{"id":19390,"date":"2026-07-02T11:32:58","date_gmt":"2026-07-02T04:32:58","guid":{"rendered":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/?p=19390"},"modified":"2026-07-02T11:33:01","modified_gmt":"2026-07-02T04:33:01","slug":"rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/","title":{"rendered":"Rimpang Temu Putih Melawan Peradangan Gusi: Bukti dari Laboratorium FKG UGM"},"content":{"rendered":"<p><strong>Tikus-tikus itu diberi minum sesuatu yang tidak biasa: cairan kental kuning emas dari rimpang temu putih, selama empat belas hari berturut-turut. Ketika pada hari ke-tujuh gingiva mereka mulai diolesi bakteri penyebab peradangan, hasilnya mengejutkan. Gusi tetap tampak sehat, sementara kelompok tikus yang tidak mendapat perlakuan serupa justru menunjukkan tanda-tanda gingivitis nyata.<\/strong><strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Itulah inti temuan penelitian Juni Handajani dari Bagian Biologi Mulut FKG UGM, yang diterbitkan dalam <em>Majalah Kedokteran Gigi<\/em>&nbsp;edisi Juni 2013. Penelitian ini menguji kemampuan minyak atsiri temu putih (<em>Curcuma zedoaria<\/em>&nbsp;Rosc.) dalam meredam respons inflamasi gingiva yang dipicu oleh <em>Aggregatibacter actinomycetemcomitans<\/em>, bakteri Gram-negatif yang kerap ditemukan pada poket gingiva dan sulkus gingiva penderita periodontitis agresif maupun kronis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ketika Sel Imun Menjadi Penanda Peradangan<\/strong><strong><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Parameter utama yang diukur dalam penelitian ini adalah ekspresi CD4+, glikoprotein permukaan sel T <em>helper<\/em>&nbsp;yang jumlahnya meningkat signifikan saat gingiva mengalami inflamasi. Menggunakan pewarnaan imunohistokimia metode Avidin Biotin dengan antibodi dari Santa Cruz Biotechnology, jaringan gingiva anterior mandibula tikus diamati di bawah mikroskop cahaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasilnya gamblang. Pada kelompok kontrol yang hanya diberi akuabides, ekspresi CD4+ tampak positif kuat di lamina propria dan stratum basale, sejalan dengan gambaran klinis gingiva yang masih meradang pada hari ke-14. Sebaliknya, kelompok yang diberi minyak atsiri temu putih dosis 30,6 \u03bcl\/ml hanya menunjukkan ekspresi positif lemah di area lamina propria saja, disertai gambaran histologis gingiva yang normal.<\/p>\n\n\n\n<p><em>&#8220;Induksi minyak atsiri temu putih dapat menurunkan inflamasi gingiva ditandai dengan penurunan ekspresi CD4+.&#8221; \u2014 Juni Handajani, Bagian Biologi Mulut FKG UGM<\/em><em><\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tiga Jalur yang Diduga Bekerja Bersamaan<\/strong><strong><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Peneliti mengajukan tiga mekanisme yang mungkin menjelaskan fenomena ini. Pertama, minyak atsiri temu putih diduga memiliki daya antimikroba langsung terhadap <em>A. actinomycetemcomitans<\/em>, sehingga inflamasi tidak sempat terpicu. Kedua, kandungan furanodiene dan furanodienone dalam minyak atsiri ini diketahui bersifat anti-inflamasi, mampu menghambat kaskade peradangan meski bakteri sudah terpapar. Ketiga, fraksi aktif temu putih diduga meningkatkan aktivitas fagositosis makrofag, memperkuat imunitas bawaan sebelum infeksi berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p>Minyak atsiri yang digunakan dalam penelitian ini disuling di Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu UGM dari 2.833 gram rimpang segar, menghasilkan 3 ml minyak konsentrasi 100%. Determinasi tanaman dilakukan di Bagian Biologi Farmasi Fakultas Farmasi UGM, memastikan keabsahan bahan uji.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentu, penelitian ini masih berskala hewan coba dengan jumlah sampel terbatas. Namun data imunohistokimia yang dihasilkan membuka pintu yang selama ini hanya dikira-kira: bahwa tanaman rimpang yang sudah berabad-abad dipakai nenek moyang sebagai obat luka dan ulcer ternyata menyimpan mekanisme kerja yang bisa dijelaskan secara molekuler. Pertanyaan berikutnya, apakah efek yang sama bisa direplikasi pada jaringan periodontal manusia, kini menjadi pekerjaan rumah yang menunggu untuk dijawab.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: Anny Anggraini , drg. Achmad Zam Zam Aghasy, M.Kes.<\/p>\n\n\n\n<p>Foto: ChatGPT<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tikus-tikus itu diberi minum sesuatu yang tidak biasa: cairan kental kuning emas dari rimpang temu putih, selama empat belas hari berturut-turut. Ketika pada hari ke-tujuh gingiva mereka mulai diolesi bakteri penyebab peradangan, hasilnya mengejutkan. Gusi tetap tampak sehat, sementara kelompok tikus yang tidak mendapat perlakuan serupa justru menunjukkan tanda-tanda gingivitis nyata. Itulah inti temuan penelitian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":615,"featured_media":19395,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[359,136],"tags":[305,289,523,297],"class_list":["post-19390","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita-terbaru","tag-sdg-15-kehidupan-di-darat","tag-sdg-3-kesehatan-dan-kesejahteraan-yang-baik","tag-sdg-9-industri","tag-sdg-9-industri-inovasi-dan-infrastruktur"],"gutentor_comment":0,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Rimpang Temu Putih Melawan Peradangan Gusi: Bukti dari Laboratorium FKG UGM - Fakultas Kedokteran Gigi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rimpang Temu Putih Melawan Peradangan Gusi: Bukti dari Laboratorium FKG UGM - Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tikus-tikus itu diberi minum sesuatu yang tidak biasa: cairan kental kuning emas dari rimpang temu putih, selama empat belas hari berturut-turut. Ketika pada hari ke-tujuh gingiva mereka mulai diolesi bakteri penyebab peradangan, hasilnya mengejutkan. Gusi tetap tampak sehat, sementara kelompok tikus yang tidak mendapat perlakuan serupa justru menunjukkan tanda-tanda gingivitis nyata. Itulah inti temuan penelitian [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Fakultas Kedokteran Gigi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-02T04:32:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-02T04:33:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-11_28_49-AM-1024x683.