulai jauh sebelum ada tikus yang terluka. Tiga jenis teh hijau dari PT Pagilaran Yogyakarta \u2014 Pekoe, Gun Powder, dan Green Powder \u2014 diekstraksi dengan etanol 70% lalu diuji kadar flavonoidnya. Pekoe memenangkan seleksi dengan kadar 65,211 mg\/L.<\/p>\n\n\n\n<p>Flavonoid dari Pekoe kemudian dikapsulasi menggunakan nano-kitosan, polimer yang berasal dari cangkang krustasea \u2014 udang, kepiting. Ukuran partikelnya yang nano membuat senyawa lebih mudah diserap sel dan meningkatkan reaktivitas kimiawi. Uji partikel menunjukkan 77% kitosan berhasil mencapai ukuran nano. Dari sini, campuran itu diproses menjadi gel topikal dengan konsentrasi zat aktif 20%.<\/p>\n\n\n\n<p>Dua puluh empat tikus Wistar jantan berusia tiga bulan kemudian dibagi empat kelompok perlakuan. Gingiva labial mandibula masing-masing dilukai dengan <em>punch biopsy<\/em> berdiameter 2 mm, lalu diolesi gel dua kali sehari selama tujuh hari. Pada hari ke-5 dan ke-7, jaringan gingiva diambil, dibuat preparat histologi dengan pewarnaan hematoxylin eosin, dan diamati di bawah mikroskop cahaya binokular dengan perbesaran 400\u00d7.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Fibroblas sebagai Penanda Kecepatan Pulih<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Fibroblas adalah sel kunci fase proliferasi dalam penyembuhan luka: mereka mensintesis kolagen, fibronektin, dan matriks ekstraselular yang menjadi &#8220;perancah&#8221; jaringan baru. Semakin cepat fibroblas berkumpul di area luka, semakin singkat waktu pemulihan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasil uji ANOVA menunjukkan perbedaan bermakna antarkelompok (p &lt; 0,05). Pada hari ke-5, gel nano-kitosan-teh hijau sudah unggul secara signifikan dibanding gel teh hijau tanpa kapsulasi maupun kontrol negatif, namun tidak berbeda nyata dengan Difflam mouth gel sebagai kontrol positif. Performa ini bertahan hingga hari ke-7.<\/p>\n\n\n\n<p>Mekanismenya: flavonoid menekan fase inflamasi lebih cepat, sekaligus merangsang produksi TGF-\u03b2 yang mendorong migrasi dan proliferasi fibroblas, serta menginduksi VEGF untuk pembentukan pembuluh darah baru. Nano-kitosan berperan menjaga stabilitas senyawa fenolik agar tidak rusak sebelum bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian ini memang masih pada model hewan coba. Namun bagi Indra Bramanti dan tim, temuan ini adalah titik awal: membuktikan bahwa kearifan lokal Indonesia \u2014 daun teh dan cangkang kepiting \u2014 punya potensi klinis yang layak ditelusuri lebih jauh, hingga suatu hari bisa menjadi pilihan nyata di kursi perawatan gigi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber DOI : 10.21315\/aos2021.16.s1.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis : Nanda Ayu , drg. Achmad Zam Zam Aghasy, M.Kes<\/p>\n\n\n\n<p>Foto : ChtGPT<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jumlah fibroblas itu bicara banyak. Pada hari ketujuh percobaan, tikus-tikus yang gusinya diolesi gel ekstrak teh hijau terbungkus nano-kitosan memiliki rata-rata 51 fibroblas per lapang pandang \u2014 hampir menyamai kelompok yang diberi gel antiinflamasi komersial (53,50). Sementara kelompok kontrol negatif hanya mencatat 32,50. Selisih itu bukan sekadar angka statistik; itu sinyal bahwa bahan alami lokal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":615,"featured_media":19474,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[359,136,318,316,321],"tags":[307,289,291,297],"class_list":["post-19470","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita-terbaru","category-sdg-17","category-sdg-3","category-sdg-9","tag-sdg-17-kemitraan-untuk-mencapai-tujuan","tag-sdg-3-kesehatan-dan-kesejahteraan-yang-baik","tag-sdg-4-pendidikan-berkualitas","tag-sdg-9-industri-inovasi-dan-infrastruktur"],"gutentor_comment":0,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Teh Hijau dalam Gel Luka Gusi: Ketika Daun Teh Bersaing dengan Obat Antiinflamasi - Fakultas Kedokteran Gigi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Teh Hijau dalam Gel Luka Gusi: Ketika Daun Teh Bersaing dengan Obat Antiinflamasi - Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jumlah fibroblas itu bicara banyak. Pada hari ketujuh percobaan, tikus-tikus yang gusinya diolesi gel ekstrak teh hijau terbungkus nano-kitosan memiliki rata-rata 51 fibroblas per lapang pandang \u2014 hampir menyamai kelompok yang diberi gel antiinflamasi komersial (53,50). Sementara kelompok kontrol negatif hanya mencatat 32,50. Selisih itu bukan sekadar angka statistik; itu sinyal bahwa bahan alami lokal [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-02T06:01:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-02T06:02:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-12_57_23-PM-1024x683.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\"},\"headline\":\"Teh Hijau dalam Gel Luka Gusi: Ketika Daun Teh Bersaing dengan Obat Antiinflamasi\",\"datePublished\":\"2026-07-02T06:01:58+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-02T06:02:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\\\/\"},\"wordCount\":441,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-12_57_23-PM.png\",\"keywords\":[\"SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan\",\"SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik\",\"SDG 4: Pendidikan Berkualitas\",\"SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur\"],\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Berita Terbaru\",\"SDG 17\",\"SDG 3\",\"SDG 9\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\\\/\",\"name\":\"Teh Hijau dalam Gel Luka Gusi: Ketika Daun Teh Bersaing dengan Obat Antiinflamasi - Fakultas Kedokteran Gigi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-12_57_23-PM.png\",\"datePublished\":\"2026-07-02T06:01:58+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-02T06:02:00+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-12_57_23-PM.