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"achmadzamzamaghasy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\"},\"headline\":\"Rimpang Temu Putih Melawan Peradangan Gusi: Bukti dari Laboratorium FKG UGM\",\"datePublished\":\"2026-07-02T04:32:58+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-02T04:33:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\\\/\"},\"wordCount\":436,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-11_28_49-AM.png\",\"keywords\":[\"SDG 15: Kehidupan di Darat\",\"SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik\",\"SDG 9: Industri\",\"SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur\"],\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Berita Terbaru\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\\\/\",\"name\":\"Rimpang Temu Putih Melawan Peradangan Gusi: Bukti dari Laboratorium FKG UGM - Fakultas Kedokteran Gigi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-11_28_49-AM.png\",\"datePublished\":\"2026-07-02T04:32:58+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-02T04:33:01+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-11_28_49-AM.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2026\\\/07\\\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-11_28_49-AM.png\",\"width\":1536,\"height\":1024},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rimpang Temu Putih Melawan Peradangan Gusi: Bukti dari Laboratorium FKG UGM\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"description\":\"Universitas Gadjah Mada\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/30\\\/2024\\\/05\\\/Group.png\",\"width\":248,\"height\":257,\"caption\":\"Fakultas Kedokteran Gigi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/p\\\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fkgugm\\\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@ugmfkg2266\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d\",\"name\":\"achmadzamzamaghasy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"achmadzamzamaghasy\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/fkg.ugm.ac.id\\\/en\\\/author\\\/achmadzamzamaghasy\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rimpang Temu Putih Melawan Peradangan Gusi: Bukti dari Laboratorium FKG UGM - Fakultas Kedokteran Gigi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rimpang Temu Putih Melawan Peradangan Gusi: Bukti dari Laboratorium FKG UGM - Fakultas Kedokteran Gigi","og_description":"Tikus-tikus itu diberi minum sesuatu yang tidak biasa: cairan kental kuning emas dari rimpang temu putih, selama empat belas hari berturut-turut. Ketika pada hari ke-tujuh gingiva mereka mulai diolesi bakteri penyebab peradangan, hasilnya mengejutkan. Gusi tetap tampak sehat, sementara kelompok tikus yang tidak mendapat perlakuan serupa justru menunjukkan tanda-tanda gingivitis nyata. Itulah inti temuan penelitian [&hellip;]","og_url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/","og_site_name":"Fakultas Kedokteran Gigi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","article_published_time":"2026-07-02T04:32:58+00:00","article_modified_time":"2026-07-02T04:33:01+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-11_28_49-AM-1024x683.png","type":"image\/png"}],"author":"achmadzamzamaghasy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"achmadzamzamaghasy","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/"},"author":{"name":"achmadzamzamaghasy","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d"},"headline":"Rimpang Temu Putih Melawan Peradangan Gusi: Bukti dari Laboratorium FKG UGM","datePublished":"2026-07-02T04:32:58+00:00","dateModified":"2026-07-02T04:33:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/"},"wordCount":436,"publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-11_28_49-AM.png","keywords":["SDG 15: Kehidupan di Darat","SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik","SDG 9: Industri","SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur"],"articleSection":["Artikel","Berita Terbaru"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/","name":"Rimpang Temu Putih Melawan Peradangan Gusi: Bukti dari Laboratorium FKG UGM - Fakultas Kedokteran Gigi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-11_28_49-AM.png","datePublished":"2026-07-02T04:32:58+00:00","dateModified":"2026-07-02T04:33:01+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/#primaryimage","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-11_28_49-AM.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2026\/07\/ChatGPT-Image-Jul-2-2026-11_28_49-AM.png","width":1536,"height":1024},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/rimpang-temu-putih-melawan-peradangan-gusi-bukti-dari-laboratorium-fkg-ugm\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rimpang Temu Putih Melawan Peradangan Gusi: Bukti dari Laboratorium FKG UGM"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","name":"Faculty of Dentistry","description":"Universitas Gadjah Mada","publisher":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#organization","name":"Faculty of Dentistry","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","contentUrl":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/30\/2024\/05\/Group.png","width":248,"height":257,"caption":"Fakultas Kedokteran Gigi"},"image":{"@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/p\/Fakultas-Kedokteran-Gigi-UGM-100075927681679\/","https:\/\/www.instagram.com\/fkgugm\/?igshid=MTNiYzNiMzkwZA","https:\/\/www.youtube.com\/@ugmfkg2266"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/57ad8e6d60b6af7c1d8bc07a2c12cd1d","name":"achmadzamzamaghasy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/703457fd59defa6504a99ae1c5e493d7e564bb3bac4c47b8ce9215cbfb298e36?s=96&d=mm&r=g","caption":"achmadzamzamaghasy"},"url":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/author\/achmadzamzamaghasy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19390","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/615"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19390"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19390\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19396,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19390\/revisions\/19396"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19395"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19390"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19390"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkg.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19390"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}