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-12_57_23-PM.png\",\"width\":1536,\"height\":1024},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Teh Hijau dalam Gel Luka Gusi: Ketika Daun Teh Bersaing dengan Obat Antiinflamasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"description\":\"Universitas Gadjah Mada\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"width\":248,\"height\":257,\"caption\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/p\\\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fkgugm\\\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@ugmfkg2266\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\",\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"achmadzamzamaghasy\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/en\\\/author\\\/achmadzamzamaghasy\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Teh Hijau dalam Gel Luka Gusi: Ketika Daun Teh Bersaing dengan Obat Antiinflamasi - Fakultas Kedokteran Gigi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Teh Hijau dalam Gel Luka Gusi: Ketika Daun Teh Bersaing dengan Obat Antiinflamasi - Fakultas Kedokteran Gigi","og_description":"Jumlah fibroblas itu bicara banyak. Pada hari ketujuh percobaan, tikus-tikus yang gusinya diolesi gel ekstrak teh hijau terbungkus nano-kitosan memiliki rata-rata 51 fibroblas per lapang pandang \u2014 hampir menyamai kelompok yang diberi gel antiinflamasi komersial (53,50). Sementara kelompok kontrol negatif hanya mencatat 32,50. Selisih itu bukan sekadar angka statistik; itu sinyal bahwa bahan alami lokal [&hellip;]","og_url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/","og_site_name":"Fakultas Kedokteran Gigi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","article_published_time":"2026-07-02T06:01:58+00:00","article_modified_time":"2026-07-02T06:02:00+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-12_57_23-PM-1024x683.png","type":"image\/png"}],"author":"achmadzamzamaghasy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"achmadzamzamaghasy","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/"},"author":{"name":"achmadzamzamaghasy","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d"},"headline":"Teh Hijau dalam Gel Luka Gusi: Ketika Daun Teh Bersaing dengan Obat Antiinflamasi","datePublished":"2026-07-02T06:01:58+00:00","dateModified":"2026-07-02T06:02:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/"},"wordCount":441,"publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-12_57_23-PM.png","keywords":["SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan","SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik","SDG 4: Pendidikan Berkualitas","SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur"],"articleSection":["Artikel","Berita Terbaru","SDG 17","SDG 3","SDG 9"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/","name":"Teh Hijau dalam Gel Luka Gusi: Ketika Daun Teh Bersaing dengan Obat Antiinflamasi - Fakultas Kedokteran Gigi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-12_57_23-PM.png","datePublished":"2026-07-02T06:01:58+00:00","dateModified":"2026-07-02T06:02:00+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/#primaryimage","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-12_57_23-PM.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-12_57_23-PM.png","width":1536,"height":1024},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/teh-hijau-dalam-gel-luka-gusi-ketika-daun-teh-bersaing-dengan-obat-antiinflamasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Teh Hijau dalam Gel Luka Gusi: Ketika Daun Teh Bersaing dengan Obat Antiinflamasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","name":"Faculty of Dentistry","description":"Universitas Gadjah Mada","publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization","name":"Faculty of Dentistry","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","width":248,"height":257,"caption":"Fakultas Kedokteran Gigi"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","https:\/\/www.instagram.com\/fkgugm\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA","https:\/\/www.youtube.com\/@ugmfkg2266"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d","name":"achmadzamzamaghasy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","caption":"achmadzamzamaghasy"},"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/author\/achmadzamzamaghasy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19470","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/615"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19470"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19470\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19476,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19470\/revisions\/19476"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19474"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19470"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19470"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19470"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}